Penulis: admin

Organ Gerak pada Burung dari Jenis hingga Fungsinya

Organ Gerak pada Burung dari Jenis hingga Fungsinya

daphnisys.com – Ada beberapa organ gerak pada burung yang digunakan untuk bergerak di udara maupun di darat.

Burung adalah hewan yang masuk dalam kelas aves dan termasuk dalam kingdom Animalia.

Pada kelompok ini, burung masuk dalam jenis hewan yang satu-satunya memiliki bulu pada tubuhnya.

Hewan ini juga termasuk dalam sub filum vertebrata atau hewan bertulang belakang.

Burung juga hewan yang berdarah panas serta memiliki cara berkembang biak dengan bertelur.

Bahkan dalam sebuah penjelasan lain, jenis hewan yang masuk dalam aves yang memiliki bentuk tubuh yang khas karena termodifikasi untuk meningkatkan kemampuan terbang.

Jadi burung yang merupakan aves memiliki dua cara untuk bergerak, yaitu berjalan dengan kaki atau terbang.

Walau lebih sering terlihat terbang dengan sayap, burung juga menggunakan kaki untuk berjalan.

Berikut akan dijelaskan lebih lengkap tentang organ gerak dari burung.

Organ Gerak Burung

Burung memiliki dua organ gerak yaitu kaki dan juga sayap yang digunakan untuk terbang di udara.

1. Sayap

Pada burung, sayap adalah organ gerak yang penting karena hewan ini lebih mudah bergerak dengan terbang.

Bagian sayap pada burung memiliki gaya angkat yang besar sehingga bisa mengimbangi gaya gravitasi.

Sayap pada burung juga tersusun dari tulang yang kuat namun ringan sehingga bisa digunakan untuk terbang dengan jarak jauh.

Selain itu, pada bagian tulang sayap ini memiliki bentuk melengkung sehingga udara bisa mengalir pada bagian atas saya dengan lebih cepat daripada bagian bawah.

Dengan begitu, bentuk sayap sangat membantu menghasilkan gaya angkat dan gaya dorong yang kuat.

Jadi sayap akan cukup kuat untuk membawa burung bergerak dengan bebas saat terbang di udara.

Baca Juga: 

Contoh Sikap yang Sesuai dengan Pancasila Sila Ke-3 di Sekolah, Materi Kelas 4 SD

Selain memiliki tulang yang kuat, bulu pada burung juga memiliki peran saat hewan ini terbang.

Bila diamati, teman-teman akan menemukan bulu pada bagian sayap dan ekor lebih besar daripada bagian lainnya.

Bulu-bulu itu berperan menjaga keseimbangan buruk saat sedang terbang di udara.

Bulu yang ringan dan lebar tersebut juga cukup kuat untuk menahan tekanan angin saat terbang.

Selain membantu terbang, tentu bulu pada hewan ini juga berperan sebagai pelindung seluruh bagian tubuh.

2. Kaki

Organ gerak lainnya pada burung adalah bagian kaki layaknya hewan darat lainnya.

Burung tidak menghabiskan hidupnya terus berada di udara tanpa beristirahat.

Hewan ini juga membutuhkan istirahat yang dilakukan di darat, seperti di tanah atau di dahan pohon yang tinggi.

Untuk bisa bergerak di tanah atau dahan, burung memiliki kaki sebagai organ gerak.

Kaki pada burung memiliki bentuk unik yang berguna untuk mencengkeram mangsa atau berhenti di dahan pohon.

Itu tadi penjelasan tentang dua organ gerak pada burung yang bukan hanya bergerak dengan terbang tapi juga memiliki kaki untuk berjalan.

Contoh Sikap yang Sesuai dengan Pancasila Sila Ke-3 di Sekolah, Materi Kelas 4 SD

Contoh Sikap yang Sesuai dengan Pancasila Sila Ke-3 di Sekolah, Materi Kelas 4 SD

daphnisys.com – Pancasila sila ke-3 yang berbunyi “Persatuan Indonesia” menjadi pedoman bagi rakyat Indonesia untuk menjaga keutuhan negara dengan menjunjung tinggi persatuan.

Bagi anak-anak Indonesia, sila ke-3 Pancasila mengajarkan kita untuk selalu mempererat persatuan dalam keragaman budaya.

Teman-teman, kamu pasti pernah memiliki teman atau tetangga yang berasal dari daerah yang berbeda?

Nah, dengan mengambil sikap yang sesuai dengan Pancasila sila ke-3 ini, teman-teman bisa menjaga kerukunan dan mencegah perpecahan saat bergaul.

Lalu, apa saja, sih, sikap yang harus kita lakukan untuk menjaga persatuan?

Contoh Sikap yang Sesuai dengan Pancasila Sila Ke-3 di Sekolah

1. Tidak membeda-bedakan teman dari manapun asalnya.

2. Menghargai setiap budaya dan ciri khas dari masing-masing daerah di Indonesia.

3. Tidak bersikap rasisme.

4. Bangga terhadap keberagaman yang ada di Indonesia.

Baca Juga:

Cara Menghitung Pecahan Campuran, Lengkap dengan Contoh Soal

5. Bersatu padu dan bekerja sama dengan teman-teman di sekolah.

6. Tidak menimbulkan perselisihan antar warga sekolah.

7. Saling membantu teman yang sedang kesusahan.

8. Saling menyayangi dan memperhatikan teman-teman di sekolah.

9. Tidak mementingkan diri sendiri atau egois.

10. Menghargai adanya perbedaan.

Nah, begitulah contoh sikap yang sesuai dengan Pancasila sila ke-3 yang bisa kamu lakukan di sekolah.

Dengan menghargai adanya perbedaan dan keberagaman di Indonesia, akan membuat kita lebih mudah memiliki rasa persatuan dan kesatuan.

Cara Menghitung Pecahan Campuran, Lengkap dengan Contoh Soal

Cara Menghitung Pecahan Campuran, Lengkap dengan Contoh Soal

daphnisys.com – Apakah teman-teman mengerti bagaimana cara menghitung pecahan campuran pada matematika?

Pecahan campuran adalah bentuk atau jenis lain dari bilangan pecahan.

Bilangan pecahan terdiri dari pembilang, yaitu bilangan yang dibagi, dan penyebut, yaitu bilangan yang membagi.

Lalu apa bedanya bilangan pecahan biasa dengan pecahan campuran?

Jika pada bilangan pecahan terdapat pembilang dan penyebut saja, maka pada pecahan campuran terdapat bilangan bulat biasa di depan bilangan pembilang dan penyebut.

Karena bentuk pecahan campuran yang berbeda dengan bilangan pecahan, maka cara menghitungnya juga berbeda, nih.

Kali ini, simak penjelasan mengenai cara menghitung pecahan campuran, yuk!

Perhatikan juga contoh soal dan penjelasannya berikut ini.

1. Cara Menghitung Pecahan Campuran

Sama seperti menghitung bilangan lainnya, dalam pecahan campuran juga terdapat penghitungan dengan cara penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.

Namun sebelum kita mengetahui cara menghitung pecahan campuran berdasarkan operasi hitung, hal yang perlu diketahui lebih dulu adalah cara dasar untuk menghitung pecahan campuran.

Sebelum melakukan operasi hitung campuran, langkah pertama yang dilakukan adalah dengan mengubah pecahan campuran menjadi bilangan pecahan biasa terlebih dulu.

Cara mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa adalah dengan cara mengalikan bilangan bulat dengan penyebut yang ada di bilangan pecahan.

Setelah pecahan campuran sudah diubah ke bilangan pecahan biasa, maka operasi hitung baru dilakukan.

Agar lebih mengerti tentang cara menghitung pecahan campuran, simak soal berikut ini, yuk!

Contoh cara menghitung pecahan campuran.

Baca Juga:

Cara Melakukan Passing Bawah dalam Permainan Bola Voli, Materi PJOK Kelas 5 SD

Pada soal di atas, dua pecahan campuran itu dibuat menjadi bilangan pecahan biasa terlebih dahulu.

Setelah dua pecahan menjadi bilangan pecahan biasa, maka kemudian dilakukan operasi pengurangan pada dua bilangan.

Hasil dari pengurangan pecahan tadi hasilnya adalah satu.

Sedangkan untuk pecahan campuran dengan penyebut yang berbeda, maka dua bilangan pecahan tadi harus disamakan dulu penyebutnya.

Hal ini dilakukan setelah pecahan campuran diubah menjadi pecahan biasa.

2. Contoh Soal dan Pembahasan Cara Menghitung Pecahan Campuran

Sekarang, simak contoh soal pembahasan mengenai cara menghitung pecahan campuran berikut ini, yuk!

Soal dan pembahasan cara mengerjakan pecahan campuran.
Nah, itulah cara mengerjakan pecahan campuran yang bisa teman-teman gunakan dalam mengerjakan soal pecahan campuran matematika.

Cara Melakukan Passing Bawah dalam Permainan Bola Voli, Materi PJOK Kelas 5 SD

Cara Melakukan Passing Bawah dalam Permainan Bola Voli, Materi PJOK Kelas 5 SD

daphnisys.com – Bola voli merupakan salah satu jenis permainan bola besar.

Dalam melakukan bola voli, diperlukan beberapa teknik dasar. Salah satunya adalah teknik passing atau mengumpan.

Teknik dasar ini bisa dikatan sebagai awal mula untuk membentuk strategi dalam permainan.

Teknik passing dalam permainan bola voli dibagi menjadi dua jenis, yakni passing atas dan passing bawah.

Apa Itu Passing Bawah?

Passing bawah merupakan salah satu teknik dasar yang wajib dikuasai dalam permainan bola voli, teman-teman.

Passing bawah ini umumnya digunakan untuk menerima bola dari servis lawan.

Selai itu, passing bawah juga digunakan ketika pemain mengambil bola rendah dengan tujuan mengumpan.

Biasanya dalam menggunakan passing bawah, kita menggunakan dua tangan agar umpan lebih akurat.

Nah, jika passing bawah yang dilakukan sudah benar, maka arah bola akan berbentuk seperti parabola.

Betul sekali, bola akan melambung ke atas dan mengarah ke teman satu tim.

Cara Melakukan Passing Bawah

Supaya permainan bola voli berjalan dengan baik, kita perlu menguasai teknik passing bawah.

Cara melakukan passing bawah yang benar, ialah:

1. Ambilah sikap berdiri dengan kedua kaki dibuka selebar bahu serta kedua lutut sedikit ditekuk.

2. Condongkan badan ke depan.

3. Langkahkan satu kaki ke depan untuk memaksimalkan gerakan passing.

4. Kita bisa merapatkan dan meluruskan kedua lengan di depan badan hingga kedua ibu jari sejajar.

Baca Juga:

Kenali 5 Tanda Kucing Akan Melahirkan, Salah Satunya Mengeong Sepanjang Waktu

5. Ayunkanlah kedua lengan secara bersamaan ke arah datangnya bola. Siku harus betul-betul dalam keadaan lurus, ya.

6. Selanjutnya, perhatikan perkenaan bola. Usahakan bola mengenai bagian lengan atau di atas dari pergelangan tangan.

7. Pada saat bola mengenai kedua lengan, luruskan lutut kaki.

Perlu diketahui, saat melakukan passing bawah, ayunan lengan jangan sampai lebih dari sudut 90 derajat, ya.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Melakukan Passing Bawah

Meski menjadi salah satu teknik dasar, masih sering terjadi kesalahan dalam melakukan gerakan passing bawah, diantaranya:

1. Posisi kedua lengan terlalu tinggi.

2. Ketika menerima bola, kedua lutut tidak ditekuk.

3. Kedua lengan tidak rapat.

4. Perkenaan bola pada bagian lengan atas.

Nah, itulah penjelasan lengkap terkait passing bawah. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk teman-teman, ya.

Kenali 5 Tanda Kucing Akan Melahirkan, Salah Satunya Mengeong Sepanjang Waktu

Kenali 5 Tanda Kucing Akan Melahirkan, Salah Satunya Mengeong Sepanjang Waktu

daphnisys.com – Kucingmerupakan salah satu hewan yang paling banyak dipelihara karena tingkahnya yang menggemaskan.

Seperti hewan mamalia lainnya, kucing juga berkembang biak dengan cara melahirkan.

Secara naluri, kucing memang dapat melahirkan sendiri tanpa bantuan manusia, teman-teman.

Namun, sebagai pemilik kucing tentu saja ada rasa ingin membantu proses persalinan kucing kesayangan kita.

Oleh karena itu, sebagai pemilik tentu kita harus memahami tanda-tanda kucing akan melahirkan agar proses persalinan lancar dan tidak menimbulkan kendala.

Apa saja? Yuk, kita cari tahu!

1. Mencari Tempat yang Nyaman

Satu atau dua hari sebelum melahirkan, kucing biasanya akan mondar-mandir mengelilingi isi rumah.

Bisa dipastikan, ini adalah tanda bahwa kucing peliharaan kita akan segera melahirkan, teman-teman.

Yap, kucing akan mencari tempat yang jauh dari gangguan luar yang bisa membahayakan anak-anaknya nanti.

Induk kucing biasanya akan mencari tempat yang aman dan hangat, seperti lemari baju, dapur, atap rumah, hingga di bawah ranjang.

2. Mengeong Sepanjang Waktu

Tanda kucing akan melahirkan selanjutnya merupakan salah satu tanda yang paling mencolok.

Kucing akan mengeong sepanjang waktu. Biasanya hal ini terjadi beberapa waktu menjelang proses melahirkan berlangsung.

Ini merupakan tanda alami yang kucing berikan pada manusia bahwa masa kelahirannya sudah dekat.

Jika mengetahui tanda ini, segera jauhkan kucing betina yang akan melahirkan dari gangguan kucing jantan, ya.

Selain itu, teman-teman juga bisa menyiapkan tempat yang nyaman dan tersembunyi untuknya.

3. Menjilati Tubuhnya

Baca Juga:

Mengenal Gambar Dekoratif dan Contohnya, Materi Kelas 3 SD Tema 5

Selain mengeong sepanjang waktu, menjilati tubuh juga termasuk salah satu tanda kucing akan melahirkan teman-teman.

Menjelang waktu melahirkan, kucing mulai terlihat terengah-engah dan menjilat-jilat tubuhnya secara berlebihan, terutama di area alat kelaminnya.

Hal ini dilakukan untuk mendorong hormon yang dapat mempermudah proses melahirkannya.

4. Cenderung Lebih Manja

Tahukah teman-teman? Saat kucing mau melahirkan, umumnya mereka akan menjadi lebih manja dan lembut, lo.

Kucing peliharaan kita jadi suka dekat-dekat dengan kita.

Kucing akan melahirkan biasanya lebih sering datang untuk sekadar minta dielus atau dipangku saja.

5. Keluar Cairan dari Kelenjar Susu

Ciri-ciri kucing yang akan melahirkan terakhir ditandai dengan keluarnya cairan dari kelenjar susu.

Jika teman-teman menemukan cairan yang keluar dari tubuh si kucing, bisa jadi itu merupakan air ketuban yang pecah, teman-teman.

Ini menandakan beberapa saat lagi kucing kesayangan kita akan segera melahirkan.

Untuk itu, segera pindahkan kucingmu ke tempat khusus yang sudah disiapkan dan usahakan untuk menjauh, ya.

Ini karena kucing tak ingin ada sedikit pun gangguan selama prosesnya melahirkan.

Nah, itulah lima tanda kucing yang akan melahirkan. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk teman-teman, ya.

Mengenal Gambar Dekoratif dan Contohnya, Materi Kelas 3 SD Tema 5

Mengenal Gambar Dekoratif dan Contohnya, Materi Kelas 3 SD Tema 5

daphnisys.com – Dalam seni rupa, terdapat berbagai jenis gambar dan salah satunya adalah gambar dekoratif.

Pada materi kelas 3 SD tema 5 kali ini akan dijelaskan pengertian hingga contoh dari gambar dekoratif.

Teman-teman pasti pernah mengamati beragam gambar baik yang ada di kertas, kanvas, atau bahkan di berbagai benda.

Gambar bisa diaplikasikan ke berbagai tempat dengan bentuk yang beragam.

Salah satu gambar yang bisa diaplikasikan adalah gambar dekoratif.

Gambar dekoratif merupakan gambar yang dibubuhkan pada suatu benda, bertujuan untuk menghias dan menambah nilai estetik.

Pada pengertian lain, seni dekoratif disebut sebagai seni yang berkaitan dengan desain dan dekorasi benda.

Sehingga seni ini sering digunakan untuk meningkatkan nilai estetik suatu benda.

Gambar dekoratif ini bisa dibubuhkan pada kain, perkakas rumah tangga, atau bahkan pada kendaraan zaman dulu yaitu kereta kencana.

Karena digunakan untuk meningkatkan nilai estetika suatu benda, maka seni rupa murni tidak termasuk dalam seni dekoratif.

Selain digunakan untuk meningkatkan keindahan suatu benda, gambar dekoratif juga memiliki beberapa fungsi lain.

Fungsi Gambar Dekoratif

1. Fungsi Estetis

Pada fungsi ini, gambar atau seni dekoratif digunakan hanya untuk memperindah penampilan suatu benda.

Seni dekoratif biasanya ditambahkan pada benda dalam bentuk gambar atau ukiran seni dekoratif.

2. Fungsi Simbolis

Selain memberikan unsur keindahan, gambar dekoratif juga bisa menjadi bentuk simbol.

Simbol yang digunakan bisa dalam bentuk gambar hewan atau tumbuhan, namun memiliki makna yang berbeda sesuai dengan keyakinan setiap daerah.

Baca Juga:

Cari Jawaban Pelajaran PJOK Kelas 4 SD, Sebutkan Contoh Etika dan Tata Tertib di Kolam Renang

Bisanya ini digunakan pada benda-benda sakral dan upacara-upacara adat atau keagamaan.

3. Fungsi Teknis Konstruktif

Fungsi ketiga ini berkaitan dengan konstruksi suatu benda.

Ornamen akan diberikan pada bagian-bagian bangunan yang memiliki fungsi menyangga, menopang, menghubungkan atau memperkokoh konstruksi.

Contoh Karya Seni Dekoratif

1. Enamelwork

Enamelwork merupakan suatu karya seni dekoratif yang diaplikasikan pada permukaan benda logam.

Untuk membuatnya, para seniman akan melapisi logam dengan kaca vitreous agar bisa menyatu.

Dengan lapisan itu, benda akan memiliki efek motif cerah, mengkilap, serta tahan lama.

2. Furniture

Karya seni dekoratif lainnya dibuat dalam bentuk furniture atau peralatan rumah tangga.

Gambar ini akan diaplikasikan pada berbagai benda yang digunakan sebagai furniture.

Media gambar ini pun bisa terbuat dari bahan kayu, plastik, kaca, marmer, kain, dan lain sebagainya.

Motif gambar yang biasa digunakan pun merupakan gambar flora dan fauna.

3. Glassware

Benda selanjutnya yang bisa jadi media gambar dekoratif adalah glassware.

Glassware merupakan pembuatan gambar dekorasi dengan media kaca.

Gelas kaca akan memiliki bentuk gambar dekoratif yang dibuat saat proses pencetakan atau pembakaran gelas.

4. Interior Design

Seni dekoratif juga bisa diaplikasikan untuk mendekorasi ruangan.

Jadi media yang digunakan bisa dinding rumah yang terbuat dari apapun, seperti kayu, beton, dan lain sebagainya.

Tentunya desain ini akan mempercantik ruangan dengan beragam ukiran atau gambar.

Cari Jawaban Pelajaran PJOK Kelas 4 SD, Sebutkan Contoh Etika dan Tata Tertib di Kolam Renang

Cari Jawaban Pelajaran PJOK Kelas 4 SD, Sebutkan Contoh Etika dan Tata Tertib di Kolam Renang

daphnisys.com– Pada pelajaran PJOK kelas 4 SD, teman-teman akan belajar tentang materi renang.

Selain mempelajari teknik berenang dan cara melakukannya, kita juga akan belajar mengenai etika dan tata tertib di kolam renang.

Pada buku PJOK kelas 4 terdapat pertanyaan yang berbunyi, sebutkan contoh etika dan tata tertib di kolam renang.

Yuk, simak kunci jawabannya dari penjelasan berikut ini!

Etika di Kolam Renang

Sebelum mencari tahu apa saja contoh etika yang perlu dilakukan di kolam renang, sebaiknya kita satukan pemahaman mengenai apa itu etika.

Menurut KBBI, etika adalah ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak).

Dalam pengertian yang lebih sederhana, etika berkaitan dengan sopan santun.

Namun, dalam konteks berenang, etika di kolam renang dibuat agar aktivitas renang menjadi lebih nyaman dan aman.

Berikut ini contoh etika di kolam renang.

1. Mengenakan pakaian renang yang benar.

2. Menyimpan pakaian ganti di tempat yang telah disediakan (tempat/loker penitipan pakaian).

3. Tidak meletakkan pakaian, handuk, dan barang-barang lain secara sembarangan di sekitar kolam renang.

Tata Tertib di Kolam Renang

Sedangkan tata tertib di kolam renang merupakan serangkaian peraturan yang harus dilakukan dan diterapkan ketika berada di kolam renang.

Berikut ini beberapa contohnya.

1. Tidak boleh berlarian di tepi kolam.

2. Tidak boleh bermain-main yang dapat membahayakan diri saat berada di kolam.

Baca Juga: 

Arti Lambang Pramuka Indonesia, Lengkap Beserta Asal-usul Tunas Kelapa sebagai Lambang Pramuka

3. Tidak terjun ke kolam saat terdapat banyak orang.

4. Selalu menjaga kebersihan air kolam.

5. Tidak membuang sampah sembarangan, apalagi di kolam renang.

6. Tidak makan dan minum di kolam.

7. Tidak berenang jika sedang sakit, apalagi sakit kulit.

Tata tertib di kolam renang dibuat dengan tujuan untuk keselamatan dan kenyamanan para pengguna kolam renang.

Nah, itulah contoh etika dan tata tertib di kolam renang yang perlu dilakukan oleh semua orang yang sedang belajar berenang di kolam renang.

Arti Lambang Pramuka Indonesia, Lengkap Beserta Asal-usul Tunas Kelapa sebagai Lambang Pramuka

Arti Lambang Pramuka Indonesia, Lengkap Beserta Asal-usul Tunas Kelapa sebagai Lambang Pramuka

daphnisys – Arti lambang pramuka Indonesia diketahui mempunyai makna yang dalam.

Jika lambang pramuka internasional adalah bunga lili dengan tiga ujung. Maka, lambang pramuka Indonesia adalah tunas kelapa yang berwarna cokelat.

Keduanya, yaitu lambang gerakan pramuka internasional dan nasional sama-sama terpasang pada seragam pramuka.

Lambang gerakan pramuka Indonesia ini diciptakan oleh Soenardjo Atmodipurwo, seorang pegawai di Departemen Pertanian pada 1961.

Lalu, kira-kira kenapa tunas kelapa dipilih menjadi lambang gerakan kepramukaan Indonesia, ya?

Untuk mengetahuinya, teman-teman bisa menyimak penjelasannya berikut ini.

Yuk, simak jangan sampai tidak tahu makna tunas kelapa sebagai lambang pramuka Indonesia, ya.

Lambang Pramuka Indonesia

Lambang gerakan pramuka Indonesia adalah tunas kelapa atau nyiur. Lalu, kenapa lambang tersebut dipilih sebagai dari gerakan pramuka Indonesia?

Berikut, kenapa alasan lambang pramuka Indonesia itu tunas kelapa atau nyiur.

1. Tunas Kelapa Namanya Cikal

Buah nyiur jika dalam keadaan sedang bertunas dinamakan cikal. Cikal ini juga bisa berarti sebagai pemula atau pertama dalam menurunkan generasi.

Oleh karena itu, gerakan pramuka memilih tunas kelapa karena dari gerakan pramuka terbentuklah generasi baru.

Sehingga, menjelaskan kalau tiap anggota pramuka adalah inti kelangsungan hidup dari bangsa Indonesia.

2. Kelapa Mempunyai Daya Tahan

Selain itu, pemilihan tunas kelapa atau nyiur disebabkan juga dari daya tahan buah kelapa atau nyiur.

Buah kelapa ternyata bisa bertahan dalam keadaan lebih lama dan dalam keadaan apapun.

Dari situlah, lambang pramuka ini dimaknai kalau setiap anggota pramuka adalah seseorang yang sehat, kuat, dan besar tekadnya untuk menghadapi tantangan serta ujian.

Anggota pramuka juga akan menggunakan kemampuannya tersebut untuk mengabdi pada tanah air tercinta, negara Indonesia.

3. Kelapa Bisa Tumbuh di Mana Saja

Karena kemampuan bertahan buah kelapa atau nyiur ini, mereka dapat tumbuh di mana saja.

Itu bisa membuktikan kalau setiap anggota pramuka bisa menghadapi masalah dan mampu menyesuaikan diri di mana ia berada.

Oleh karena itu, anggota pramuka bisa diandalkan dan mampu membaur dengan masyarakat.

Baca Juga: 

Cari Jawaban Soal Kelas 5 Tema 7 Subtema 1: Apa Arti Gold, Glory, dan Gospel yang Menjadi Semboyan Penjelajah Eropa?

4. Kelapa yang Bisa Tumbuh Tinggi

Pemilihan lambang pramuka Indonesia yang berupa tunas kelapa juga berdasarkan pada karakteristik pohon kelapa.

Pohon kelapa mempunyai karakteristik sebagai pohon yang tumbuh menjulang lurus ke atas dan bisa tumbuh tinggi.

Dari situlah, lambang pramuka tunas kelapa memberi makna kalau setiap anggota pramuka mempunyai cita-cita yang lurus dan tinggi, tidak mudah goyah dari hal lain, dan mempunyai sikap mulia serta jujur.

5. Akar Kelapa Kuat Menancap Tanah

Akar kelapa atau nyiur tumbuh kuat di dalam tanah. Itulah, mengapa tunas kelapa atau nyiur ini dipilih sebagai gerakan pramuka Indonesia.

Karena, dari akar kelapa tersebut bisa melambangkan keinginan dan keyakinan kuat setiap anggota pramuka.

Tentunya, keinginan dan keyakinan tersebut harus didasarkan pada hal baik, kuat, benar, dan nyata.

6. Kelapa adalah Tumbuhan Serba Guna

Terakhir, pemilihan tunas kelapa untuk gerakan pramuka Indonesia karena pohon kelapa adalah pohon yang serba guna.

Pohon kelapa dari akar sampai buahnya bisa dimanfaatkan oleh manusia.

Jadi, artinya setiap anggota pramuka adalah manusia yang berguna, bisa diandalkan, dan membuktikan dirinya berbakti pada tanah air, bangsa, negara, serta kepada seluruh manusia.

Oleh karena itu, anggota pramuka harus selalu siap dan tindakannya berdasarkan pada kemanusiaan.

Nah, itulah makna dari tunas kelapa sebagai gerakan pramuka Indonesia. Mulai dari makna tunasnya sampai makna akarnya.

Cari Jawaban Soal Kelas 5 Tema 7 Subtema 1: Apa Arti Gold, Glory, dan Gospel yang Menjadi Semboyan Penjelajah Eropa?

Cari Jawaban Soal Kelas 5 Tema 7 Subtema 1: Apa Arti Gold, Glory, dan Gospel yang Menjadi Semboyan Penjelajah Eropa?

daphnisys.com – Dalam materi pelajaran kelas 5, tema 7, subtema 1, teman-teman mempelajari tentang faktor yang mendorong kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia pada abad ke-16.

Beberapa faktor yang mendorong bangsa Eropa melakukan penjelajahan samudra, termasuk ke Indonesia, adalah gold, glory, dan gospel.

Gold, glory, dan gospel juga dikenal sebagai semboyan bangsa Eropa dalam melakukan penjelajahan samudra.

Apa arti gold, glory, dan gospel ini, ya?

Cari tahu kunci jawabannya, yuk!

Apa Arti Gold, Glory, dan Gospel yang Menjadi Pendorong Penjelajahan Samudra Bangsa Eropa?

Bangsa Eropa berdatangan ke Indonesia mulai abad ke-16 awal.

Kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia diawali dengan kedatangan bangsa Portugis pada 1511 di Malaka. Saat itu, kedatangan bangsa Portugis dipimpin oleh Afonso de Albuquerque.

Kemudian, pada 1521 bangsa Spanyol mendarat di Indonesia, tepatnya di Tidore, Maluku. Maluku juga dikenal dengan sebutan Kepulauan Rempah.

Bangsa Spanyol datang ke Indonesia dipimpin oleh Sebastian Del Cano.

Pada 1579, bangsa Inggris juga singgah ke Ternate.

Kemudian, pada 1596, bangsa Belanda mendarat di Banten dipimpin oleh Cornelis de Houtman.

Kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia dilatarbelakangi oleh penjelajahan samudra yang mulai dilakukan bangsa Eropa mulai akhir abad ke-15.

Semboyan 3G (gold, glory, dan gospel) menjadi faktor pendorong penjelajahan samudra yang dilakukan bangsa Eropa ke berbagai penjuru dunia.

Apa arti gold, glory, dan gospel itu, ya?

Gold

Jika diartikan, kata gold berarti emas, teman-teman.

Maksud dari gold ini adalah keinginan bangsa Eropa mencari kekayaan.

Salah satu kekayaan yang dicari oleh bangsa Eropa adalah rempah-rempah.

Pada abad ke-15, harga rempah-rempah di Eropa sangat mahal hingga semahal emas.

Rempah-rempah sendiri sangat dibutuhkan untuk bahan obat-obatan dan bumbu masakan.

Indonesia memiliki kekayaan rempah-rempah yang beragam dan memiliki banyak manfaat, sehingga bernilai tinggi.

Beberapa hasil rempah-rempah yang dicari bangsa Eropa di Indonesia antara lain cengkih, pala, dan lada.

Baca Juga:

Pengertian Wiraga, Wirama, Wirasa, dan Wirupa dalam Seni Tari

Bangsa Eropa menjelajah samudra dengan semboyan gold, glory, gospel

Glory

Dalam bahasa Indonesia, glory berarti kejayaan.

Maksud dari semboyan glory bangsa Eropa ini adalah keinginan untuk mencari kejayaan.

Pada abad pertengahan di Eropa, terdapat anggapan bahwa jika suatu negara memiliki banyak tanah jajahan, negara itu termasuk negara yang berjaya.

Sehingga, banyak negara-negara Eropa menjelajah untuk mencari tanah jajahan sebanyak-banyaknya.

Beberapa negara Eropa yang dikenal sebagai negara kolonial antara lain ada Spanyol, Portugis, Belanda, Prancis, dan Inggris.

Bangsa-bangsa kolonial ini melakukan penjelajahan dan menjajah wilayah Amerika, India, Afrika, dan Asia, sejak akhir abad ke-15.

Ilustrasi peta penjelajahan samudra bangsa Eropa

Gospel

Kata gospel memiliki arti kitab suci.

Semboyan gospel memiliki maksud bahwa bangsa Eropa memiliki keinginan menyebarkan agama.

Pada masa itu, penjelajahan bangsa Eropa juga bertujuan untuk menyebarkan agama pada penduduk di daerah yang dikuasainya.

Ini karena misi menyebarkan agama dianggap sebagai tugas suci.

Misi menyebarkan agama sendiri awalnya dimulai oleh bangsa Portugis.

Pengertian Wiraga, Wirama, Wirasa, dan Wirupa dalam Seni Tari

Pengertian Wiraga, Wirama, Wirasa, dan Wirupa dalam Seni Tari

daphnisys.com – Secara umum, seni tari adalah salah satu cabang seni yang mengekspresikan makna tertentu melalui gerakan tubuh.

Gerakan-gerakan tubuh itu biasanya diiringi oleh lagu atau nyanyi-nyanyian.

Dalam seni tari, terdapat unsur-unsur keindahan yang meliputi wiraga, wirama, wirasa, dan wirupa.

Apaa pengertian wiraga, wirama, wirasa, dan wirupa dalam seni tari? Yuk, cari tahu kunci jawabannya!

Unsur-Unsur Keindahan Seni Tari

Wiraga

Wiraga berarti raga atau tubuh. Dengan begitu, para penari mampu menguasai penampilan tiap gerakan tubuh.

Gerakan itu meliputi kaki sampai kepala yang diekspresikan dengan iringan yang tepat.

Mulai dari ketepatan waktu, keteptan gerakan, tempo, dan perubahan gerak.

Wirama

Wirama berarti ritme atau tempo. Para penari harus mampu menggerakkan tubuh sesuai dengan musik dan tempo.

Selain itu, gerakan dan iringan musik juga harus saling berkaitan agar pesan yang disampaikan bisa tertangkap dengan baik.

Wirasa

Wirasa berarti mengekspresikan perasaan yang bisa dilakukan melalui gerak dan raut muka.

Salah satu unsur keindahan tari adalah wirasa. Berarti mengekspresikan perasaan yang bisa dilakukan melalui gerak dan raut muka.

Baca Juga:

Contoh Sikap yang Sesuai dengan Pancasila Sila Ke-1 Hingga Ke-5 di Sekolah

Dengan begitu, pesan pun bisa tersampaikan dengan baik ke penonton. Contohnya sedih, marah, atau gembira.

Wirupa

Wirupa berarti rupa atau wujud. Unsur ini memberikan kejelasan pesan yang ingin disampaikan melalui warna, busana, dan riasan penari.

Pengertian dan Contoh Ragam Tarian di Indonesia: Tari Kreasi Daerah, Tari Kreasi Modern, dan Tari Kreasi Kontemporer

Salah satu budaya yang terkenal dari Indonesia adalah tarian daerah dari berbagai wilayah atau dari provinsinya.

Tarian daerah ini dapat dikreasikan dengan berbagai gerakan, sesuai dengan perkembangan yang terjadi.

Misalnya saja kreasi atau perubahan dari gerakan yang dilakukan.

Nah, perubahan atau penambahan pada tarian daerah ini disebut sebagai kreasi tarian, yang dibagi menjadi tiga.

Kreasi tarian dapat dibagi menjadi tari kreasi daerah, tari kreasi modern, dan tari kreasi kontemporer.

Simak pengertian dan contoh dari masing-masing ragam tarian di Indonesia, yuk!

Tari Kreasi Daerah dan Contohnya

Ragam tarian di Indonesia yang pertama adalah tari kreasi daerah.

Tari kreasi daerah atau tradisional adalah tarian yang mengalami beberapa perubahan dari tari yang dilakukan berdasarkan tradisi.

Salah satu budaya yang terkenal dari Indonesia adalah tarian daerah dari berbagai wilayah atau dari provinsinya.
Sehingga ada perubahan pada bentuk, gerak, dan beberapa hal lain namun tetap memiliki ciri khas tarian daerah itu sendiri.

Beberapa contoh tari kreasi daerah Tari Merak dari Jawa Barat yang memperagakan keindahan burung merak.

Ada juga Tari Kupu-Kupu yang berasal dari Bali dan merupakan bentuk ekspresi dari seekor kupu-kupu biru tua.

Tari Kreasi Modern dan Contohnya

Selain tari kreasi daerah atau tradisional, ragam tarian yang berikutnya adalah tari kreasi modern.

Berbeda dengan tari kreasi daerah yang masih menganut beberapa aturan tarian daerah aslinya, tari kreasi modern tidak memiliki aturan-aturan tertentu.

Dalam tari kreasi modern, tidak ada aturan dalam gerakan, dan berbagai aspek lain dalam tarian.

Fungsi utama dari tari kreasi modern ini adalah untuk mengekspresikan emosi manusia dengan cara bebas.

Sehingga manusia atau pembuat gerakan tari bisa dengan bebas memperlihatkan gerakan-gerakan dalam tarian untuk menunjukkan ekspresinya.

Salah satu tari kreasi modern adalah Tari Kuntulan yang merupakan tarian rakyat di daerah Pemalang.

Tari Kuntulan ini muncul sekitar abad 20, pada masa pergerakan kebangsaan.

Tari Kreasi Kontemporer

Ragam kreasi tarian yang terakhir adalah tari kreasi kontemporer, yaitu tarian yang dibuat atau diciptakan karena adanya permasalahan maupun isu tertentu yang berkembang saat itu.

Biasanya, gerakan yang ada pada tari kreasi kontemporer ini penuh dengan arti dan memiliki gerakan yang unik.

Inilah sebabnya, biasanya diperlukan wawasan yang luas, terutama pada suatu isu yang sedang terjadi untuk bisa memahami arti dari tarian kontemporer.

Selain gerakannya yang unik, musik yang digunakan untuk mengiringi tarian kontemporer juga dapat dikatakan unik.

Salah satu contoh tarian kontemporer adalah Tari Cak Rina yang diciptakan oleh tokoh tari kontemporer asal Indonesia, Sardono W.

Contoh Sikap yang Sesuai dengan Pancasila Sila Ke-1 Hingga Ke-5 di Sekolah

Contoh Sikap yang Sesuai dengan Pancasila Sila Ke-1 Hingga Ke-5 di Sekolah

daphnisys.com – Pancasila merupakan dasar negara dan pedoman hidup bagi masyarakat Indonesia, baik orang dewasa hingga siswa sekolah.

Sebagai anak Indonesia, kita juga harus menerapkan sikap yang sesuai dengan Pancasila di lingkungan sekolah.

Semua sila pada Pancasila dapat diterapkan dalam lingkungan sekolah, teman-teman.

Berikut ini contoh sikap yang sesuai dengan Pancasila ke-1 hingga ke-5 di lingkungan sekolah.

Pancasila Sila Ke-1

Sila pertama Pancasila yang berbunyi “Ketuhanan Yang Maha Esa” merupakan dasar dari keempat sila lainnya.

Sila pertama Pancasila mengajarkan kita untuk mengutamakan kehidupan beragama dan mempercayai Tuhan Yang Maha Esa.

Berikut ini contoh sikap yang sesuai dengan sila ke-1 Pancasila di sekolah.

1. Melakukan kewajiban agama masing-masing di sekolah.

2. Menghormati dan menghargai teman yang berbeda agama dengan kita.

3. Tidak mengganggu teman dari agama lain saat beribadah.

4. Saling rukun sesama teman tanpa membedakan agamanya.

5. Saling menolong sesama teman dan guru tanpa membedakan agamanya.

6. Saling mengingatkan untuk melakukan kewajiban agama kepada teman beragama lain.

Pancasila Sila Ke-2

Sila kedua Pancasila yang berbunyi, “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab”, menjadi pedoman bagi bangsa Indonesia untuk bersikap adil kepada sesamanya.

Sila ke-2 Pancasila mengajarkan kita untuk menghargai dan menghormati hak asasi manusia.

Berikut ini contoh sikap yang sesuai dengan sila ke-2 Pancasila di sekolah.

1. Menjaga kerukunan dengan sesama teman dan warga sekolah.

2. Menghargai semua teman sebagai individu yang memiliki hak asasi manusia.

3. Menghormati bapak ibu guru yang mengajar di sekolah.

Baca Juga:

Pengaruh Letak Astronomis dan Geografis Terhadap Kondisi Iklim 5 Benua

4. Menghormati karyawan dan semua warga sekolah.

5. Saling menolong saat ada warga sekolah yang mengalami kesusahan.

6. Memperhatikan teman yang sedang sakit.

Pancasila Sila Ke-3

Pancasila sila ke-3 yang berbunyi “Persatuan Indonesia” menjadi pedoman bagi rakyat Indonesia untuk menjaga keutuhan negara dengan menjunjung tinggi persatuan.

Bagi anak-anak Indonesia, sila ke-3 Pancasila mengajarkan kita untuk selalu mempererat persatuan dalam keragaman budaya.

Berikut ini contoh sikap yang sesuai dengan sila ke-3 Pancasila di sekolah.

1. Tidak membeda-bedakan teman dari manapun asalnya.

2. Menghargai setiap budaya dan ciri khas dari masing-masing daerah di Indonesia.

3. Tidak bersikap rasisme.

4. Bangga terhadap keberagaman yang ada di Indonesia.

5. Bersatu padu dan bekerja sama dengan teman-teman di sekolah.

6. Tidak menimbulkan perselisihan antar warga sekolah.

Pancasila Sila Ke-4

Pancasila sila keempat yang berbunyi, “Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan” menjadi pedoman bagi rakyat Indonesia untuk mengutamakan kepentingan bersama.

Sila ke-4 ini mengajarkan anak Indonesia untuk mengutamakan musyawarah di atas kepentingan kelompok maupun pribadi.

Berikut ini contoh sikap yang sesuai dengan sila ke-4 Pancasila di sekolah.

1. Menghargai pendapat teman yang lain saat mengikuti pelajaran di kelas.

2. Mengikuti diskusi di kelas dengan aktif.

3. Belajar berani menyampaikan pendapat di kelas.

4. Tidak memaksakan kehendak pribadi saat mengikuti diskusi di kelas.

5. Menghormati keputusan bersama untuk kepentingan kelas.

6. Melakukan keputusan bersama dengan tanggung jawab.

Pancasila Sila Ke-5

Sila ke-5 Pancasila yang berbunyi, “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia” menjadi pedoman bagi rakyat Indonesia untuk saling membangun keadilan di lingkungan masyarakat.

Mewujudkan keadilan dengan mengembangkan suasana kekeluargaan dan gotong royong merupakan kewajiban seluruh warga masyarakat Indonesia.

Berikut ini contoh sikap yang sesuai dengan sila ke-5 Pancasila di sekolah.

1. Menciptakan suasana kekeluargaan di kelas.

2. Mengikuti dengan aktif kegiatan kerja bakti di sekolah.

3. Bekerja sama untuk menciptakan suasana kelas yang nyaman dan kondusif.

4. Bersikap adil dengan semua teman di sekolah.

5. Menghormati hak masing-masing teman di kelas.

6. Melakukan kewajiban di sekolah dengan tanggung jawab.

Nah, itulah contoh yang sesuai dengan sila pertama hingga kelima Pancasila di lingkungan sekolah.

Pengaruh Letak Astronomis dan Geografis Terhadap Kondisi Iklim 5 Benua

Pengaruh Letak Astronomis dan Geografis Terhadap Kondisi Iklim 5 Benua

daphnisys.com – Kondisi iklim suatu wilayah sangat dipengaruhi oleh letak geografis dan letak astronomi wilayah tersebut.

Letak astronomis adalah letak suatu tempat berdasarkan garis lintang dan garis bujur.

Sedangkan letak geografis adalah posisi suatu daerah dilihat dari kenyataannya di bumi atau posisi daerah itu pada bola bumi dibandingkan dengan posisi daerah lain.

Lalu, apa pengaruh letak astronomis dan letak geografis pada kondisi iklim lima benua di dunia?

Pengaruh Letak Wilayah Terhadap Kondisi Iklim

1. Benua Asia

– Pengaruh Letak Astronomis Terhadap Kondisi Iklim

Letak astronomis Benua Asia adalah 77° LU-11° LS dan 26° BT-169° BT.
Pengaruh dari letak astronomis benua Asia terhadap kondisi iklim adalah menjadikan Asia beriklim tropis dan subtropis.

– Pengaruh Letak Geografis Terhadap Kondisi Iklim

Letak geografis yang berbeda-beda membuat kondisi iklim benua Asia juga berbeda.

Kawasan Asia Timur, Asia Tenggara, dan Asia Selatan beriklim laut dengan curah hujan tinggi karena angin berasal dari Samudera Pasifik dan Hindia banyak membawa uap air.

Wilayah Asia Barat beriklim gurun karena pengaruh angin barat dari Benua Afrika yang kering sehingga membawa angin kering sehingga curah hujan rendah.

Wilayah Asia Tengah beriklim kering dam curah hujan sedikit karena ada angin dari Eropa.

Wilayah Asia Utara beriklim dingin karena ada pengaruh angin dari kawanan Samudra Arktik di kutub utara.

2. Benua Amerika

– Pengaruh Letak Astronomis Terhadap Kondisi Iklim

Letak astronomis benua Amerika adalah letak astronomis benua Amerika adalah 83° LU – 55° LS dan 35° BB – 170° BB.

Pengaruh letak astronomis terhadap kondisi iklim Amerika memiliki iklim kutub (musim dingin panjang dan musim panas pendek) di wilayah utara dan iklim tropis di wilayah selatan Amerika.

Baca Juga:

Nama-Nama Ibukota Negara ASEAN, dari Indonesia hingga Kamboja

– Pengaruh Letak Geografis Terhadap Kondisi Iklim

Secara geografis, benua Amerika terletak pada di belahan bumi barat dan terletak antara Samudera Atlantik dan Samudera Pasifik, serta terletak antara Samudera Arktik dan Samudera Pasifik.

Pengaruh dari letak geografis terhadap kondisi iklim Amerika ini menjadikan Amerika memiliki iklim kutub dan iklim gurun.

Iklim kutub ini pengaruhi oleh angin dari kutub utara, sedangkan iklim tropis dipengaruhi oleh adanya garis khatulistiwa.

3. Benua Afrika

– Pengaruh Letak Astronomis Terhadap Kondisi Iklim

Letak astronomis benua Afrika berada pada 37° LU – 34° LS dan 17° BB – 51° BT.

Karena letak astronominya ini, Benua Afrika memiliki iklim gurun, tropis, subtropis, dan mediterania.

– Pengaruh Letak Geografis Terhadap Kondisi Iklim

Berdasakan letak geografisnya, wilayah Afrika memiliki iklim gurun, subtropis, dan iklim medeterania.

Wilayah Afrika utara berupa padang pasir dan padang rumput sabana memiliki iklim gurun. Selain itu, sebagian kecil wilayah Afrika di utara yang berbatasan langsung dengan laut Mediterania memiliki iklim mediterania.

Sedangkan wilayah Afrika tengah yang dilewati garis khatulistiwa memiliki iklim tropis dan subtropis.

4. Benua Eropa

– Pengaruh Letak Astronomis Terhadap Kondisi Iklim

Letak astronomis benua Eropa adalah 35° LU – 71° LU dan 9° BB -66° BT.

Benua Eropa memiliki iklim subtropis, iklim sedang, dan iklim kutub.

– Pengaruh Letak Geografis Terhadap Kondisi Iklim

Benua Eropa memiliki empat wilayah fisik utama, yakni Dataran Tinggi Barat, Dataran Eropa Utara, Dataran Tinggi Tengah, serta Pegunungan Alpen.

Semua wilayah fisik ini membentang dari bagian barat ke timur Benua Eropa. Ciri utama alam benua Eropa terdiri dari daerah datar, pegunungan tua, dan pegunungan muda.

Karena memiliki letak geografis di jauh di utara khatulistiwa, maka benua Eropa memiliki iklim subtropis di selatan, iklim sedang di bagian tengah, dan iklim kutub di bagian utara.

5. Benua Australia

– Pengaruh Letak Astronomis Terhadap Kondisi Iklim

letak astronomis benua Australia yaitu 10° LS – 43° LS dan 113° BT – 155° BT.

Hal ini menunjukkan sebagian wilayah Australia, tepatnya di bagian utara memiliki iklim tropis dan sebagian lainnya iklim subtropis dan sedang.

– Pengaruh Letak Geografis Terhadap Kondisi Iklim

Bagian utara Australia berbatasan dengan laut Arafuru dan Laut Timor, sehingga bagian utara Australia memiliki iklim subtropis akibat pengaruh dari Indonesia.

Sedangkan bagian selatan berbatasan dengan Samudera Hindia dan Antartika, sehingga iklim Australia bagian selatan adalah iklim sedang yang mengalami empat musim.

Nama-Nama Ibukota Negara ASEAN, dari Indonesia hingga Kamboja

Nama-Nama Ibukota Negara ASEAN, dari Indonesia hingga Kamboja

daphnisys.com – Indonesia termasuk dalam negara ASEAN. ASEAN adalah singkatan dari Association of Southeast Asian Nations.

Dalam bahasa Indonesia, ASEAN disebut sebagai Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara.

Tujuan didirikannya ASEAN adalah untuk menyejahterakan dan memajukan negara di Asia Tenggara.

Apa saja negara-negara yang masuk ke dalam negara ASEAN?

Berikut ini adalah negara-negara anggota ASEAN berdasarkan tanggal menjadi anggota:

  1. Indonesia (8 Agustus 1967)
  2. Malaysia (8 Agustus 1967)
  3. Singapura (8 Agustus 1967)
  4. Thailand (8 Agustus 1967)
  5. Filipina (8 Agustus 1967)
  6. Brunei Darussalam (8 Januari 1984)
  7. Vietnam (28 Juli 1995)
  8. Laos (23 Juli 1997)
  9. Myanmar (23 Juli 1997)
  10. Kamboja (30 April 1999)

Bagaimana dengan Timor Leste? Timor Leste memang masuk ke dalam wilayah Asia Tenggara. Namun, dikutip dari setnas-asean.id, Timor Leste belum secara resmi tergabung menjadi anggota negara ASEAN.

Nah, sekarang kita cari tahu apa saja ibukota negara-negara ASEAN, yuk!

Berikut nama-nama ibukota negara ASEAN beserta profilnya:

1. Indonesia

Ibukota negara Indonesia adalah Jakarta.

Ibukota negara Indonesia adalah Jakarta. Berikut profilnya:

Kepala Negara Indonesia: Presiden

Kepala Pemerintahan: Presiden

Hari Kemerdekaan Indonesia: 17 Agustus

Bahasa: Bahasa Indonesia

Mata Uang: Rupiah (IDR)

Luas Wilayah: 1.904.569 km persegi

Baca Juga:

Cari Jawaban Kelas 4 SD, Perbedaan Gagasan Pokok dan Gagasan Pendukung

2. Malaysia

Ibukota negara Malaysia adalah Kuala Lumpur.

Ibukota negara Malaysia adalah Kuala Lumpur. Berikut profilnya:

Kepala Negara Malaysia: Raja

Kepala Pemerintahan: Perdana Menteri

Hari Kemerdekaan Malaysia: 31 Agustus

Bahasa: Melayu, Inggris, Mandarin, dan Tamil

Mata Uang: Ringgit (MYR)

Luas Wilayah: 329.847 km persegi

3. Singapura

Ibukota negara Singapura adalah Singapura.

Ibukota negara Singapura adalah Singapura. Berikut profilnya:

Kepala Negara Singapura: Presiden

Kepala Pemerintahan: Perdana Menteri

Hari Kemerdekaan Singapura: 9 Agustus

Bahasa: Inggris, Mandarin, Melayu, dan Tamil

Mata Uang: Dolar Singapura (SGD)

Luas Wilayah: 721.5 km persegi

4. Thailand

Ibukota negara Thailand adalah Bangkok.

Ibokota negara Thailand adalah Bangkok. Berikut profilnya:

Kepala Negara Thailand: Raja

Kepala Pemerintahan: Perdana Menteri

Hari Kemerdekaan Thailand: 5 Desember

Bahasa: Thai

Mata Uang: Baht (THB)

Luas Wilayah: 513.120 km persegi

5. Filipina

Ibukota negara Filipina adalah Manila.

Ibukota negara Filipina adalah Manila. Berikut profilnya:

Kepala Negara Filipina: Presiden

Kepala Pemerintahan: Presiden

Hari Kemerdekaan Filipina: 12 Juni

Bahasa: Filipino/Tagalog dan Inggris

Mata Uang: Peso (PHP)

Luas Wilayah: 343.448 km persegi

6. Brunei Darussalam

Ibukota negara Brunei Darussalam adalah Bandar Seri Begawan.

Ibukota negara Brunei Darussalam adalah Bandar Seri Begawan. Berikut profilnya:

Kepala Negara Brunei Darussalam: Sultan

Kepala Pemerintahan: Perdana Menteri

Hari Kemerdekaan Brunei Darussalam: 23 Februari

Bahasa: Melayu, Inggris dan Mandarin

Mata Uang: Dolar Brunei (BND)

Luas Wilayah: 5.765 km persegi

7. Laos

Ibukota negara Laos adalah Vientiane.

Ibukota negara Laos adalah Vientiane. Berikut profilnya:

Kepala Negara Laos: Presiden

Kepala Pemerintahan: Perdana Menteri

Hari Kemerdekaan Laos: 2 Desember

Bahasa: Lao, Prancis, dan Inggris

Mata Uang: Kip (LAK)

Luas Wilayah: 237.955 km persegi

8. Myanmar

Ibukota negara Myanmar adalah Nay Pyi Taw.

Ibukota negara Myanmar adalah Nay Pyi Taw. Berikut profilnya:

Kepala Negara Myanmar: Presiden

Kepala Pemerintahan: Presiden

Hari Kemerdekaan Myanmar: 4 Januari

Bahasa: Burma

Mata Uang: Kyat (MMK)

Luas Wilayah: 676.578 km persegi

9. Vietnam

Hanoi ibu kota negara Vietnam.

Ibukota negara Vietnam adalah Hanoi. Berikut profilnya:

Kepala Negara Vietnam: Presiden

Kepala Pemerintahan: Perdana Menteri

Hari Kemerdekaan Vietnam: 2 September

Bahasa: Vietnam

Mata Uang: Dong (VND)

Luas Wilayah: 331.230,8 km persegi

10. Kamboja

Ibukota negara Kamboja adalah Phnom Penh.

Ibukota negara Kamboja adalah Phnom Penh. Berikut profilnya:

Kepala Negara Kamboja: Raja

Kepala Pemerintahan: Perdana Menteri

Hari Kemerdekaan Kamboja: 9 November

Bahasa: Khmer, Prancis, dan Inggris

Mata Uang: Riel (KHR)

Luas Wilayah: 181.035 km persegi

Cari Jawaban Kelas 4 SD, Perbedaan Gagasan Pokok dan Gagasan Pendukung

Cari Jawaban Kelas 4 SD, Perbedaan Gagasan Pokok dan Gagasan Pendukung


daphnisys.com – Pada buku materi pelajaran kelas 4 SD revisi tahun 2017, teman-teman harus menyebutkan perbedaan antara gagasan pokok dan gagasan pendukung.

Apa yang dimaksud dengan gagasan pokok dan gagasan pendukung?

Setiap paragraf memiliki beberapa kalimat yang terdiri atas gagasan pokok dan gagasan pendukung.

Gagasan pokok adalah ide utama atau inti dari sebuah paragraf.

Sedangkan gagasan pendukung adalah ide-ide tambahan yang menjelaskan dan mendukung gagasan pokok dalam sebuah paragraf.

Simak penjelasan berikut untuk menemukan kunci jawaban dari soal tersebut, yuk!

Perbedaan Gagasan Pokok dan Gagasan Pendukung

Teman-teman bisa menemukan perbedaan gagasan pokok dan gagasan pendukung dari penjelasan mengenai ciri-ciri kedua gagasan berikut.

Ciri-ciri gagasan pokok:

1. Merupakan topik atau inti pembahasan dari sebuah paragraf.

2. Gagasan pokok hanya ada satu dalam sebuah paragraf.

3. Gagasan pokok terletak pada kalimat utama yang bisa dijelaskan dengan lebih rinci.

Lalu, kamu juga harus mengetahui bagaimana ciri dari gagasan pendukung.

Ciri-ciri gagasan pendukung:

1. Merupakan penjelasan dari topik atau inti paragraf.

2. Gagasan pendukung jumlahnya lebih dari satu dalam sebuah paragraf.

3. Gagasan pendukung tidak bisa berdiri sendiri, atau saling berhubungan dengan kalimat utama dan kalimat penjelas yang lain.

Nah, dari ketiga ciri-ciri kedua gagasan tersebut, apa yang bisa kamu simpulkan tentang perbedaan gagasan pokok dan gagasan pendukung?

Perbedaannya yaitu gagasan pokok terletak pada kalimat utama, sedangkan gagasan pendukung terletak pada kalimat penjelas.

Baca Juga:

15 Contoh Perilaku Terpuji di Kehidupan Sehari-Hari

Selain itu, gagasan pokok bisa berdiri sendiri, sedangkan gagasan pendukung tidak bisa.

Jumlah gagasan pokok dalam sebuah paragraf hanya boleh satu, sedangkan gagasan pendukung bisa lebih dari satu.

Penjelasan mengenai perbedaan gagasan pokok dan gagasan pendukung tersebut dapat digunakan oleh orang tua sebagai pedoman mendampingi anak belajar di rumah.

15 Contoh Perilaku Terpuji di Kehidupan Sehari-Hari

15 Contoh Perilaku Terpuji di Kehidupan Sehari-Hari


daphnisys.com – Contoh perilaku terpuji ada banyak dan bisa kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Perilaku terpuji adalah segala tindakan, ucapan, dan sikap yang baik, sesuai dengan kebiasaan adat masyarakat ataupun tuntunan agama.

Sehingga, tidak melanggar ketentuan norma masyarakat maupun agama. Berikut, lima belas contoh perilaku terpujidi kehidupan sehari-hari, apa saja? Yuk, simak!

Contoh-Contoh Perilaku Terpuji dalam Kehidupan Sehari-hari

Perilaku ini lebih baik teman-teman lakukan dalam kehidupan sehari-hari, agar menjadi kebiasaan yang baik, yaitu.

1. Bertanggung Jawab

Tanggung jawab adalah tindakan yang bersungguh-sungguh dan menerima segala risikonya.

Bertanggung jawab membuat teman-teman bisa melakukan kewajiban dengan baik dan menjadi salah satu perilaku terpuji.

Misalnya, setiap pagi hari kita harus merapikan tempat tidur agar kamar selalu rapi dan bersih.

2. Jujur

Jujur adalah bertindak sesuai kebenaran atau fakta dan tidak menyembunyikan sesuatu.

Bersikap jujur bisa menyelamatkan teman-teman dan menghindari sikap suka berbohong.

Misalnya, ketika mengerjakan soal ujian, teman-teman sebaiknya bersikap jujur dengan tidak mencontek jawaban orang lain.

3. Amanah

Amanah artinya adalah bisa dipercaya. Teman-teman harus menjadi orang yang dapat dipercaya baik perkataan dan tindakannya.

Dengan begitu, kita bisa menjadi pemimpin bagi orang lain maupun diri sendiri.

Misalnya, kita harus amanah ketika melakukan tanggung jawab yang sudah diserahkan dan diselesaikan dengan baik.

4. Rendah Hati

Baca Juga: 

Cari Jawaban Materi Kelas 3 SD Tema 5, Sebutkan dan Jelaskan 4 Jenis Cuaca yang Ada di Indonesia!

Rendah hati adalah sikap yang menyadari kemampuan diri sendiri dan tidak bersifat sombong.

Dengan bersikap rendah hati, kita dapat menyadari kesalahan diri dan memperbaikinya.

Misalnya, teman-teman tetap harus bersikap rendah hati dari apa yang kita miliki, meskipun orang lain melihatnya sebagai kelebihan.

5. Tolong Menolong

Tolong menolong adalah sikap membantu orang lain yang kesusahan dan meringankan bebannya.

Sikap tolong menolong harus dijaga, karena pada dasarnya manusia sebagai makhluk sosial tetap membutuhkan pertolongan orang lain.

Misalnya, ketika teman-teman melihat ada orang yang terjatuh dari sepeda, kita bisa menanyakan kondisinya dan membantunya berdiri.

6. Dermawan

Dermawan adalah memberikan sebagian yang kita punya kepada orang lain yang lebih membutuhkan.

Misalnya, ketika ada bencana alam teman-teman bisa membantu melalui sumbangan berupa uang atau bahan makanan.

7. Toleransi

Toleransi adalah sikap yang menghargai sesama manusia dari manapun asal latar belakangnya.

Sehingga, perbedaan tersebut bukanlah halangan untuk berteman maupun saling tolong menolong.

Misalnya, ketika ada teman yang sukunya berbeda, kita tetap harus menerimanya dan tidak membeda-bedakannya.

8. Menepati Janji

Ketika kita berjanji, maka kita harus menepatinya. Dengan begitu, orang-orang akan percaya pada kita dan menjaga hubungan yang baik.

Misalnya, ketika teman-teman sudah berjanji akan menyelesaikan tugas kelompok yang sudah dibagi.

Maka, kita harus mengerjakannya dengan sungguh-sungguh agar teman kelompok kita tidak kesusahan.

9. Tidak Boros

Perilaku terpuji selanjutnya adalah tidak boros, yaitu menghabiskan sesuatu lebih banyak daripada yang dibutuhkan.

Misalnya, ketika teman-teman mengambil makanan. Usahakan secukupnya saja dan jika pastikan tidak menyisakan makanan yang kita ambil.

Sehingga, tidak membuang-buang makanan yang menghasilkan sampah makanan yang banyak.

10. Menghormati Orang yang Lebih Tua

Ketika bertemu dengan orang yang lebih tua, kita harus menghormatinya. Teman-teman sebaiknya menggunakan bahasa yang sopan dan berperilaku yang pantas di hadapan orang tua.

11. Sabar

Sabar adalah menahan keinginan yang belum tercapai, namun, kita tetap harus berusaha agar keinginan kita terwujud.

Misalnya, kalau semester ini teman-teman belum mendapatkan nilai ujian yang baik. Maka kita tetap harus sabar dan berusaha agar semeter depannya mendapatkan nilai yang baik.

12. Tidak Iri Hati

Tidak iri hati adalah sifat terpuji yang harus ditanamkan pada diri sendiri. Iri hati adalah sifat yang buruk karena menginginkan apa yang dimiliki orang lain dan menyimpan rasa benci.

Misalnya, teman-teman tidak boleh iri hati pada teman yang nilainya lebih bagus. Namun, kita harus berusaha dengan belajar lebih giat agar bisa meningkatkan kemampuan diri.

13. Tidak Berbuat Aniaya

Aniaya adalah tindakan yang menyiksa orang lain. Oleh karena itu, teman-teman harus menghindari sikap ini.

Jika tidak berbuat aniaya, maka kita sudah melakukan tindakan terpuji baik di mata masyarakat maupun agama.

14. Tidak Berkata-Kata Kotor

Berkata-kata kotor artinya mengatakan sesuatu yang tidak pantas. Kata-kata ini tidak boleh kita katakan pada orang lain.

Dengan begitu kita melakukan tindakan terpuji di mata masyarakat.

15. Percaya Diri

Percaya diri artinya kita tahu akan kemampuan diri kalau tindakannya tidak salah.

Salah satu sifat terpuji ini bisa memengaruhi orang lain secara positif dan membuat kita tidak ragu-ragu dalam bertindak.

Misalnya, ketika harus mengerjakan soal di papan tulis oleh guru. Maka, teman-teman harus percaya diri dan yakin akan jawabannya.

Nah, itulah berbagai macam perilaku terpuji yang bisa teman-teman lakukan dalam kehidupan sehari-hari.

 

Cari Jawaban Materi Kelas 3 SD Tema 5, Sebutkan dan Jelaskan 4 Jenis Cuaca yang Ada di Indonesia!

Cari Jawaban Materi Kelas 3 SD Tema 5, Sebutkan dan Jelaskan 4 Jenis Cuaca yang Ada di Indonesia!

daphnisys.com – Teman-teman pasti pernah mengalami cuaca buruk atau cerah.

Pada materi kelas 3 SD tema 5 ini, akan dibahas empat jenis cuaca yang ada di Indonesia.

Sebelum mengetahui tentang cuaca di Indonesia, teman-teman perlu tahu pengertian dari cuaca.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), cuaca adalah keadaan udara pada suatu tempat tertentu dengan jangka waktu terbatas.

Sedangkan menurut pengertian lain, cuaca merupakan suatu keadaan udara di wilayah tertentu.

Cuaca bisa terjadi di tempat tertentu dalam durasi waktu yang berbeda-beda, lo.

Ada beberapa tempat bisa mengalami suatu cuaca dalam jangka waktu yang lama atau hanya hitungan jam.

Cuaca ini bisa terjadi karena adanya perubahan pada unsur pembentuknya.

Ada beberapa unsur pembentuk cuaca yang saling berkaitan antar satu sama lainnya.

Unsur cuaca yang paling berpengaruh adalah sinar matahari yang juga merupakan pusat tata surya.

Dari posisi matahari itu, suhu setiap tempat akan berubah dan memberikan pengaruh besar pada perubahan cuaca.

Kemudian ada unsur angin, kondisi awan, kelembapan udara, hingga curah hujan.

Di Indonesia semua unsur yang sudah disebutkan memberikan pengaruh cukup besar pada perubahan cuaca.

Berikut akan disebutkan empat jenis cuaca yang biasa ada di Indonesia.

Cuaca yang Ada di Indonesia

1. Cuaca Panas

Cuaca panas merupakan kondisi saat matahari bersinar terang dan udara terasa panas.

Saat cuaca sedang panas, biasanya angin akan bertiup dengan kencang.

Baca Juga: 

Daftar Negara Maju dan Berkembang di Dunia

Namun angin yang bertiup juga membawa hawa panas yang tidak nyaman.

Selain itu, angin pada musim panas juga akan membuat banyak debu beterbangan.

2. Cuaca Berawan

Di Indonesia juga sering terjadi cuaca berawan setiap musim hujan.

Cuaca berawan merupakan kondisi saat awan sedang menutupi sinar matahari.

Saat cuaca berawan, suhu udara tidak akan terlalu panas, karena sinar matahari terhalangi.

Kadang cuaca berawan ini juga bisa menjadi tanda hujan akan turun.

3. Cuaca Hujan

Cuaca selanjutnya adalah cuaca hujan yang ditandai dengan turunnya titik-titik air dari langit.

Kondisi cuaca ini akan membuat suhu udara menjadi dingin.

Cuaca hujan ini sangat mudah ditemui di negara tropis termasuk Indonesia.

4. Cuaca Cerah

Ada juga cuaca cerah yang bisa menjadi waktu yang tepat untuk teman-teman bermain di halaman rumah.

Cuaca ini ditandai dengan langit yang bersih tanpa ada banyak awan.

Saat cuaca cerah, udara akan terasa hangat dan sangat nyaman untuk beraktivitas di luar ruangan.

Nah, itu tadi empat cuaca yang sering ada di negara tropis seperti Indonesia.

Daftar Negara Maju dan Berkembang di Dunia

Daftar Negara Maju dan Berkembang di Dunia

daphnisys.com – Ada negara maju, ada juga negara berkembang. Tahukah teman-teman, negara mana saja yang merupakan negara maju dan negara mana saja yang merupakan negara berkembang?

Sebelum kita cari tahu kunci jawabannya, cari tahu dulu bagaimana penentuan sebuah negara digolongkan sebagai negara maju atau berkembang.

Bersumber dari Kompas.com, kategori negara maju dilihat dari Pendapatan Nasional Bruto (PNB) per kapita yang tinggi.

Selain itu, negara maju harus memiliki pertumbuhan penduduk yang relatif rendah. Sedangkan sebuah negara dikatakan berkembang jika memiliki tingkat kesejahteraan relatif rendah dan indeks perkembangan manusia di bawah standar normal.

Lalu seperti apa daftar negara maju dan negara berkembang di dunia? Berikut daftarnya berdasarkan Dana Moneter Internasional atau The International Monetary Fund (IMF) tahun 2018.

Daftar Negara Maju

A. Benua Asia

Daftar negara maju di Benua Asia, yakni:

1. Jepang, 2. Hong Kong, 3. Israel, 4. Korea Selatan, 5. Makau, 6. Taiwan, 7. Singapura.

B. Benua Amerika

Daftar negara maju di Benua Amerika, yakni:

1. Amerika Serikat, 2. Kanada.

Baca Juga:

Cari Jawaban Kelas 4 SD Tema 8, Pengertian dan Ciri-Ciri Cerita Fiksi

C. Benua Eropa

Daftar negara maju di Benua Eropa, yakni:

1. Austria, 2. Luksemburg, 3. Belanda, 4. Malta, 5. Belgia, 6. Norwegia, 7. Britania Raya (UK), 8. Puerto Rico, 9. Denmark, 10. Portugal, 11. Estonia, 12. Republik Ceko, 13. Finlandia, 14. San Marinko, 15. Perancis, 16. Siprus, 17. Jerman, 18. Slovak, 19. Republic Irlandia, 20. Slovenia, 21. Islandia, 22. Spain, 23. Italia, 24. Sweden, 25. Latvia, 26. Switzerland, 27. Lithuania, 28. Yunani.

D. Benua Australia dan Oceania

Daftar negara maju di Benua Australia dan Oceania, yakni:

1. Australia, 2. Selandia Baru.

Itulah daftar negara maju di dunia dikelompokkan dari benuanya. Berasarkan IMF, belum ada negara di Benua Afrika yang masuk ke kategori negara maju.

Daftar Negara Berkembang

A. Benua Asia

Daftar negara berkembang di Benua Asia, yakni:

1. Kazakhstan, 2. Bhutan, 3. Kirgiztan, 4. Bangladesh, 5. Tajikistan, 6. India, 7. Turkmenistan, 8. Iran, 9. Uzbekistan, 10. Irak, 11. China, 12. Kiribati, 13. Mongolia, 14. Kuwait, 15. Brunei Darussalam, 16. Lebanon, 17. Filipina, 18. Maldives, 19. Malaysia, 20. Micronesia, 21. Indonesia, 22. Nepal, 23. Kamboja, 24. Oman, 25. Laos, 26. Papua Nuigini, 27. Myanmar, 28. Pakistan, 29. Thainland, 30. Qatar, 31. Timor Leste, 32. Sri Lanka, 33. Vietnam, 34. Suriah, 35. Afghanistan, 36. Uni Arab Saudi, 37. Yaman, 38. Armenia, 39. Yordania, 40. Azerbaijan, 41. Bahrain.

B. Benua Amerika

Daftar negara berkembang di Benua Amerika, yakni:

1. Antigua dan Barbuda, 2. Jamaika, 3. Argentina, 4. Kolombia, 5. Bahamas, 6. Kosta Rika, 7. Barbados, 8. Meksiko, 9. Belize, 10. Nikaragua, 11. Bolivia, 12. Panama, 13. Brazil, 14. Paraguay, 15. Chile, 16. Peru, 17. Curacao, 18. Republik Dominika, 19. Dominika, 20. Saint Kitts and Nevis, 21. Ekuador, 22. Saint Luca, 23. El Savador, 24. Saint Vincent and Grenadine, 25. Grenada, 26. Sinty Maarten, 27. Guatamela, 28. Suriname, 29. Guyana, 30. Trinidad and Tobago, 31. Haiti, 32. Venezuela, 33. Honduras, 34. Uruguay.

C. Benua Eropa

Daftar negara berkembang di Benua Eropa, yakni:

1. Albania, 2. Moldova, 3. Belarus, 4. Montenegro, 5. Bosnia dan Herzegovina, 5. Poland, 6. Bulgaria, 7. Romania, 8. Croatia, 9. Rusia, 10. Georgia, 11. Serbia, 12. Hungary, 13. Turki, 14. Kosovo, 15. Ukraine, 16. Makedonia.

D. Benua Afrika

Daftar negara berkembang di Benua Afrika, yakni:

1. Afrika Selatan, 2.Liberia, 3. Afrika Tengah, 4. Libya, 5. Algeria, 6. Madagaskar, 7. Angola, 8. Malawi, 9. Benin, 10. Mali, 11. Bostwana, 12. Mauritania, 13. Burkina Fao, 14. Mauritius, 15. Burundi, 16. Maroko, 17. Cabo Verde, 18. Mesir, 19. Chad, 20. Mozambik, 21. Djibouti, 22. Namibia, 23. Eritrea, 24. Niger, 25. Eswantini, 26. Nigeria, 27. Ethiopia, 28. Pantai Gading, 29. Gabon, 30. Republik Demokratik Kongo, 31. Gambia, 32. Republik Kongo, 33. Ghana, 34. Rwanda, 35. Guinea, 36. Senegal, 37. Guinea-Bissa, 34. Seychelles, 35. Guinea Khatulistiwa, 36. Sierra Leone, 37. Kamerun, 38. Sudan, 39. Kenya, 38. Sudan Selatan, 39. Komoro, 40. Sao Tome dan Principe, 35. Lesotho, 36. Tanzania, 37. Togo, 38. Zambia, 39. Tunisia, 40. Zimbabwe.

E. Benua Australia dan Oceania

Daftar negara berkembang di Benua Australia dan Oceania, yakni:

1. Federasi Mikronesia, 2. Palau, 3. Fiji, 4. Samoa, 5. Kepulauan Marshall, 6. Tonga, 7. Kepulauan Salomon, 8. Tuvalu, 9. Kiribati, 10. Vanuatu, 11. Nauru.

Nah, itulah daftar negara maju dan berkembang di dunia.

Cari Jawaban Kelas 4 SD Tema 8, Pengertian dan Ciri-Ciri Cerita Fiksi

Cari Jawaban Kelas 4 SD Tema 8, Pengertian dan Ciri-Ciri Cerita Fiksi

daphnisys.com – Teman-teman, pernahkah kamu membaca cerpen, fabel, atau dongeng?

Ketiga jenis karya sastra tersebut dapat disebut dengan cerita fiksi, yang kali ini akan kita pelajari pada pelajaran tematik kelas 4 SD tema 8.

Nah, supaya kamu semakin mudah memahaminya, mari simak penjelasan berikut ini.

Pengertian Cerita Fiksi

Dilansir dari KBBI, fiksi berarti rekaan; khayalan; tidak berdasarkan kenyataan.

Jadi, cerita fiksi adalah cerita yang dibuat oleh pengarang berdasarkan khayalan atau dunia rekaan pengarang, bukan kenyataan.

Ciri-Ciri Cerita Fiksi

Setelah mengetahui pengertiannya, kita akan mencari tahu tentang ciri-ciri cerita fiksi. Berikut ini penjelasannya.

1. Cerita fiksi dibuat berdasarkan cerita rekaan atau cerita nyata.

Maksudnya, pengarang dapat membuat cerita fiksi dengan terinspirasi dari peristiwa nyata, namun kemudian cerita tersebut bisa ditambah atau dikurangi oleh pengarang.

2. Tujuan cerita fiksi untuk menghibur dan menceritakan suatu peristiwa.

Cerita fiksi dibuat oleh pengarang untuk menghibur atau menceritakan peristiwa yang dibuat oleh pengarang.

3. Memiliki alur cerita yang menarik.

Biasanya, cerita fiksi menceritakan suatu peristiwa dengan kronologis dan alur yang jelas, sehingga pembaca dapat menikmati ceritanya.

4. Bahasa komunikatif.

Cerita fiksi bersifat naratif dan komunikatif. Artinya, fiksi menguraikan suatu rangkaian kejadian dengan penyampaian yang mudah dipahami.

5. Teks fiksi memakai bahasa yang tidak baku dan menarik pembaca.

Berbeda dengan teks formal, cerita fiksi menggunakan bahasa yang tidak baku (sehingga disebut komunikatif), agar pembaca bisa menikmati alur cerita dengan mudah.

Baca Juga:

Langkah-langkah Melakukan Lompat Jauh, Materi PJOK Kelas 3 SD

6. Cerita fiksi memberikan tekanan emosi dan perasaan pada pembaca.

Karena menggunakan bahasa yang komunikatif dan tidak baku, pengarang biasanya menyajikan cerita fiksi dengan istilah-istilah yang dapat menyentuh emosi dan perasaan pembaca.

Maka dari itu, tidak jarang pembaca bisa menangis atau tersenyum saat membaca cerita fiksi.

Contoh Cerita Fiksi

Ada beberapa contoh cerita fiksi, antara lain cerpen, fabel, dan dongeng.

Cerpen (cerita pendek) menguraikan suatu peristiwa rekaan atau tidak benar-benar terjadi, serta hanya menceritakan kehidupan seorang tokoh dan fokus cerita hanya pada satu tokoh.

Fabel yaitu cerita yang menggambarkan watak dan budi manusia yang pelakunya diperankan oleh binatang.

Sementara dongeng merupakan cerita yang tidak benar-benar terjadi (terutama tentang kejadian zaman dulu yang aneh-aneh).

Langkah-langkah Melakukan Lompat Jauh, Materi PJOK Kelas 3 SD

Langkah-langkah Melakukan Lompat Jauh, Materi PJOK Kelas 3 SD

daphnisys.com – Lompat jauh merupakan salah satu cabang olahraga altletik yang sering diajarkan di sekolah-sekolah.

Pada materi PJOK kelas 3 SD teman-teman akan belajar langkah-langkah dalam melakukan lompat jauh.

Cabang olahraga atletik ini dilakukan dengan tujuan melompat dan mencari jarak sejauh mungkin.

Saat akan melakukan lompatan para atlet akan melakukan awalan lari terlebih dahulu.

Jadi saat akan melakukan lompat jauh dibutuhkan lapangan yang memiliki lintasan lari dan tempat mendarat yang aman.

Tempat mendarat pada lompat jauh biasanya adalah bak pasir dengan jenis pasir yang aman.

Lintasan lari pada lompat jauh memiliki panjang minimum 40 meter.

Lalu pada bagian ujung lintasan akan ada balok untuk lepas landas dengan ketebalan lima centimeter, lebar 20 meter.

Sedangkan jarak balok dengan bak pasir adalah satu meter.

Bak pasir memiliki ukuran panjang sembilan meter dan lebar 2,75 hingga tiga meter.

Berikut akan dijelaskan beberapa langkah untuk melakukan lompat jauh yang benar.

Langkah-langkah Lompat Jauh

1. Awalan

Langkah awalan dilakukan dengan lari sprint menuju papan tolakan atau lepas landas.

Untuk melakukan tahap ini, teman-teman harus menjaga konsistensi dan kecepatan lompatan agar mendapatkan jarak lompatan yang jauh.

Atlet umumnya akan melakukan 20 hingga 22 langkah untuk melakukan awalan, tapi untuk pemula teman-teman bisa mencoba dengan delapan langkah.

2. Tolakan

Untuk tahap tolakan dilakukan dengan gerakan melompat agar menciptakan dorongan vertikal melalui titik keseimbangan tubuh.

Baca Juga:

Apa Itu Konduktor dan Isolator? Ini Pengertian serta Contoh Konduktor dan Isolator di Rumah

Cara melakukan tolakan dalam lompat jauh yaitu dengan menempatkan satu kaki terkuat menjadi tumpuan pada titik tolak untuk mendorong beban tubuh sebelum melompat.

Saat malakukan tolakan, pastikan posisi badan tidak terlalu condong ke depan atau tegak.

Berat badan harus dipusatkan berada di depan titik tumpu lalu pandangan mata tetap lurus ke depan.

3. Melayang

Setelah melakukan tolakan akan ada tahap melayang yang juga disebut flaying in the air.

Pada tahap ini ada tiga gaya yang bisa dilakukan pelompat untuk menuju titik mendarat.

Teman-teman bisa menggunakan haya berjalan di udara, gaya jongkok, atau gaya menggantung.

4. Mendarat

Selanjutnya tahap akhir adalah mendarat di bak pasir atau landing.

Saat akan melakukan pendaratan, bagian tubuh pertama yang menyentuh tanah adalah tumit kaki.

Untuk melakukannya harus dengan mengencangkan otot paha dan mengangkat pinggul.

Selain itu, pastikan posisi kaki tegak serta tubuh condong ke depan.

Hal itu dilakukan agar pelompat bisa menjaga keseimbangan saat mendarat.

Nah, itu tadi langkah-langkah untuk melakukan lompat jauh yang bisa teman-teman praktikan.

Apa Itu Konduktor dan Isolator? Ini Pengertian serta Contoh Konduktor dan Isolator di Rumah

Apa Itu Konduktor dan Isolator? Ini Pengertian serta Contoh Konduktor dan Isolator di Rumah

daphnisys.com – Coba teman-teman perhatikan benda-benda di sekitar rumah. Ada benda yang cepat panas kalau terkena sinar matahari atau api, ada juga benda yang tidak cepat panas.

Mengapa begitu? Berdasarkan sifat benda yang berhubungan dengan panas yang diterima, benda digolongkan menjadi dua, yakni konduktor dan isolator.

Benda-benda itu bisa cepat panas karena bisa menghantarkan panas dengan baik. Nah, benda ini digolongkan sebagai konduktor.

Jadi, konduktor adalah benda-benda yang bisa menghantarkan panas dengan baik atau dengan cepat.

Contohnya adalah benda-benda yang terbuat dari besi, baja, aluminium, kuningan, tembaga, seng, dan sebagainya.

Sementara, sebuah benda tidak cepat panas karena tidak menghantarkan panas dengan baik. Benda ini digolongkan sebagai isolator.

Jadi, isolator adalah benda-benda yang tidak bisa menghantarkan panas dengan baik atau dengan cepat.

Contohnya adalah benda-benda yang terbuat dari kayu, plastik, styrofoam, dan lain sebagainya.

Seperti contoh benda-benda konduktor dan isolator yang ada di sekitar rumah? Yuk, cari tahu!

Contoh Benda Konduktor

1. Panci, Wajan, dan Cerek

Teman-teman pasti pernah melihat salah satu atau semua benda ini. Panci, wajan, dan cerek biasanya terbuat dari logam.

Nah, logam memiliki sifat mudah menghantarkan panas. Jadi, panci, wajan, dan cerek adalah contoh konduktor.

Alat-alat ini dapat menghantarkan panas yang berasal dari api ke minyak, makanan, atau air yang sedang dimasak.

Panci adalah salah satu contoh konduktor.

2. Tutup Panci atau Tutup Oven (Kaca)

Tutup panci dan tutup oven yang terbuat dari kaca tergolong bahan konduktor. Meski begitu, kaca tidak sebaik logam dalam menghantarkan panas.

Tutup panci adalah contoh konduktor.

Baca Juga: 

Macam-Macam Alat yang Digunakan dalam Senam Irama, Materi PJOK Kelas 5 SD

Contoh Benda Isolator

1. Gagang Wajan, Gagang Panci, dan Gagang Setrika

Ketiga benda ini biasanya terbuat dari kayu dan plastik/ebonit. Kayu dan plastik memiliki sifat lambat menghantarkan panas.

Gagang panci.

Maka, gagang-gagang ini merupakan isolator. Isolator ini dimanfaatkan untuk membantu kita memegang panci agar tidak panas di tangan.

2. Pegangan Sodet

Pegangan sodet biasanya terbuat dari kayu dan plastik yang tahan panas. Sehingga pegangan sodet adalah contoh isolator.

Sama seperti gagang panci tadi, pegangan sodet dibuat dari benda isolator agar tidak panas ketika dipegang.

Sodet kayu.

3. Sarung Tangan/Pelindung Tangan

Sarung tangan terbuat dari kain. Kain memiliki sifat isolator. Sebab, kain lambat menghantarkan panas.

Sarung tangan atau pelindung tangan yang tebal bisa membantu kita mengangkan wajan atau panci agar tidak panas di tangan.

Contoh Benda yang Memanfaatkan Sifat Konduktor dan Isolator Sekaligus

Termos

Air panas yang disimpan di dalam termos akan tetap panas meski sudah cukup lama. Mengapa bisa begitu?

Kita lihat bahan penyusun dan cara kerja termos, yuk!

Umumnya, termos terbuat dari kaca berdinding dua lapis. Di antara kedua dinding kaca itu terdapat ruang kosong atau ruang hampa udara (vakum).

Apa kegunaannya?

Termos.

Dinding kaca bagian dalam termos ini berfungsi sebagai konduktor. Kaca tidak menyerap panas dan panas dipantulkan kembali.

Jadi, suhu air yang ada di dalamnya tidak merambat keluar. Sehingga suhu air tetap panas.

Lalu, ruang hampa udaranya berfungsi sebagai isolator. Sebab, panas tidak dapat merambat di dalam ruang hampa udara.

Setelah itu, termos dilengkapi dengan tutup gabus atau bahan pelapis luar yang bersifat isolator. Sehingga suhu panas tidak keluar dari termos dan termos tidak panas ketika kita pegang.

Macam-Macam Alat yang Digunakan dalam Senam Irama, Materi PJOK Kelas 5 SD

Macam-Macam Alat yang Digunakan dalam Senam Irama, Materi PJOK Kelas 5 SD

daphnisys.com – Senam irama adalah gerakan senam yang dilakukan dengan mengikuti irama musik maupun ketukan.

Senam irama bermanfaat untuk meningkatkan kelincahan, kelenturan, hingga keseimbangan.

Pada materi kelas 5 semester 2, teman-teman akan belajar tentang senam irama.

Senam irama dibedakan menjadi dua, yakni senam irama yang menggunakan alat dan senam irama yang tidak menggunakan alat.

Senam irama dengan alat biasanya akan menggunakan alat seperti pita, tali, hola hoops hingga bola.

Untuk penjelasan lebih lengkapnya, yuk, simak informasi berikut.

Macam-Macam Alat yang Digunakan dalam Senam Irama

1. Pita

Pita merupakan salah satu alat yang dapat digunakan sebagai pilihan dalam senam irama.

Pita yang digunakan ini biasanya berasal dari bahan yang halus seperti kain satin. Panjang pita biasanya mencapai enam meter (belum termasuk pegangannya).

Tongkat yang dipakai untuk pegangan berasal dari kayu atau bambu dengan panjang sekitar 50 hingga 60 cm dan dengan diameter satu sentimeter.

Gerakan senam irama dengan alat pita ini seperti mengayun, berbelit-belit seperti ular, membentuk angka 8, spiral, serta berbagai macam lemparan.

2. Tali

Alat kedua yang biasa digunakan dalam senam irama adalah tali.

Sama seperti pita, tali yang digunakan berbahan halus dan panjangnya disesuaikan dengan tinggi badan pesenam.

Bagaimana cara mengukurnya? Cukup mudah, ini bisa dilakukan dengan menginjak bagian tengah tali. Setelah itu, tangan kanan dan kiri memegang ujung tali dan meletakannya di depan bahu.

Dalam senam irama menggunakan tali ini, pesenam diberikan keleluasaan khusus untuk bermain dengan cara apapun.

Contoh gerakan senam irama menggunakan tali seperti melempar tali ke atas atau loncat sambil melewatkan tali ke atas bawah.

3. Simpai atau Hola Hoop

Baca Juga:

Contoh-Contoh Perubahan Energi di Sekitar Kita, dari Panel Surya hingga Kipas Angin

Simpai atau yang kita sebut dengan hola hoop ini kerap digunakan dalam senam irama. Simpai dibuat dari bambu, kayu ataupun plastik.

Berat simpai ini disarankan kurang dari 300 gram sehingga tidak menganggu pergerakan pesenam. Sedangkan diameter simpai ini sekitar 80 hingga 90 cm.

Senam irama yang dilakukan dengan alat bantu simpai umumnya dilakukan dengan bergerak sambil memegang simpai memakai satu atau dua tangan.

Simpai kemudian bisa dilemparkan, digelindingkan, atau digerakkan menggunakan teknik lainnya.

Ada beberapa cara memegang simpai yakni reserve grip, outside grip, mixed grip, dan reguler grip.

4. Gada

Alat selanjutnya yang bisa digunakan untuk alat bantu senam irama adalah gada.

Pada umumnya gada terbuat dari kayu ataupun plastik. Bentuk gada hampir mirip botol dengan panjang 40-50 cm dan berat kurang lebih 150 gram.

Pesenam yang menggunakan alat gada ini melakukan gerakan senam irama seperti mengayun, melempar, menangkap, memutar hingga memukul.

5. Bola

Alat terakhir yang digunakan sebagai alat bantu senam irama adalah bola.

Adapun bola yang dipakai adalah berukuran sedang, tidak terlalu kecil atau terlalu besar. Ketika bola itu mudah dipegang, maka kita bisa menjadikannya sebagai alat bantu saat senam irama.

Pada umumnya bola terbuat dari karet atau plastik. Penggunaan bola dalam kompetisi juga beragam, umumnya menggunakan bola dengan diameter 18-20 cm dengan berat 400 gram.

Gerakan memakai bola diantaranya adalah dengan melempar bola ke atas dan menangkapnya kembali, atau bisa dengan menggelindingkan bola ke arah pesenam.

Nah, itulah macam-macam alat yang digunakan untuk membantu gerakan senam irama. Semoga bermanfaat untuk teman-teman, ya.

Contoh-Contoh Perubahan Energi di Sekitar Kita, dari Panel Surya hingga Kipas Angin

Contoh-Contoh Perubahan Energi di Sekitar Kita, dari Panel Surya hingga Kipas Angin

daphnisys.com – Tahukah teman-teman? Ada banyak contoh perubahan energi di sekitar kita.

Apa saja contoh-contoh perubahan energi itu? Sebelumnya, kita cari tahu dulu apa itu perubahan energi, yuk!

Perubahan energi adalah berubahnya suatu bentuk energi menjadi bentuk energi lainnya.

Energi sendiri adalah daya atau kekuatan yang bisa digunakan untuk melakukan berbagai proses kegiatan.

Ada berbagai macam perubahan energi, yakni perubahan energi matahari menjadi energi listrik, perubahan energi angin menjadi energi gerak, perubahan energi listrik menjadi energi cahaya, dan lain sebagainya.

Untuk lebih jelasnya, kita cari tahu contoh-contoh perubahan energi sebagai berikut:

Contoh-Contoh Perubahan Energi

Berikut ini adalah contoh-contoh perubahan energi di sekitar kita:

Contoh Perubahan Energi Matahari menjadi Energi Listrik

Energi Matahari bisa dimanfaatkan menjadi energi listrik, teman-teman.

Contohnya adalah panel surya. Panel surya yang menyerap energi Matahari.

Kemudian, di dalam panel surya itu akan terjadi proses yang menghasilkan arus listrik. Setelahnya, penghubung pada panel surya akan menyalurkan energi listrik.

Dengan begitu, kita bisa memenuhi kebutuhan listrik dari sumber energi alternatif.

Panel surya merupakan salah satu contoh perubahan energi matahari menjadi energi listrik .

Baca Juga:

Contoh-Contoh Interaksi Sosial Individu dengan Individu, Individu dengan Kelompok, dan Kelompok dengan Kelompok

Contoh Perubahan Energi Angin menjadi Energi Gerak

Energi angin bisa dimanfaatkan menjadi energi gerak.

Contohnya adalah perahu layar.

Perahu layar memanfaatkan energi angin untuk menggerakkan perahu.

Selain perahu layar, kincir angin juga contoh perubahan energi angin menjadi energi gerak.

Contoh Perubahan Energi Kimia menjadi Energi Cahaya

Energi kimia bisa diubah menjadi energi cahaya juga, lo.

Contohnya adalah baterai di lampu senter. Energi kimia pada baterai diubah menjadi cahaya pada lampu senter.

Contoh lain perubahan energi kimia menjadi energi cahaya ini adalah penggunaan baterai pada ponsel.

Contoh Perubahan Energi Kimia menjadi Energi Gerak

Selain bisa diubah menjadi energi cahaya, energi kimia juga bisa diubah menjadi energi gerak.

Contohnya adalah manusia beraktivitas, seperti berjalan dan mendorong meja.

Sebab, makanan merupakan sumber energi kimia di dalam tubuh. Makanan yang masuk ke dalam tubuh kita diolah menjadi sari-sari makanan.

Kemudian sari-sari makanan tadi diubah menjadi energi gerak yang membuat seluruh bagian tubuh dapat bekerja.

Selain itu, contoh lainnya adalah bensin yang membuat kendaraan bermotor bergerak.

Salah satu kendaraan bermotor adalah mobil. Mobil menggunakan bahan bakar (bensin) untuk bisa menjalankan mesinnya.

Nah, mobil menggunakan energi kimia yang tersimpan di dalam bensin. Lalu mesin mengubah energi kimia menjadi energi panas dan energi gerak.

Contoh Perubahan Energi Listrik menjadi Energi Cahaya

Energi listrik bisa diubah menjadi energi cahaya. Contohnya adalah lampu, televisi, dan komputer.

Pada lampu, energi listrik mengalir melewati bohlam dan menyala.

Melalui perubahan energi listrik menjadi energi cahaya ini, kita jadi bisa menggunakan lampu sebagai alat penerangan, baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan.

Contoh Perubahan Energi Listrik menjadi Energi Panas

Energi listrik bisa diubah menjadi energi panas pada peralatan elektronik.

Contohnya adalah setrika listrik.

Setrika dialiri arus listrik yang memanaskan elemen pemanas setrika. Sehingga setrika bisa mengalirkan panas pada pakaian dan membuat pakaian menjadi rapi.

Selain setrika, perubahan energi listrik menjadi energi panas juga dimanfaatkan pada penanak nasi, kompor listrik, solder, oven listrik, air fryer, dan yang lainnya.

Contoh Perubahan Energi Listrik menjadi Energi Gerak

Ada juga peralatan elektronik yang memanfaatkan perubahan energi listrik menjadi energi gerak.

Contohnya kipas angin.

Arus listrik mengalir melewati motor penggerak pada kipas angin, motor berputar dan menggerakkan bilah-bilah kipas angin.

Dengan begitu, udara di sekitarnya jadi bergerak dan ruangan menjadi lebih sejuk.

Selain itu, kipas angin juga digunakan untuk mendinginkan mesin komputer.

Selain kipas angin, perubahan energi listrik menjadi energi gerak juga dimanfaatkan pada gergaji listrik, pompa air, dan bor listrik.

Itulah contoh-contoh perubahan energi di sekitar kita. Ternyata ada banyak, ya? Apakah kamu menemukan contoh lainnya?

Contoh-Contoh Interaksi Sosial Individu dengan Individu, Individu dengan Kelompok, dan Kelompok dengan Kelompok

Contoh-Contoh Interaksi Sosial Individu dengan Individu, Individu dengan Kelompok, dan Kelompok dengan Kelompok

daphnisys.com – Ada berbagai jenis dan contoh interaksi sosial, yakni interaksi sosial individu dengan individu, interaksi sosial individu dengan kelompok, dan interaksi sosial kelompok dengan kelompok.

Apa pengertian dan contohnya? Sebelum cari tahu kunci jawabannya, cari tahu dulu pengertian interaksi sosial, yuk!

Interaksi sosial adalah hubungan timbal balik untuk menjalin pertemanan, diskusi, atau kerjasama dalam kehidupan masyarakat.

Hubungan timbal balik ini terjadi antara individu maupun kelompok.

Ciri-Ciri Interaksi Sosial

Dikutip dari gramedia.com, ciri-ciri interaksi sosial menurut Sosiologi Charles P. Loomis, yakni:

  • Jumlah pelaku lebih dari seorang bahkan lebih.
  • Adanya komunikasi diantara para pelaku dengan menggunakan simbol-simbol.
  • Adanya tujuan-tujuan tertentu, terlepas dari sama atau tidak sama dengan yang diperkirakan oleh para pengamat.

Syarat Terjadinya Interaksi Sosial

Interaksi sosial dapat dikatakan terjadi jika sudah memenuhi beberapa syarat berikut ini:

1. Kontak Sosial

Apa yang dimaksud kontak sosial? Kontak sosial adalah bertemunya kedua pihak atau lebih secara fisik, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Dalam kehidupan masyarakat, kontak sosial dibedakan menjadi tiga bentuk, yaitu kontak antara orang perorangan, kontak antara orang dengan suatu kelompok, dan kontak antara kelompok manusia satu dengan kelompok lainnya.

2. Komunikasi

Selain kontak sosial, terjadinya interaksi sosial harus memenuhi syarat adanya komunikasi.

Komunikasi adalah hubungan timbal balik antara sesama manusia. Komunikasi dapat diwujudkan dengan pembicaraan, gerak-gerik fisik, dan perasaan.

Komunikasi juga terdiri dari dua bentuk, yaitu komunikasi verbal dan nonverbal.

Komunikasi verbal yang menggunakan kata-kata, sedangkan komunikasi nonverbal yang menggunakan gerak-gerik badan, bahasa isyarat, dan sikap tertentu.

Jenis dan Contoh Interaksi Sosial

Nah, setelah mengetahui pengertian, ciri, dan syarat interaksi sosial, kita bisa mencari tahu jenis dan contohnya.

Baca Juga:

Cari Jawaban Kelas 4 SD, Apa Arti dari Faktor Prima?

1. Interaksi Sosial Individu dengan Individu

Interaksi sosial individu dengan individu adalah hubungan timbal balik yang dilakukan satu orang kepada orang lain.

Timbal balik ini dapat berbentuk interaksi positif atau pun interaksi negatif.

Contoh interaksi sosial individu dengan individu, yaitu:

– Ibu meminta tolong Andi untuk menutup gorden setiap malam hari.

– Adik dan ayah yang sedang memperbaiki sepeda.

– Kakak dan adik yang sedang bertengkar karena ingin menonton acara televisi yang berbeda.

– Kakak mengajarkan adiknya mengerjakan PR.

– Pengemudi yang meminta petunjuk arah kepada penumpang di mobil atau motor.

Interaksi sosial individu dengan individu terjadi kepada satu orang ke satu orang lainnya.

2. Interaksi Sosial Individu dengan Kelompok

Interaksi sosial individu dengan kelompk adalah hubungan timbal balik yang dilakukan oleh satu orang dengan kelompok.

Kelompok ini terdiri dari yang jumlah kecil, misalnya, tiga orang atau kelompok yang lebih besar dari itu.

Contoh interaksi sosial individu dengan kelompok, yaitu:

– Guru menjelaskan materi di depan kelas.

– Andi mempresentasikan hasil pekerjaannya rumahnya kepada teman sekelasnya.

– Ceramah seorang guru agama di tempat ibadah.

– Petugas memberikan penyuluhan kepada warga.

– Ketua kelompok memberikan pembagian tugas untuk anggota kelompoknya.

3. Interaksi Sosial Kelompok dengan Kelompok

Interaksi sosial kelompok dengan kelompok adalah hubungan timbal balik yang dilakukan oleh dua kelompok atau lebih.

Interaksi ini berarti dilakukan oleh kelompok yang berbeda-beda. Satu kelompok dengan kelompok lainnya dapat kita bedakan berdasarkan identitas, regu, daerah, dan hal lainnya.

Contoh Interaksi Sosial Kelompok dengan Kelompok

– Regu debat bahasa Inggris sedang beradu argumen di dalam sebuah lomba.

– Karang Taruna desa A yang bekerja sama dengan Karang Taruna desa B untuk menggelar perayaan hari kemerdekaan.

– Tentara dan polisi bekerja sama untuk menjaga pertahanan dan keamanan negara.

– Kelas 4 dan kelas 5 bekerja sama membersihkan lantai 2 sekolah.

– Komunitas sepeda kota Bogor melakukan aktivitas bersama komunitas sepeda kota DKI Jakarta.

Nah, itulah pengertian, ciri, syarat, dan contoh-contoh interaksi sosial. Ada interaksi sosial individu dengan individu, individu dengan kelompok, hingga kelompok dengan kelompok.

Cari Jawaban Kelas 4 SD, Apa Arti dari Faktor Prima?

Cari Jawaban Kelas 4 SD, Apa Arti dari Faktor Prima?

daphnisys.com – Pada buku materi pelajaran Senang Belajar Matematika kelas 4 SD revisi tahun 2018, teman-teman akan menemukan soal yang berbunyi “apa arti dari faktor prima?”

Apakah teman-teman sudah mengetahui apa yang dimaksud dengan faktor prima?

Mari ingat lagi tentang definisi faktor. Faktor adalah bilangan-bilangan tertentu yang dapat membagi habis suatu bilangan.

Sebuah bilangan a dapat dikatakan sebagai faktor bilangan b, jika a habis membagi b. Dengan ketentuan, a dan b merupakan bilangan asli.

Sedangkan faktor prima adalah faktor-faktor yang berupa bilangan prima.

Supaya teman-teman dapat menemukan kunci jawaban lengkap dari pertanyaan di atas, mari kita perhatikan penjelasan berikut ini.

Faktor Prima

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, faktor prima adalah bilangan prima yang terkandung dalam faktor dari suatu bilangan.

Lalu, bagaimana cara menemukan faktor prima dari sebuah bilangan?

Adapun bilangan prima hanya bisa dibagi dengan bilangan 1 dan bilangan itu sendiri.

Contoh bilangan prima, yaitu 2, 3, 5, 7, 13, 17, 19, 23, 29, dst.

Nah, cara menemukan faktor prima dari sebuah bilangan adalah dengan memilih angka yang termasuk ke dalam bilangan prima dari beberapa faktor yang sudah ada.

Baca Juga:

Tangga Nada Mayor: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya

Contoh Soal 1

Tentukan faktor prima dari bilangan 20.

Jawaban:

Kamu bisa menggunakan pohon faktor ataupun dengan cara seperti berikut ini.

Untuk mendapatkan bilangan 20, kamu bisa menggunakan operasi hitung perkalian seperti:

1 x 20

2 x 10

4 x 5

Artinya faktor dari 20 adalah 1, 2, 4, dan 5.

Dari faktor bilangan tersebut, apakah kamu menemukan bilangan prima?

Ya, angka 2 dan 5. Artinya, angka 20 memiliki faktor prima yaitu 2 dan 5.

Contoh Soal 2

Tentukan faktor prima dari 45.

Jawaban:

45 bisa dibagi dengan angka berapa saja?

45 : 3 = 15

15 : 3 = 5

Atau jika disusun secara mendatar adalah 45 = 3 x 3 x 5

Jadi, faktor prima dari 45 adalah 3 dan 5.

Manfaat Bilangan Prima

Setelah memahami tentang bilangan prima dan faktor prima, apakah ada manfaatnya? Tentu saja!

Apa saja manfaat bilangan prima di kehidupan?

– Bilangan prima berguna untuk mempelajari matematika, contohnya mencari FPB (Faktor Persekutuan Terbesar), menyederhanakan pecahan, dan lain-lain.

– Bilangan prima juga berguna untuk melakukan enskripsi data dalam keamanan data, keamanan sistem, bahkan sistem keamanan bank.

Tangga Nada Mayor: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya

Tangga Nada Mayor: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya

daphnisys.com – Apakah teman-teman sudah tahu pengertian tangga nada mayor? Kalau belum, simak penjelasan lengkapnya di sini, yuk!

Saat mempelajari seni musik, umumnya kita akan belajar terlebih dahulu tentang tangga nada. Apa itu tangga nada?

Tangga nada adalah kumpulan not musik yang diurutkan berdasarkan nada rendah hingga tangga tinggi.

Kali ini kita akan mempelajari jenis tangga nada diatonis mayor atau sering disebut dengan tangga nada mayor.

Tangga nada diatonis terdiri dari nada Do Re Mi Fa Sol La Si.

Pengertian Tangga Nada Mayor

Dikutip dari Buku Tematik Kelas 5 SD Tema 2, tangga nada mayor adalah tangga nada diatonis yang memiliki jarak nada atau interval 1-1-½-1-1-1-½.

Mudahnya, tangga nada mayor terdiri dari nada Do Re Mi Fa Sol La Si Do.

Ciri-Ciri Tangga Nada Mayor

1. Tangga nada mayor sifatnya riang gembira.

2. Tangga nada mayor sifatnya bersemangat.

3. Umumnya dimulai dengan nada Do dan diakhiri pula dengan nada Do.

4. Tangga nada mayor juga bisa diawali dengan nada Sol (5), Mi (3), atau Do (1).

5. Interval nada pada tangga nada mayor adalah 1-1-½-1-1-1-½.

6. Tangga nada terdiri dari Do Re Mi Fa Sol La Si Do (C D E F G A B C).

7. Melodi yang dihasilkan tangga nada mayor kuat.

Baca Juga:

Cari Jawaban Soal Kelas 3 SD Tema 3, Macam-Macam Gerak Tari

Contoh Lagu yang Menggunakan Tangga Nada Mayor

Tentunya ada banyak contoh lagu yang menggunakan tangga nada mayor.

Berikut ini adalah contoh tangga nada mayor dari lagu anak-anak, lagu daerah, dan lagu wajib nasional:

1. Naik Delman

2. Bintang Kecil

3. Balonku

4. Lihat Kebunku

5. Dari Sabang sampai Merauke

6. Ampar-Ampar Pisang

7. Tokecang

8. Gundul-Gundul Pacul

9. Halo-Halo Bandung

10. Bangun Pemudi Pemuda

12. Berkibarlah Benderaku

13. Garuda Pancasila

14. Gebyar-Gebyar

15. Manuk Dadali

16. Maju Tak Gentar

Nah, itulah tadi penjelasan, ciri-ciri, dan contoh tangga nada mayor. Semoga membantu teman-teman untuk mempelajari seni musik, ya!

Cari Jawaban Soal Kelas 3 SD Tema 3, Macam-Macam Gerak Tari

Cari Jawaban Soal Kelas 3 SD Tema 3, Macam-Macam Gerak Tari

daphnisys.com – Kali ini kita akan menjawab soal kelas 3 SD tema 3 tentang gerak tari.

Menari adalah kegiatan menyenangkan yang bisa dilakukan bersama banyak orang atau sendirian.

Saat menari ada banyak model gerakan yang bisa dilakukan.

Berbagai jenis gerakan ini bisa dipadukan, hingga membentuk garakan yang harmonis.

Sebelum mempelajari gerakan tari, kita akan belajar tentang seni tari terlebih dahulu.

Seni Tari

Seni tari merupakan bentuk kesenian yang mempunyai media ungkap berupa gerak melalui gerak manusia.

Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), seni tari adalah aliran seni mengenai gerakan badan yang berirama dan biasanya diiringi bunyi-bunyian.

Melalui seni tari, para penari mencoba menunjukan keindahan melalui gerak tubuh yang disusun dan diperagakan dengan baik dan harmonis.

Seperti yang sudah dijelaskan, seni tari ini disusun dari beragam gerakan.

Setiap gerakan tari akan memiliki makna atau arti.

Gerakan tari yang disusun akan menghasilkan sebuah cerita dari gerakan-gerakan tersebut.

Dalam seni tari ada beberapa jenis gerakan yang berbeda-beda.

Macam-Macam Gerak Tari

1. Gerak Terpora

Gerakan tari ini merupakan gerakan yang memiliki pola.

Pada gerakan terpora ini penari akan menari dengan bentuk, teknik, dan ritme sesuai pola yang sudah ditentukan.

Karena adanya pola pada gerakan ini, banyak orang juga menyebut gerakan ini sebagai gerak ragam, motif, atau kalimat.

Sebutan-sebutan itupun diberikan berdasarkan kulitas gerakan yang dilakukan penari.

Setiap gerakan dari mengayun, bergetar, patah-patah, atau mengalun akan memiliki kualitas yang berbeda.

2. Gerak Spontan

Selain gerakan yang berpola, penari tidak jarang juga melakukan gerakan spontan.

Gerakan spontan adalah gerakan reflek yang dihasilkan oleh penari.

Penari akan bergerak secara tiba-tiba di luar pola yang sudah dibuat atau bahkan bergarak tanpa pola.

Gerakan ini bisa juga dilakukan sebagai bentuk respon pada sebuah kejadian dalam sebuah adegan.

3. Gerak Improvisasi

Gerakan lain yang biasa dilakukan penari adalah gerak improvisasi.

Pada gerakan ini penari akan bergerak secara tiba-tiba sebagai upaya kreativitas.

Gerakan ini akan dilakukan untuk menunjukan kreatifitas pada suasana panggung atau adegan yang dimainkan.

Walaupun gerakan ini dilakukan di luar pola yang ada, gerakan ini masih memiliki kontrol.

Penari akan tetap menyesuaikan gerakan dengan bentuk, teknik, dan ritme dari suasana panggung.

Baca Juga:

Tangga Nada Diatonis Mayor: Pengertian, Ciri-Ciri dan Contohnya, Materi Kelas 5 SD Tema 9

Macam-Macam Wujud Benda dan Contohnya, Materi Kelas 3 SD Tema 3

4. Gerak Maknawi

Jenis garakan lain adalah gerakan yang memiliki makna atau maknawi.

Pada jenis gerakan ini, penari akan melakukan gerakan tangan kaki atau semua tubuh dengan bermakna.

Setiap orang yang melihat gerakan penari tersebut bisa mengetahui adanya makna atau maksud dari gerakan penari.

Contoh gerakan menari yaitu gerakan menabur bunga, gerakan berlari, gerakan memukul lawan, dan lain sebagainya.

5. Gerak Murni

Lalu ada juga gerakan murni yang dilakukan penari di atas panggung.

Gerakan ini tidak memiliki makna atau arti tertantu.

Sehingga dari gerakan ini, penonton akan disuguhkan keindahan.

Contoh gerakan ini adalah gerakan berjalan di tempat, melenggak-lenggokan tubuh, gerakan tangan merentang, dan lain sebagainya.

Nah, itu tadi pengertian dan macam-macam dari gerakan tari.

Setiap gerakan tari akan menunjukan keindangan dengan adanya makna atau tidak pada setiap gerakan.

Tangga Nada Diatonis Mayor: Pengertian, Ciri-Ciri dan Contohnya, Materi Kelas 5 SD Tema 9

Tangga Nada Diatonis Mayor: Pengertian, Ciri-Ciri dan Contohnya, Materi Kelas 5 SD Tema 9

daphnisys.com – Musik disusun oleh rangkaian tangga nada.

Pada materi kelas 5 SD Tema 9, teman-teman akan belajar tentang tangga nada dalam seni musik.

Tangga nada merupakan rangkaian nada yang tersusun dengan jarak atau interval nada tertentu.

Tangga nada dibagi menjadi dua, yakni tangga nada pentatonis dan tangga nada diatonis.

Tangga nada diatonis adalah tangga nada yang memiliki 7 notasi dalam rentang satu oktaf.

Tangga nada diatonis dibagi lagi menjadi dua, yaitu tangga nada mayor dan tangga nada minor.

Nah, kali ini kita akan membahas tentang pengertian, ciri, dan contoh dari tangga nada mayor. Yuk, simak penjelasannya.

Pengertian Tangga Nada Mayor

Tangga nada mayor adalah tangga nada diatonis yang memiliki jarak nada atau interval 1-1-½-1-1-1-½.

Jika dimainkan menggunakan nada, tangga nada mayor yang dimulai dari do menuju re memiliki 1 interval nada.

Sedangkan dari re menuju mi memiliki ½ interval nada. Mi menuju fa akan kembali memiliki interval 1 nada dan seterusnya.

Mudahnya, tangga nada mayor terdiri dari nada Do Re Mi Fa Sol La Si Do.

Ciri-Ciri Tangga Nada Mayor

Tahukah teman-teman, tangga nada mayor sering digunakan di lagu nasional dan lagu anak, lo. Itu karena tangga nada mayor terdengar gembira.

Ciri-ciri tangga nada mayor adalah:

1. Tangga nada ini memiliki sifat yang ceria, riang, dan penuh semangat, dan positif.

2. Umumnya dimulai dengan nada do dan diakhiri juga dengan nada do. Tapi bisa juga diawali juga dengan nada sol (5), mi (3), atau do (1).

3. Melodi dan notnya digunakan di semua chord mayor yang ada pada alat musik.

Baca Juga:

Cari Jawaban Materi Kelas 3 SD Tema 1, Jelaskan Makna Lambang Sila Pertama Pancasila!

4. Pola interval antar nadanya adalah 1, 1, ½, 1,1,1, ½.

5. Formulanya adalah 1,2,3,4,5,6,7,1.

6. Melodi dan not-not tangga nada mayor dapat digunakan pada semua chord mayor.

Contoh Lagu yang Menggunakan Tangga Nada Mayor

Nah, setelah mengetahui pengertian dan ciri-ciri tangga nada mayor, sekarang kita cari tahu yuk contoh-contoh lagu yang menggunakan tangga nada mayor.

1. Gundul-gundul Pacul, ciptaan Sunan Kalijaga

2. Halo Halo Bandung, ciptaan Ismail Marzuki

3. Gebyar-Gebyar, ciptaan Gombloh

4. Bangun Pemudi Pemuda, ciptaan C. Simanjuntak

5. Paman Datang, ciptaan A.T. Mahmud

6. Indonesia Raya, ciptaan W.R. Supratman

7. Hari Merdeka, ciptaan H. Mutahar

8. Garuda Pancasila, ciptaan Sudharnoto

9. Naik Delman, ciptaan Ibu Sud

10. Abang Tukang Bakso, ciptaan Mamo Agil

Nah, itulah dia pengertian, ciri-ciri serta contoh tangga nada mayor. Semoga bisa menambah pengetahuan kamu, ya!

Cari Jawaban Materi Kelas 3 SD Tema 1, Jelaskan Makna Lambang Sila Pertama Pancasila!

Cari Jawaban Materi Kelas 3 SD Tema 1, Jelaskan Makna Lambang Sila Pertama Pancasila!

daphnisys.com – Pancasila tentu bukan hal yang asing bagi teman-teman dengan kelima sila di dalamnya.

Setiap sila memiliki lambang berbeda dengan makna yang berbeda-beda pula, seperti sila pertama yang akan dipelajari pada materi kelas 3 SD tema 1.

Pancasila merupakan sebuah dasar bagi bangsa Indonesia yang juga menjadi ideologi serta pandangan hidup bangsa.

Karena itu, Pancasila dalam ketatanegaraan Indonesia dan keberadaannya sebagai norma konstitusi tidak bisa diubah sama sekali.

Meski Undang-undang dapat diubah, kelima sila dalam Pancasila akan tetap menjadi dasar dari bangsa Indonesia.

Pancasila ini dilambangkan dalam sebuah perisai dengan lima buah sila yang ada di dalamnya.

Dari kelima sila itu, kali ini kita akan membahas sila pertama yang berbunyi “Ketuhanan Yang Maha Esa”.

Sila pertama ini digambarkan dalam simbol sebuah bintang emas. Tentunya simbol itu pun memiliki makna yang akan dijelaskan berikut ini.

Makna Simbol Sila Pertama

– Lambang Bintang

Lambang bintang pada sila pertama memiliki lima sudut yang menjadi lambang bahwa bangsa Indonesia memiliki berbagai macam agama.

Dengan sila pertama ini, Indonesia menyatakan diri sebagai bangsa religius walau ada berbagai agama.

Selain itu, lambang bintang ini juga digunakan untuk menandakan bahwa bangsa Indonesia mampu hidup dengan saling menghormati dan menjaga toleransi antar umat beragama.

– Warna Emas pada Lambang Bintang

Pada lambang bintang ini diberikan warna emas terang yang dianggap bisa menerangi kehidupan.

Warna emas itu dianggap tepat untuk menggambarkan peran agama dalam kehidupan setiap orang.

Peran agama menjadi sangat penting karena juga dianggap sebagai pedoman hidup bagi setiap penganutnya.

– Warna Dasar Lambang Bintang

Baca Juga:

Macam-Macam Alat Ukur Berat, Ada Neraca hingga Timbangan Duduk

Pada simbol bintang, teman-teman juga akan melihat warna dasar hitam pada simbol sila pertama ini.

Warna hitam ini memiliki arti bahwa bangsa Indonesia selalu berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.

Warna ini juga memiliki arti berupa berbagai hal yang ada di Indonesia, seperti alam, masyarakat, dan lain-lain.

– Letak Lambang Bintang

Lalu posisi dari lambang bintang pada Pancasila juga memiliki makna tersendiri, lo.

Bila diperhatikan, lambang bintang berada di bagian tengah perisai dan terhimpit oleh keempat sila lainnya.

Jadi letak lambang pancasila ini memiliki makna menyatukan semua sila yang ada.

Dari makna letak lambang bintang, bisa disimpulkan bahwa sila pertama dalam Pancasila bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dalam berbagai bidang.

Nah, itu tadi makna dari simbol sila pertama Pancasila yang berbentuk bintang emas yang terang.

Macam-Macam Alat Ukur Berat, Ada Neraca hingga Timbangan Duduk

Macam-Macam Alat Ukur Berat, Ada Neraca hingga Timbangan Duduk

daphnisys.com – Alat ukur berat sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Alat ukur ini biasanya digunakan untuk mengetahui berat dari sebuah benda.

Selain itu, alat ukur berat juga berfungsi sebagai pembanding berat antara benda satu dengan benda lainnya.

Dikutip dari Kompas.com, alatukur biasanya memiliki standar yang sama. Sehingga alat ukur akan mendapatkan hasil yang jika digunakan di negara ini ataupun di negara lain.

Alat ukur berat dikenal dengan nama timbangan. Namun, teman-teman harus tahu bahwa timbangan memiliki beragam jenis.

Berikut ini akan dibahas macam-macam alat ukur berat yang digunakan di Indonesia, antara lain:

1. Neraca

Neraca bisa digunakan untuk mengukur massa berat yang terkandung dalam sebuah benda.

Alat ukur ini memiliki kelebihan berupa bisa mengukur massa benda dengan tingkat ketelitian 0,01 gram.

Dalam perkembangannya, ada beberapa jenis neraca antara lain neraca digital dan neraca lengan gantung.

Agar bisa digunakan dengan baik, teman-teman harus memilih jenis neraca dengan tepat. Hal ini dilakukan agar massa berat benda bisa diketahui dengan benar.

Dalam kehidupan sehari-hari penggunaan neraca ini banyak digunakan untuk menentukan massa berat pada emas.

2. Timbangan Duduk

Timbangan duduk banyak ditemukan di pasar. Karena banyak digunakan oleh para pedagang di pasar.

Timbangan duduk memiliki permukaan yang luas, sehingga bisa dimanfaatkan untuk menaruh barang atau benda.

Baca Juga:

Organ Gerak pada Katak, Lengkap dengan Fungsi dan Ciri Khususnya

Alat ukur ini bisa digunakan untuk mengukur beragam barang mulai dari makanan, telur, hingga cucian laundry.

Timbangan duduk memiliki kapasitas yang besar, yaitu hingga 500 kilogram.

Untuk jenis timbangan duduk berkapasitas 500 kg, biasanya akan dilengkapi dengan roda besi. Fungsinya agar mudah dipindahkan ke tempat lain.

3. Timbangan Badan

Timbangan badan berfungsi untuk mengukur berat badan seseorang. Biasanya alat ukur ini banyak ditemukan di puskesmas, rumah sakit ataupun di apotek.

Dalam perkembangan, timbangan badan terbagi menjadi dua jenis, yaitu timbangan analog dan timbangan digital.

4. Timbangan Digital

Jika dibandingkan dengan timbangan analog, timbangan digital mempunyai nilai pengukuran lebih akurat.

Biasanya timbangan ini banyak ditemukan di supermarket ataupun di swalayan.

5. Timbangan Hybrid

Timbangan hybrid adalah timbangan hasil kombinasi antara timbangan mekanik dan digital. Alat ukur ini banyak digunakan di bidang industri.

Alat ukur ini bisa digunakan untuk menimbang benda berukuran besar, maka dari itu timbangan jenis ini sering ditemukan di pabrik.

6. Timbangan Gantung

Timbangan gantung terdiri dari dua jenis, yaitu timbangan digital dan manual. Jika dibandingkan dengan yang lain, timbangan gantung terasa lebih unik.

Dalam penggunaannya, benda yang akan diukur beratnya akan diletakkan di bawah pengait timbangan.

Untuk tingkat keakuratannnya, jenis timbangan digital memang lebih akurat dibandingkan timbangan manual.

7. Timbangan Kodok

Timbang kodok juga dikenal dengan istilah timbangan bebek. Timbangan ini banyak ditemukan di pasar.

Timbangan ini berfungsi untuk mengukur berat pada benda. Dalam proses pengukurannya, juga dilengkapi dengan anak bandul.

Anak bandul tersebut memiliki berat yang beragam, mulai dari 50 – 1000 gram.

Nah, itu tadi macam-macam alat ukur berat yang ada di Indonesia. Ada neraca hingga timbangan kodok.

Organ Gerak pada Katak, Lengkap dengan Fungsi dan Ciri Khususnya

Organ Gerak pada Katak, Lengkap dengan Fungsi dan Ciri Khususnya

daphnisys.com – Organ gerak pada katak diperlukan untuk membuat katak bisa bertahan hidup di darat maupun di air.

Organ gerak adalah bisa diartikan sebagai anggota tubuh yang mendukung hewan untuk melakukan suatu gerakan.

Alat gerak pada hewan ada dua jenis, yaitu otot (alat gerak aktif) dan tulang (alat gerak pasif).

Keduanya akan bekerja sama untuk melakukan sebuah pergerakan yang dibutuhkan oleh hewan untuk mempertahankan hidupnya.

Nah, kali ini kita akan mempelajari tentang organ gerak pada katak. Simak, yuk!

Organ Gerak pada Katak dan Fungsinya

Katak merupakan hewan amfibi yang berarti mereka dapat menghabiskan waktunya baik di darat maupun di air.

Karena hidup di dua alam, tentunya katak memiliki organ gerak yang berbeda dibandingkan dengan hewan lainnya.

Katak dikenal dengan kemampuan melompatnya yang sangat jauh dan juga kemampuan berenangnya yang cukup andal.

Baca Juga:

11 Contoh Jaring-Jaring Kubus, Ada Banyak Pola yang Bisa Kita Buat!

Organ gerak pada katak adalah kaki yang terdiri dari sepasang kaki depan dan sepasang kaki belakang.

Fungsi kaki belakang atau tungkai pada katak adalah untuk melompat sehingga struktur tubuhnya bisa lebih kokoh.

Jika diperhatikan, tungkai belakang pada katak ini memiliki ukuran yang jauh lebih besar daripada bagian depannya.

Apabila tungkai belakang ukurannya sama saja dengan tungkai belakang, maka katak tidak dapat melompat dan hanya berjalan atau berlari.

Sementara itu, kaki depan katak memiliki fungsi untuk menahan tubuh saat katak sedang mendarat, teman-teman.

Di antara jari katak terdapat selaput kulit yang membantu gerakan katak pada saat berenang di air, lo.

Ciri-Ciri Khusus pada Katak

Selain organ gerak pada katak yang berbeda dibandingkan hewan lainnya, katak juga memiliki ciri khusus.

Ciri khusus pada hewan amfibi ini bisa membedakannya dengan hewan lainnya, antara lain:

1. Mata yang Menonjol

Katak memiliki mata yang besar menonjol dan memiliki beragam warna. Mata itu sangat sensitif terhadap cahaya dan gerakan.

Inilah yang membuat penglihatan katak menjadi baik bahkan saat berada di malam hari, teman-teman.

Selain itu, dilansir dari American Museum of Natural History, mata yang menonjol membuat penglihatan katak sangat luas, hampir 180 derajat.

Saat ingin menelan makanannya, katak menarik matanya ke dalam sehingga langit-langit mulutnya menjadi tertekan.

2. Kaki Berselaput

Selain mata yang menonjol, katak juga memiliki selaput tipis di antara jari-jari kakinya, teman-teman.

Selaput inilah yang memberikan luas permukaan kaki katak menjadi lebih besar dan digunakan untuk mendorong air.

Kaki yang berselaput inilah yang memungkinkan katak berenang di air dengan cukup baik.

3. Kaki yang Panjang dan Kuat

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, katak memiliki kaki belakang yang panjang dan sangat kuat sebagai organ geraknya.

Kaki katak bisa memberikan tolakan serta gaya dorong yang besar sehingga dapat meloncat 20 kali lebih tinggi dari panjang tubuhnya.

Dilansir dari laman New Scientist, kaki katak memiliki kemampuan melompat pada berbagai sudut baik horizontal maupun vertikal.

Kemampuan ke berbagai arah ini didukung dengan kemampuan penglihatan 180 derajat katak, teman-teman.

Jadi, ketika katak menangkap pergerakan mangsanya, kaki katak siap melompat ke arah mangsa itu dengan sangat gesit.

4. Kulit Berlendir

Selain kaki berselaput, katak juga memiliki ciri khusus yang membedakannya dengan hewan lain yakni memiliki kulit berlendir.

Kulit katak yang berlendir ini membuat katak menjadi licin dan bagi sebagian orang bahkan terlihat mengerikan.

Namun perlu diketahui, kulit berlendir katak ini adalah hasil adaptasinya terhadap lingkungan hidup yang lembap dan basah, lo.

Lendir katak mengandung antibakteri dan antijamur yang dapat melindungi katak dari bakteri serta jamur di lingkungan yang basah.

Selain itu, lendir pada kulitnya juga berfungsi menjaga kelembapan kulit sehingga katak tetap bisa bernafas dengan kulitnya.

5. Tidak Memiliki Ekor

Saat masih menjadi kecebong, katak memiliki insang dan ekor yang panjang untuk membantunya berenang di air, teman-teman.

Namun setelah beranjak dewasa, metamorfosis pada katak membuatnya kehilangan insang dan ekornya.

Hal ini dilakukan sebagai upaya penyesuaian diri hidup di dua alam, yakni di air dan di darat.

Sebagai ganti ekornya, katak memiliki kaki berselaput yang membantunya bergerak dan berenang dalam air.

6. Kantung Suara

Ciri khusus pada katak adalah memiliki kantung suara yang berisi udara. Kantung suara itu terletak di tenggorokannya.

Katak akan menarik nafas panjang untuk mengisi kantung suaranya dan kemudian menutup lubang hidungnya.

Hal ini membuat udara memenuhi kantung suara, membuat bagian bawah tubuh katak menjadi mengembang.

Udara itu kemudian akan mengalir di antara pita suara dan paru-paru sehingga menghasilkan suara yang sangat keras.

Nah, itulah penjelasan organ gerak pada katak lengkap dengan ciri khususnya. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk teman-teman, ya.

11 Contoh Jaring-Jaring Kubus, Ada Banyak Pola yang Bisa Kita Buat!

11 Contoh Jaring-Jaring Kubus, Ada Banyak Pola yang Bisa Kita Buat!

daphnisys.com – Tahukah teman-teman? Ada banyak pola jaring-jaring kubus yang bisa kita buat, lo.

Menurut Pak Ridwan dalam program Gemar Matematika Bersama Pak Ridwan di TVRI, jaring-jaring kubus adalah model atau pola dari sebuah bangun ruang kubus yang berbentuk bangun datar. Sisi-sisi pola ini tersambung dengan sisi-sisi lainnya.

Jaring-jaring kubus terdiri dari enam bangun datar persegi atau bujur sangkar.

Nah, pola jaring-jaring kubus ini ternyata ada banyak, teman-teman. Yuk, cari tahu apa saja polanya!

Baca Juga: 

Nama Anggota Tubuh dari Kepala hingga Kaki dalam Bahasa Inggris

Jaring-Jaring Kubus 1

Contoh jaring-jaring kubus.

Jaring-Jaring Kubus 2

Contoh jaring-jaring kubus.

Jaring-Jaring Kubus 3

Contoh jaring-jaring kubus.

Jaring-Jaring Kubus 4

Jaring-jaring kubus.

Jaring-Jaring Kubus 5

Jaring-jaring kubus.

Jaring-Jaring Kubus 6

Jaring-jaring kubus.

Jaring-Jaring Kubus 7

Jaring-jaring kubus.

Jaring-Jaring Kubus 8

Jaring-jaring kubus.

Jaring-Jaring Kubus 9


Jaring-jaring kubus.

Jaring-Jaring Kubus 10


Jaring-jaring kubus.

Jaring-Jaring Kubus 11


Jaring-jaring kubus.

Itulah contoh jaring-jaring kubus. Kamu sudah buat yang mana?

Nama Anggota Tubuh dari Kepala hingga Kaki dalam Bahasa Inggris

Nama Anggota Tubuh dari Kepala hingga Kaki dalam Bahasa Inggris

daphnisys.com – Tubuh kita memiliki berbagai anggota tubuh yang terdiri dari kepala sampai kaki.

Anggota tubuh ini dibagi menjadi beberapa kategori, seperti anggota tubuh luar dan anggota tubuh dalam yang disebut organ dalam, maupun anggota tubuh yang ada di bagian kepala, juga bagian tubuh.

Setiap anggota tubuh ini memiliki nama dan sebutannya masing-masing. Apakah teman-teman tahu nama-nama anggota tubuh dalam Bahasa Inggris?

Cari tahu apa saja nama anggota tubuh kita dalam Bahasa Inggris, yuk!

Nama-Nama Anggota Tubuh Dalam Bahasa Inggris

Dalam Bahasa Inggris, anggota tubuh disebut sebagai body parts, yang dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu bagian kepala dan bagian tubuh.

Selain itu, pada tubuh manusia juga dibagi menjadi bagian tubuh dan organ tubuh, misalnya organ dalam.

Berikut ini nama-nama anggota tubuh manusia dalam Bahasa Inggris sesuai dengan pembagiannya:

1. Head (Kepala)

– Eyes: Mata

– Ears: Telinga

– Nose: Hidung

– Mouth: Mulut

– Cheek: Pipi

– Chin: Dagu

– Lips: Bibir

Baca Juga:

10 Arti Singkatan di WhatsApp yang Perlu Kita Tahu, Mulai dari PM hingga PAP

– Forehead: Dahi

– Teeth: Gigi

– Tongue: Lidah

– Eyebrows: Alis

– Hair: Rambut

– Eyelash: Bulu mata

– Eyelid: Kelopak mata

2. Body (Tubuh)

– Hands: Tangan

– Arms: Lengan

– Feet: Kaki

– Chest: Dada

– Stomach: Perut

– Calf: Betis

– Buttocks: Bokong

– Hip: Panggul

– Heel: Tumit

– Knee: Lutut

– Finger: Jari

– Shoulder: Pundak

– Thigh: Paha

– Waist: Pinggang

– Wrist: Pergelangan tangan

3. Fingers (Jari)

– Thumb: Ibu jari tangan

– Toe: Ibu jari kaki

– Index finger: Telunjuk

– Middle finger: Jari tengah

– Ring finger: Jari manis

– Little finger: Kelingking

4. Hands and Feet (Tangan dan Kaki)

– Arm: Lengan

– Elbow: Siku

– Palm: Telapak tangan

– Thigh: Paha

– Calf: Betis

– Sole: Telapak kaki

– Fingers: Jari

– Nails: Kuku

10 Arti Singkatan di WhatsApp yang Perlu Kita Tahu, Mulai dari PM hingga PAP

10 Arti Singkatan di WhatsApp yang Perlu Kita Tahu, Mulai dari PM hingga PAP

daphnisys.com – Teman-teman pernah mendengar atau membaca istilah PC, PM, PAP, SW, dan sebagainya ketika membaca chat WhatsApp?

WhatsApp memang mempermudah kita untuk berkomunikasi. Selain praktis, aplikasi ini juga gratis diunduh, baik di Play Store maupun App Store.

Namun, saat ini banyak istilah di WhatsApp yang tidak semua orang tahu, termasuk istilah PC, PAP, SW, dan lain sebagainya tadi.

Semua itu adalah singkatan, teman-teman. Apa saja arti singkatan-singkatan itu?

Supaya tidak salah ketika menggunakannya, cari tahu artinya, yuk!

10 Arti Singkatan di WhatsApp

1. PC

PC di WhatsApp adalah singkatan dari personal chat, artinya aktivitas untuk berkirim pesan secara personal atau pribadi.

Contoh: “Hai, teman-teman. Ada yang ingin belajar bersama? Kalau iya, bisa PC aku, ya!”

2. PM

PM singkatan dari private message. Arti PM sendiri hampir mirip dengan PC, yakni mewakili aktivitas untuk berkirim pesan secara personal.

Walau mirip, istilah PM cenderung dipakai untuk obrolan jual-beli online.

Contoh: “Jual buku cerita keluaran tahun 2010. Minat? PM ke nomor 08xxx”

3. TC

TC singkatan dari test contact, yang artinya adalah aktivitas untuk memeriksa apakah suatu kontak WhatsApp tengah aktif atau tidak.

Jika kontak WhatsApp aktif maka pesan “TC” akan menunjukkan tanda centang 2.

Sebaliknya, bila kontak tersebut tidak aktif, maka pesan “TC” yang dikirim hanya akan menampilkan centang 1 alias tidak terkirim.

Dari tanda centang atas pesan “TC” tersebut, nantinya bisa diketahui status aktif kontak WhatsApp.

Baca Juga:

Contoh-Contoh Perubahan Energi Listrik menjadi Energi Panas, Gerak, Bunyi, dan Cahaya

4. VC

VC adalah singkatan dari video call, yang merujuk pada panggilan video atau video call bersama pengguna lain.

Saat ingin melakukan panggilan video, pengguna bisa menggunakan istilah “VC”, misal “ayo kita VC saja biar lebih jelas”.

5. VN

VN singkatan dari voice note. Arti VN sendiri adalah aktivitas berkirim pesan suara di ruang obrolan WhatsApp.

Pesan suara di WhatsApp sendiri bisa dibuat dengan menekan ikon mikrofon yang tertera di papan ketik ruang obrolan WhatsApp.

6. SW

SW singkatan dari Story WhatsApp atau Status WhatsApp. Arti SW merujuk pada status WhatsApp yang diunggah pengguna.

Contoh penggunaan istilah “SW” bisa seperti ini, “kemarin aku melihat dia sedang di pantai lewat SW-nya”.

7. PAP

Arti PAP (post a picture) mewakili aktivitas untuk meminta pengguna lain agar mengirimkan foto dirinya.

Biasanya istilah “PAP” dipakai buat mengetahui kabar aktivitas dan keberadaan terkini dari pengguna lain.

Salah satu contoh penggunaan istilah “PAP” yang sering dipakai di WhatsApp adalah seperti ini, “Sekarang sedang di mana? Coba PAP dong”.

8. P

Istilah “P” di WhatsApp merupakan singkatan dari “Ping”.

Perlu diketahui, “Ping” sendiri adalah fitur yang dulu biasa dipakai dan terdapat pada aplikasi Blackberry Messenger.

Fitur ini dikirimkan ke pengguna lain agar segera membalas obrolan.

Jadi, arti P di WhatsApp juga merujuk pada aktivitas untuk meminta pengguna lain supaya segera membalas obrolan yang mungkin bersifat genting.

9. BC

BC singkatan dari broadcast atau menyiarkan pesan.

Arti BC sendiri merujuk pada aktivitas untuk membuat pesan ke banyak kontak sekaligus di WhatsApp.

Contoh penggunaanya bisa seperti ini, “Untuk pengumumannya, nanti aku buat BC”.

10. Shareloc

Istilah Shareloc adalah singkatan dari share location atau berbagi lokasi.

Biasanya “Shareloc” juga sering ditulis dengan “Serlok”. Arti Shareloc sendiri merujuk pada aktivitas untuk meminta pengguna lain supaya mau berbagi lokasinya.

Adapun salah satu contoh penggunaan istilah “Shareloc” atau “Serlok” di WhatsApp adalah seperti ini, “Untuk lokasi pertemuan nanti, bisa tolong Shareloc ya”.

Contoh-Contoh Perubahan Energi Listrik menjadi Energi Panas, Gerak, Bunyi, dan Cahaya

Contoh-Contoh Perubahan Energi Listrik menjadi Energi Panas, Gerak, Bunyi, dan Cahaya

daphnisys.com – Energi listrik dimanfaatkan oleh manusia untuk berbagai keperluan, mulai dari keperluan rumah tangga hingga industri.

Teman-teman, masih ingatkah kamu apa yang dimaksud dengan energi listrik dan bagaimana pemanfaatannya?

Energi listrik adalah energi yang dibutuhkan oleh peralatan elektronik.

Dilansir dari Kemendikbud Republik Indonesia, sumber energi yang menghasilkan hampir 70% listrik di dunia adalah minyak bumi dan bahan bakar fosil.

Energi listrik bisa dimanfaatkan karena dapat mengalami perubahan menjadi energi yang lain.

Nah, apa saja contoh perubahan energi listrik menjadi energi yang lain? Yuk, simak di sini!

Perubahan Energi Listrik

1. Energi Panas

Dilansir dari Encyclopedia Britannica, energi panas yaitu energi yang dipindahkan dari satu benda ke benda lain sebagai akibat perpindahan suhu.

Nah, ada beragam jenis energi panas di sekitar kita, yang paling besar adalah Matahari.

Namun, alat-alat di sekitar kita juga bisa menghasilkan energi panas karena bantuan energi yang lain, salah satunya energi listrik.

Berikut ini merupakan contoh perubahan listrik menjadi energi panas, antara lain setrika listrik, rice cooker (penanak nasi), oven listrik, kompor listrik.

2. Energi Gerak

Sedangkan energi gerak adalah energi yang dimiliki oleh suatu benda karena gerak yang dilakukan atau dialaminya.

Sama seperti energi panas, energi gerak juga dapat terjadi karena adanya energi listrik.

Berikut ini merupakan contoh perubahan listrik menjadi energi gerak, antara lain kipas angin, pengaduk adonan (mixer), mesin jahit listrik, dan mesin cuci.

3. Energi Bunyi

Energi bunyi adalah energi yang dihasilkan oleh benda yang bergetar atau mengeluarkan suara.

Baca Juga:

Penjelasan Tahapan Daur Hidup Kupu-Kupu, Mulai dari Tahap Telur hingga Tahap Kupu-Kupu, Materi Kelas 3 SD Tema 1

Energi bunyi ini bisa kita temukan dengan mudah dari barang-barang di sekitar kita.

Nah, coba sebutkan barang apa saja yang dapat berbunyi karena adanya energi listrik yang membantunya?

Ada radio, speaker, televisi, bel rumah, dan sebagainya. Barang-barang ini termasuk contoh adanya perubahan listrik menjadi energi bunyi.

4. Energi Cahaya

Energi cahaya adalah energi yang dihasilkan oleh benda-benda yang dapat memancarkan cahaya.

Sedangkan contoh perubahan listrik menjadi energi cahaya, antara lain lampu bohlam, lampu taman, dan alat penerangan dengan bantuan listrik lainnya.

Dengan adanya energi listrik yang diubah menjadi energi cahaya, alat-alat penerangan tersebut dapat digunakan.

Nah, itulah contoh perubahan listrik menjadi energi lainnya, teman-teman.

Penjelasan Tahapan Daur Hidup Kupu-Kupu, Mulai dari Tahap Telur hingga Tahap Kupu-Kupu, Materi Kelas 3 SD Tema 1

Penjelasan Tahapan Daur Hidup Kupu-Kupu, Mulai dari Tahap Telur hingga Tahap Kupu-Kupu, Materi Kelas 3 SD Tema 1

daphnisys.com – Teman-teman pernah melihat kupu-kupu secara langsung? Banyak yang suka kupu-kupu karena warna dan bentuknya yang cantik.

Namun, tahukah teman-teman? Sebelum menjadi kupu-kupu, ia melalui proses daur hidup atau metamorfosis, lo.

Ada empat tahapan daur hidup kupu-kupu, mulai dari telur, ulat/larva, kepompong, dan terakhir menjadi kupu-kupu.

Yuk, cari tahu tahapan-tahapan daur hidup kupu-kupu satu per satu!

Tahap Pertama Telur

Tahap pertama adalah telur. Biasanya, telur kupu-kupu ini diletakkan di bawah daun.

Telur bisa menempel di daun berkat zat mirip lem yang berasal dari kupu-kupu.

Telur kupu-kupu bisa bertahan di udara panas dan dingin karena kulitnya cukup keras. Telur ini biasanya membutuhkan waktu beberapa hari untuk menetas.

Tahap Kedua Ulat

Berikutnya adalah tahap ulat atau larva. Setelah menetas, telur kupu-kupu menjadi ulat.

Pada tahap ini, ulat mengumpulkan energi untuk persiapan daur hidup tahap selanjutnya. Caranya adalah dengan banyak makan.

Bahkan, ulat bisa makan amat banyak sampai tubuhnya tumbuh hingga 100 kali lipat dalam waktu beberapa minggu.

Baca Juga:

Cari Jawaban Kelas 4 SD Tema 7, Apa Perbedaan Karya Kolase, Montase, Aplikasi, dan Mozaik?

Tahap Ketiga Kepompong

Setelah persiapan energi atau makanan sudah terpenuhi, ulat akan berhenti makan dan bersiap berubah menjadi kepompong.

Biasanya, ulat akan berubah menjadi kepompong di lokasi yang tersembunyi, misalnya di bawah daun atau di bawah cabang kecil.

Tekstur kepompong yang keras akan melindungi ulat yang sedang bermatamorfosis.

Selama tahap ini, sel-sel tubuh ulat akan berproses dan berubah menjadi bentuk baru. Sehingga terbentuklah tubuh, sayap, kaki, dan organ tubuh lainnya.

Tahap Keempat Kupu-Kupu

Setelah pembentukan anggota tubuh dalam kepompong sudah selesai, kupu-kupu pun akan keluar dari kepompong.

Kupu-kupu akan mengeluarkan hormon yang bisa melembutkan kepompong, sehingga memudahkannya untuk keluar.

Caranya dengan merenggangkan sayap yang semula terlipat di dalam kepompong. Setelah itu, kupu-kupu pun bisa terbang.

Itulah daur hidup kupu-kupu, mulai dari tahap telur hingga menjadi kupu-kupu.

Cari Jawaban Kelas 4 SD Tema 7, Apa Perbedaan Karya Kolase, Montase, Aplikasi, dan Mozaik?

Cari Jawaban Kelas 4 SD Tema 7, Apa Perbedaan Karya Kolase, Montase, Aplikasi, dan Mozaik?

daphnisys.com – Pada pelajaran kelas 4 SD tema 7, teman-teman akan belajar tentang karya kolase, montase, aplikasi, dan mozaik.

Apakah teman-teman pernah membuat salah satunya?

Keempat istilah yang disebutkan di atas merupakan jenis-jenis karya seni yang bisa kita temukan di sekitar kita.

Terdapat pertanyaan pada buku tematik yang berbunyi ‘apa perbedaan karya kolase, montase, aplikasi, dan mozaik?’

Yuk, cari tahu kunci jawaban pertanyaan tersebut dari penjelasan berikut ini!

1. Seni Kolase

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, seni kolase adalah komposisi artistik yang dibuat dari berbagai bahan seperti kain, kertas, atau kayu, yang ditempelkan pada permukaan gambar.

Atau dengan kata lain, seni kolase adalah seni menempel bahan pada gambar.

Seni kolase dapat digunakan pada berbagai karya seni, misalnya untuk menempel bahan-bahan dari majalah, tumbuhan seperti daun, dan lain-lain.

Ada berbagai teknik yang bisa digunakan dalam membuat karya seni kolase, di antaranya melipat, meremas, memilin atau menggulung, menganyam, dan menggunting.

2. Seni Montase

Menurut KBBI, montase adalah kumpulan gambar yang dipilih, diatur, dan dikaitkan dari beragam unsur untuk menghasilkan bentuk dengan gagasan baru.

Untuk membuat karya seni montase, beberapa gambar akan disatukan dan diatur sedemikian rupa.

Tujuannya adalah untuk membentuk suatu cerita atau kejadian dari gambar-gambar yang disusun sedemikian rupa.

Montase memiliki bentuk gambar yang bertumpuk-tumpuk dan satu gambar akan terlihat berbeda dari gambar lainnya.

3. Seni Aplikasi

Menurut KBBI, seni aplikasi adalah karya hias dalam seni jahit-menjahit dengan menempelkan (menjahitkan) guntingan-guntingan kain yang dibentuk seperti bunga (buah, binatang, dan sebagainya) pada kain lain sebagai hiasan.

Jadi, seni aplikasi menggunakan teknik menjahit untuk bisa menempelkan bahan-bahan pembuatan karya seni.

Baca Juga: 

5 Manfaat Persatuan dan Kesatuan bagi Masyarakat, Materi Kelas 6 SD/MI Tema 9

Selain itu, media yang digunakan dalam seni aplikasi adalah kain.

4. Seni Mozaik

Mozaik merupakan salah satu karya seni rupa dua atau tiga dimensi.

Menurut KBBI, mozaik atau dalam kata baku disebut mosaik, adalah seni dekorasi bidang dengan kepingan bahan keras berwarna yang disusun dan ditempelkan dengan perekat.

Atau dengan kata lain, mozaik adalah karya seni menempel bahan keras pada suatu bidang.

Kolase dan mozaik hampir sama, yang membedakan adalah jenis bahan yang ditempelkan.

Kolase dapat menempelkan bahan yang lebih beragam dan berbeda jenis pada suatu bidang. Namun, mozaik hanya menempel satu jenis bahan.

Nah, itulah pengertian, penjelasan, dan perbedaan antara karya kolase, montase, aplikasi, dan mozaik.

5 Manfaat Persatuan dan Kesatuan bagi Masyarakat, Materi Kelas 6 SD/MI Tema 9

5 Manfaat Persatuan dan Kesatuan bagi Masyarakat, Materi Kelas 6 SD/MI Tema 9

daphnisys.com – Pada pelajaran tematik kelas 6 SD/MI tema 9 (menjelajah angkasa luar), subtema 1 keteraturan yang menakjubkan, pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), tepatnya halaman 117, materinya adalah makna persatuan dan kesatuan.

Sebelum menemukan kunci jawabannya, teman-teman dapat menyimak materinya secara singkat terlebih dahulu.

Persatuan adalah segala hal yang bisa menjadi satu. Sedangkan, kesatuan adalah hasil dari persatuan.

Menjadi warga negara Indonesia artinya bisa melakukan persatuan dan kesatuan, karena terdiri dari berbagai macam etnis, suku, bahasa, agama, dan lain-lain.

Jikaberhasil mencapai kesatuan, maka Indonesia menjadi negara yang kuat dan tenteram.

Jadi, sebaiknya sebagai warga negara yang baik kita mampu menerapkan sikap persatuan dan kesatuan dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk mengetahui lebih lanjut, kerjakanlah soalnya yang ada di buku. Apakah teman-teman sudah selesai mengerjakan soal-soalnya?

Kalau sudah, coba cocokkan dengan kunci jawaban di bawah ini, ya.

Tuliskan manfaat persatuan dan kesatuan bagi masyarakat.

Jawaban:

1. Mengatasi perbedaan

Dengan adanya persatuan dan kesatuan dalam masyarakat, maka kita bisa mengatasi perbedaan dengan lebih mudah.

Apalagi, masyarakat Indonesia terdiri dari berbagai macam ras, suku, agama, dan budaya yang berbeda-beda, jadi persatuan dan kesatuan penting bagi masyarakatnya.

2. Mempermudah mencapai tujuan nasional

Dengan sikap persatuan dan kesatuan, masyarakat mempunyai tujuan yang sama dan tidak mudah terpecah belah.

Tujuan nasional itu bisa berupa memajukan kesejahteraan warga negara, mencerdaskan warga negara, dan melaksanakan ketertiban dunia.

3. Menjaga keutuhan dan keamanan di wilayah Indonesia

Dengan menjaga persatuan dan kesatuan, maka masyarakat tidak mudah terpecah belah.

Baca Juga:

Apa yang Dimaksud dengan Hak, Kewajiban, dan Tanggung Jawab?

Sehingga, keutuhan dan keamanan di wilayah Indonesia tetap tercapai, karena masyarakat tetap solid, rukun, dan saling bertoleransi.

4. Menguatnya hubungan masyarakat

Masyarakat yang mampu menjaga persatuan dan kesatuan pasti mempunyai hubungan yang kuat.

Mereka akan lebih mudah melakukan gotong royong, saling tolong menolong, dan rukun.

5. Membangun negara

Masyarakat yang mementingkan persatuan dan kesatuan pasti turut membangun negara.

Karena, kita akan fokus pada pembangunan negara agar lancar dan bisa dinikmati oleh semua warga negara.

Pembahasan dan jawaban ini bisa menjadi pemandu bagi orang tua dalam mendampingi anak selama belajar di rumah.

Apa yang Dimaksud dengan Hak, Kewajiban, dan Tanggung Jawab?

Apa yang Dimaksud dengan Hak, Kewajiban, dan Tanggung Jawab?

daphnisys.com – Setiap individu memiliki hak, kewajiban, dan tanggung jawab yang berbeda-beda. Ketiganya memiliki keterkaitan antara satu dengan yang lainnya.

Artinya, untuk mendapatkan hak, harus melaksanakan kewajiban dan tanggung jawab. Begitu juga saat kita sudah melaksanakan kewajiban dan tanggung jawab, kita harus mendapatkan hak.

Sebenarnya apa yang dimaksud dengan hak, kewajiban, dan tanggung jawab? Simak penjelasan lengkapnya di sini, ya!

Apa Itu Hak?

Hak berarti milik atau kepunyaan. Hak bisa diartikan sebagai kekuasaan untuk berbuat sesuatu.

Hak adalah sesuatu yang didapatkan atau diterima seseorang jika telah melakukan serangkaian kegiatan. Hak bisa dimiliki setelah melaksanakan kewajiban.

Hak dan kewajiban harus seimbang. Ini maksudnya tidak boleh hanya menuntut hak tetapi tidak mau melakukan kewajiban.

Apa Itu Kewajiban?

Kewajiban berasal dari kata dasar wajib yang artinya harus.

Kewajiban berarti sesuatu yang harus dilaksanakan oleh seseorang sesuai dengan aturan yang berlaku.

Kewajiban adalah segala sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab untuk mendapatkan hak.

Apa Itu Tanggung Jawab?

Tanggung jawab adalah kewajiban untuk menanggung sesuatu.

Tanggung jawab juga bisa diartikan sebagai kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja maupun yang tidak d sengaja.

Tanggung jawab juga berarti melakukan sesuatu yang mencerminkan kesadaran akan kewajibannya.

Bertanggung jawab adalah berkewajiban menanggung segala sesuatu atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya.

Tanggung jawab merupakan cerminan dari kesadaran akan kewajiban.

Melaksanakan kewajiban berarti kita telah melaksanakan tanggung jawab.

Contoh Hak Sebagai Warga Masyarakat

– Hak menyampaikan pendapat dalam kegiatan pertemuan warga

– Hak mendapatkan rasa aman dan nyaman di lingkungannya

– Hak hidup berdampingan dengan warga sekitar

– Hak berserikat dan berkumpul

Baca Juga:

Macam-Macam Contoh Gerak Ayunan Lengan dalam Senam Irama

Contoh Kewajiban Sebagai Warga Masyarakat

– Kewajiban mematuhi norma/aturan yang ada dalam masyarakat

– Kewajiban menjaga keamanan lingkungan sekitar

– Kewajiban menjaga kebersihan di lingkungan sekitar

– Kewajiban bersikap ramah dan sopan terhadap orang lain

Contoh Tanggung Jawab Sebagai Warga Masyarakat

– Tanggung jawab menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan

– Tanggung jawab membersihkan lingkungan sekitar dengan ikut serta dalam kerja bakti membersihkan selokan yang tersumbat

– Tanggung jawab membayar pajak tepat waktu

– Tanggung jawab menjaga kerukunan hidup dengan sesama umat seagama dan antar umat beragama.

Contoh Hak dan Kewajiban di Sekolah

Berikut ini adalah hak dan kewajiban di sekolah menurut Peraturan Pemerintah No 28 Tahun 1990, Pasal 16 dan Pasal 17:

Hak Siswa:

1. Mendapat perlakuan sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya;

2. Memperoleh pendidikan agama sesuai dengan agama yang dianutnya;

3. Mengikuti program pendidikan yang bersangkutan atas dasar pendidikan berkelanjutan, baik untuk mengembangkan kemampuan diri maupun untuk memperoleh pengakuan tingkat pendidikan tertentu yang telah dibakukan;

4. Mendapat bantuan fasilitas belajar, bea siswa, atau bantuan lain sesuai dengan persyaratan yang berlaku;

5. Pindah ke sekolah yang sejajar atau yang tingkatnya lebih tinggi sesuai dengan persyaratan penerimaan siswa pada sekolah yang hendak dimasuki;

6. Memperoleh penilaian hasil belajarnya;

7. Menyelesaikan program pendidikan lebih awal dari waktu yang ditentukan;

8. Mendapat pelayanan khusus bilamana menyandang cacat.

Kewajiban Siswa:

1. Ikut menanggung biaya penyelenggaraan pendidikan, kecuali siswa yang dibebaskan dari kewajiban tersebut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

2. Mematuhi ketentuan peraturan yang berlaku;

3. Menghormati tenaga kependidikan;

4. Ikut memelihara sarana dan prasarana serta kebersihan, ketertiban dan
keamanan sekolah yang bersangkutan.

Sekarang kita cari tahu apa saja contoh hak dan kewajiban di sekolah yang bisa kita lakukan dan dapatkan, yuk!

Contoh Hak Siswa di Sekolah

1. Mendapatkan Materi Pelajaran

Kita sekolah untuk mendapatkan ilmu melalui berbagai mata pelajaran.

Jadi, jika tidak ada guru yang datang, kita berhak bertanya ke ruang guru dan meminta guru pengganti jika memungkinkan.

2. Menanyakan Pelajaran yang Tidak Dimengerti

Saat ada pelajaran yang tidak kita mengerti, bertanya saja kepada guru yang bersangkutan.

Sebagai siswa, kita punya hak untuk menanyakan materi yang tidak dimengerti sampai kita mengerti.

3. Menggunakan Fasilitas Sekolah

Di sekolah biasanya ada banyak fasilitas, salah satunya lapangan olahraga.

Sebagai siswa, kita berhak menggunakan lapangan olahraga yang ada di sekolah ketika mata pelajaran olahraga dimulai.

Contoh Kewajiban Siswa di Sekolah

1. Menaati Peraturan

Setiap sekolah pasti punya peraturan. Sebagai siswa, kita harus mematuhi peraturan itu.

Misalnya, datang tepat waktu, memakai seragam yang sesuai peraturan, dan tidak membuat kegaduhan.

2. Saling Menghormati dengan Orang di Sekolah

Di sekolah itu ada guru, staf, dan teman-teman kita yang berbeda kelas.

Kita harus saling menghormati satu sama lain, entah dengan guru, staf, dan teman-teman yang ada di kelas lain.

3. Menjaga Fasilitas Sekolah

Kita memang punya hak untuk menggunakan fasilitas milik sekolah, seperti lapangan olahraga.

Selain menggunakannya, kita juga punya kewajiban untuk menjaga fasilitas itu supaya tidak cepat rusak.

Itulah hak dan kewajiban kita di rumah dan di sekolah.

Macam-Macam Contoh Gerak Ayunan Lengan dalam Senam Irama

Macam-Macam Contoh Gerak Ayunan Lengan dalam Senam Irama

daphnisys.com – Dalam senam irama atau senam ritmik, seluruh tubuh bergerak berulang mengikuti irama musik, nyanyian, atau hitungan.

Anggota tubuh yang bergerak, meliputi kepala, lengan, togok, dan kaki.

Senam irama sendiri, dapat dilakukan dengan alat, maupun tanpa alat. Contoh alat yang sering digunakan dalam senam irama adalah tongkat, bola, pita, topi, dan simpai.

Untuk menjalankan senam irama, kita harus mengusai dulu gerakan-gerakannya. Salah satu gerakannya adalah gerak ayunan lengan.

Berikut ini adalah macam-macam contoh gerakan ayunan lengan dalam senam irama.

A. Ayunan Satu Lengan

Kita mulai dari gerakan ayunan satu lengan.

1. Ayunan Satu Lengan ke Depan dan Belakang

Cara melakukan ayunan satu lengan ke depan dan belakang:

a. Sikap Awal

Sikap awal berdiri tegak. Lalu melangkah dengan kedua lengan lurus ke depan.

b. Hitungan Satu

Ayunkan lengan kiri ke belakang, diikuti kedua lutut mengeper.

c. Hitungan Dua

Ayunkan lagi tangan kiri ke depan.

d. Hitungan Tiga dan Empat

Lakukan hal yang sama seperti hitungan satu dan dua, tapi dilakukan dengan tangan kanan.

Baca Juga:

Cari Jawaban Materi Kelas 3 SD Tema 7, Apakah Penting Bagi Kita untuk Menghargai Keragaman?

2. Ayunan Satu Lengan ke Samping

a. Sikap Awal

Sikap awal berdiri tegak, lalu ayunkan kedua lengan ke samping kanan.

b. Hitungan Satu

Ayunkan lengan kiri dari depan ke samping kiri. Gerakan ini diikuti kedua lutut mengeper.

c. Hitungan Dua

Ayunkan lagi lengan kiri tadi ke depan.

d. Hitungan Tiga dan Empat

Lakukan gerakan seperti hitungan satu dan dua, tapi menggunakan tangan kanan.

3. Ayunan Satu Lengan ke Samping Bersamaan dengan Memindahkan Berat Badan

a. Sikap Awal

Sikap awal berdiri tegak, lalu ayunkan kedua lengan ke samping kanan.

b. Hitungan Satu

Ayunkan lengan kiri ke kiri.

c. Hitungan Dua

Ayunkan lengan kanna ke kiri bersamaan dengan memindahkan berat badan ke kiri. Kedua lutut mengeper.

d. Hitungan Tiga

Ayunkan lagi lengan kanan ke kanan.

e. Hitungan Empat

Ayunkan lengan kiri ke kanan. Lakukan bersamaan dengan memindahkan berat badan ke kanan dengan kedua lutut mengeper.

B. Ayunan Dua Lengan

Berikutnya adalah gerakan ayunan dua lengan.

1. Ayunan Dua Lengan ke Depan dan Belakang

a. Sikap Awal

Sikap awal berdiri lalu kaki kiri melangkah. Diikuti dengan kedua lengan lurus ke depan.

b. Hitungan Satu

Ayunkan kedua lengan ke belakang.

c. Hitungan Dua

Ayunkan lagi kedua tangan kembali ke depan.

d. Hitungan Tiga dan Empat

Putar kedua lengan melalui bawah di samping badan.

e. Hitungan Lima sampai Delapan

Lakukan sama seperti hitungan satu sampai Empat, tapi arahnya berlawanan.

2. Ayunan Dua Lengan Silang di Depan Badan

a. Sikap Awal

Sikap awal tegakkan kaki kiri ke samping kiri. Rentangankan kedua tangan.

b. Hitungan Satu

Ayunkan kedua lengan dengan menyilang di depan badan.

c. Hitungan Dua

Ayunkan kembali kedua lengan.

d. Hitungan Tiga

Ayunkan kedua lengan dengan menyilang di belakang badan.

e. Hitungan Empat

Ayunkan kembali kedua lengan.

f. Hitungan lima sampai Delapan

Lakukan gerakan yang sama seperti hitungan satu sampai empat.

Cari Jawaban Materi Kelas 3 SD Tema 7, Apakah Penting Bagi Kita untuk Menghargai Keragaman?

Cari Jawaban Materi Kelas 3 SD Tema 7, Apakah Penting Bagi Kita untuk Menghargai Keragaman?

 

daphnisys.com – Setiap orang tentu memiliki banyak perbedaan, terlebih bangsa Indonesia yang memiliki keragaman suku dan budaya berbeda.

Karena ada banyak perbedaan, maka penting bagi kita untuk saling menghargai keberagaman seperti materi kelas 3 SD tema 7.

Sebagai negara yang memiliki banyak keragaman, ada banyak suku dan budaya yang berbeda di Indonesia.

Bukan hanya kebudayaan, keberagaman juga ada pada jenis pekerjaan, bentuk fisik, dan lain sebagainya.

Bahkan teman-teman bisa melihat semua keberagaman ini di lingkungan sekitar, lo.

Seperti saat berada di sekolah, akan ada beberapa orang yang memiliki pekerjaan berbeda.

Di sekolah ada orang yang bekerja sebagai guru, penjaga sekolah, petugas kebersihan, atau pedagang makanan di kantin.

Atau teman-teman juga bisa melihat perbedaan budaya dari semua warga sekolah.

Tidak semua orang yang ada di sekolah berasal dari suku yang sama, lo.

Karena banyaknya perbedaan, teman-teman harus bisa hidup berdampingan dengan saling menghargai yang merupakan makna keberagaman.

Dengan memiliki sikap saling menghargai akan ada banyak manfaat yang bisa didapat.

Manfaat Menghargai Keberagaman

1. Menciptakan Kedamaian

Dengan saling menghargai setiap perbedaan, maka teman-teman akan menciptakan kehidupan yang damai.

Lingkungan yang damai ini akan membuat banyak orang nyaman sehingga berdampak pada kegiatan sehari-hari dan kesehatan mental.

2. Mengurangi Perselisihan

Banyaknya perbedaan, seperti di Indonesia memang bisa memicu terjadinya perselisihan.

Namun dengan adanya sikap saling menghargai perbedaan, maka perselisihan bisa berkurang dan masyarakat hidup dengan damai.

3. Menciptakan Lingkungan Aman, Nyaman, Rukun, dan Tentram

Dengan saling menghargai perselisihan akan berkurang sehingga lingkungan tempat tinggal teman-teman akan jadi lebih nyaman dan tentram.

Bahkan sikap menghargai juga bisa menimbulkan kerukunan dan rasa aman antar warga.

4. Memperkuat Solidaritas

Di Indonesia memang ada banyak sekali perbedaan yang sangat mencolok dari bentuk fisik hingga kebiasan sehari-hari.

Dengan adanya sikap saling menghargai, setiap warga akan memiliki sifat kesolidaritasan antar golongan.

5. Menciptakan Persatuan dan Kesatuan

Setiap perbedaan di Indonesia memang akan terlihat sangat mencolok.

Namun perbedaan tersebut bisa diatasi dengan adanya sebuah ideologi yang kuat yaitu pancasila.

Baca Juga:

20 Contoh Pelanggaran Hak dan Pengingkaran Kewajiban Warga Negara

Dalam pancasila setiap masyarakat akan memiliki sikap saling menghargai sehingga bisa menciptakan persatuan dan kesatuan.

Nah, itu tadi beberapa manfaat dari adanya sikap saling menghargai dalam perbedaan.

20 Contoh Pelanggaran Hak dan Pengingkaran Kewajiban Warga Negara

20 Contoh Pelanggaran Hak dan Pengingkaran Kewajiban Warga Negara

daphnisys.com – Sebagai warga negara yang baik, hendaknya kita tidak melakukan perbuatan pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban.

Hak adalah sesuatu yang didapatkan manusia secara mutlak atas suatu hal.

Sedangkan kewajiban adalah sesuatu yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab untuk mengimbangi hak yang didapatkannya.

Selain itu, hak dan kewajiban asasi manusia harus dijalankan sesuai dengan Pancasila sebagai dasar negara.

Pemenuhan hak dan pelaksanakan kewajiban ini sangat penting dilakukan, ya, teman-teman.

Salah satu manfaatnya adalah menjamin kesejahteraan rakyat Indonesia.

Selain itu, pemenuhan hak dan pelaksanaan kewajiban ini bisa menjaga persatuan dan keadilan di Indonesia.

Oleh sebab itu, pemenuhan hak dan pelaksanaan kewajiban ini selalu diawasi dan dikontrol oleh badan pemerintahan.

Namun, meski sudah diawasi, masih bisa terjadi pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban di masyarakat.

Apa saja contoh pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban di sekitar kita?

20 Contoh Pelanggaran Hak dan Pengingkaran Kewajiban

A. Pelanggaran Hak

1. Melakukan main hakim sendiri.

2. Menangkap dan mengadili seseorang tanpa landasan hukum.

3. Merugikan orang lain secara ekonomi.

4. Melakukan hal yang dapat mencemarkan nama baik seseorang.

5. Melakukan aksi kekerasan.

6. Mengambil barang yang menjadi hak orang lain.

7. Menghalangi seseorang menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinan masing-masing.

8. Menghalangi seseorang untuk menyampaikan pendapat.

9. Melakukan diskriminasi pada seseorang atau suatu kelompok.

10. Melakukn perundungan atau bullying pada orang lain, baik secara langsung maupun di internet.

Baca Juga:

Hasil Sidang BPUPKI Pertama dan Kedua, Lengkap dengan Proses Pelaksanaannya

B. Pengingkaran Kewajiban

1. Tidak membayar pajak.

2. Membuang sampah sembarangan.

3. Merusak fasilitas bersama, meliputi fasilitas sekolah dan fasilitas umum.

4. Tidak menaati hukum lalu lintas.

5. Tidak menaati hukum dalam Undang-Undang negara.

6. Tidak menyelesaikan kewajiban wajib belajar 12 tahun tanpa alasan yang dibenarkan, seperti malas belajar.

7. Merusak persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

8. Tidak ikut serta dalam pembelaan negara.

9. Tidak menghormati bendera, lambang negara, lagu kebangsaan, dan Bahasa Indonesia.

10. Merusak lingkungan.

Teman-teman, itulah 20 contoh pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban. Jauhi sikap-sikap tercela di atas, ya!

Hasil Sidang BPUPKI Pertama dan Kedua, Lengkap dengan Proses Pelaksanaannya

Hasil Sidang BPUPKI Pertama dan Kedua, Lengkap dengan Proses Pelaksanaannya

daphnisys.com – Apakah teman-teman tahu hasil sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau BPUPKI?

Perlu diketahui, BPUPKI merupakan sebuah badan yang dibentuk oleh Jepang pada tanggal 29 April 1945.

BPUPKI dibentuk untuk menyusun segala hal yang dibutuhkan untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.

Sementara bagi Jepang, BPUPKI ditujukan untuk menarik simpati rakyat Indonesia agar mau membantu Jepang melawan sekutu.

BPUPKI juga dibentuk untuk menggalang dukungan dari masyarakat serta melaksanakan kebijakan politiknya di Indonesia.

Sejak didirikan, BPUPKI yang merupakan badan persiapan kemerdekaan Indonesia melakukan sidang dua kali.

Sidang pertama BPUPKI dilaksanakan pada tanggal 29 Mei sampai dengan 1 Juni 1945.

Sementara itu, sidang kedua BPUPKI dilaksanakan pada tanggal 10 Juli hingga 17 Juli 1945.

Lantas, apa hasil sidang BPUPKI pertama dan sidang BPUPKI kedua? Kita cari tahu bersama, yuk!

Sidang Pertama BPUPKI (29 Mei – 1 Juni 1945)

Sidang BPUPKI pertama berlangsung pada tanggal 29 Mei hingga 1 Juni 1945, teman-teman.

Pada sidang pertama BPUPKI, para tokoh negara membahas tentang rumusan dasar negara Indonesia.

Adapun tiga tokoh yang memaparkan rumusan dasar negara, yakni Mohammad Yamin, Soepomo, dan Soekarno.

Sidang pertama pada 29 Mei 1945 menghasilkan gagasan rumusan 5 asas negara Republik Indonesia dari Prof. Mohammad Yamin, berikut:

1. Peri Kebangsaan

2. Peri Kemanusiaan

3. Peri Ketuhanan

4. Peri Kerakyatan

5. Kesejahteraan Rakyat

Sementara itu, pada sidang 31 Mei 1945 giliran Soepomo yang memberikan gagasannya berkaitan lima prinsip dasar negara, antara lain:

1. Persatuan

2. Kekeluargaan

Baca Juga:

Pengertian Warna Primer, Sekunder, dan Tersier, Materi Kelas 3 SD Tema 3

3. Keseimbangan lahir batin

4. Musyawarah

5. Keadilan sosial

Ir. Soekarno menyampaikan gagasannya berkaitan dengan rumusan lima sila dasar negara pada 1 Juni 1945, sebagai berikut:

1. Kebangsaan Indonesia

2. Internasionalisme dan peri kemanusiaan

3. Mufakat atau demokrasi

4. Kesejahteraan sosial

5. Ketuhanan yang Maha Esa

Dari tiga rumusan yang sudah dipaparkan, milik Soekarno-lah yang paling diterima oleh seluruh anggota yang mengikuti sidang BPUPKI.

Oleh karena itu, hingga kini setiap tanggal 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila, teman-teman.

Sidang Kedua BPUPKI (10-17 Juli 1945)

Sekitar 40 hari setelah sidang pertama, BPUPKI menggelar sidang kedua di tempat yang sama seperti sidang pertama.

Hasil sidang BPUPKI kedua ini dilaksanakan pada tanggal 10 Juli hingga 17 Juli 1945, teman-teman.

Sidang BPUKI kedua ini bertujuan membahas bentuk negara, wilayah negara, kewarganegaraan, rancangan UUD, ekonomi, serta pendidikan.

Pada sidang ini disetujui pula rancangan UUD yang terdiri dari 15 bab, 42 pasal dengan peraturan peralihan dan aturan tambahan.

Setelah pembahasan panjang, sidang BPUPKI kedua menyetujui Undang-Undang Dasar (UUD) negara pada 16 Juli 1945.

Isi rancangan Undang-Undang Dasar adalah sebagai berikut:

1. Pernyataan Indonesia merdeka

2. Pembukaan yang memuat Pancasila

3. Batang tubuh UUD yang tersusun atas pasal-pasal

Dengan tersusunnya rancangan Undang-Undang Dasar ini, maka tugas BPUPKI dianggap sudah selesai, teman-teman.

Sidang kedua BPUPKI ini kemudian berakhir pada tanggal 17 juli 1945 yang sekaligus mengakhiri BPUPKI.

Setelah itu, BPUPKI kemudian melapor kepada Jepang dan dibentuklah Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).

Nah, itulah hasil sidang pertama dan sidang kedua BPUPKI. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk teman-teman, ya.

Pengertian Warna Primer, Sekunder, dan Tersier, Materi Kelas 3 SD Tema 3

Pengertian Warna Primer, Sekunder, dan Tersier, Materi Kelas 3 SD Tema 3

daphnisys.com – Teman-teman pasti pernah mendengar tentang jenis warna primer, sekunder, dan tersier yang merupakan materi kelas 3 SD tema 3.

Tiga jenis warna ini merupakan bagian dari unsur seni rupa, lo.

Sebelum kita membahasa tiga jenis warna tersebut, mari pelajari dulu bergam unsur dalam seni rupa.

Unsur seni rupa terdiri dari 8 jenis yaitu titik, garis, bidang, bentuk, ruang, warna, tekstur, dan gelap terang.

Setiap unsur dalam seni rupa itu memiliki peranan penting pada sebuah karya.

Salah satu yang memiliki pernan penting adalah unsur warna.

Warna merupakan salah satu unsur yang mendominasi dalam sebuah karya. Penggunaan warna pada sebuah gambar memberikan kesan seperti benda nyata.

Selain menunjukan gambar seperti benda asli, warna juga menjadi simbol suasana hati.

Dengan menggunakan pemilihan warna dari gelap terang, teman-teman bisa menunjukan emosi pada sebuah gambar.

Seperti penggunaan warna biru cerah, hijau cerah, dan kuning bisa menunjukan emosi bahagia.

Sedangkan warna-warna gelap seperti hitam, merah, dan biru gelap akan menunjukan kesan sedih atau ketakutan pada gambar.

Warna pada gambar dibagi menjadi tiga jenis, yaitu warna primer, sekunder, dan tersier.

Baca Juga:

Makna Isi dan Simbol dari Sila Ketiga Pancasila, Materi Kelas 3 SD Tema 8

Warna Primer

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), primer adalah sesuatu yang pertama, terutama, dan pokok.

Dari itu warna primer adalah warna utama, atau warna dasar.

Pada warna primer ini terdapat tiga warna yang menjadi dasar untuk membentuk warna lainnya.

Warna primer ini adalah biru, merah dan kuning.

Bila teman-teman ingin melukis dengan cat air, bisa hanya menggunakan tiga warna dasar tersebut.

Dari tiga warna tersebut, teman-teman bisa mencampurkan dengan dua warna untuk membentuk warna lain.

Pencampuran warna tersebut bisa dilakukan dengan takaran yang berbeda-beda.

Takaran yang berbeda akan menghasilkan warna yang berbeda.

Karena itu, sebagai warna dasar tiga warna itu menjadi pembentuk dari warna-warna lain.

Cara membentuknya pun dengan mencampurkan dan menggabungkan beberapa warna menjadi satu.

Dari penggabungan itu, teman-teman bisa menghasilkan ribuan warna baru.

Warna Sekunder

Menurut KBBI, sekunder memiliki arti sebagai sesuatu yang berkenaan dengan yang kedua atau tingkatan kedua.

Dari itu, warna sekunder merupakan warna pada tingkatan kedua.

Warna ini dihasilkan dari gabungan warna-warna primer.

Tingkat warna ini dijelaskan dalam sebuah teori brewster yang menggunakan roda warna untuk membagi tingkatan warna.

Roda warna itu pun diberi nama roda warna brewster. Pada roda pertama terdapat tiga warna dasar atau primer.

Lalu pada roda kedua terdapat roda sekunder yang merupakan warna campuran dari warna-warna primer.

Contoh

– Warna merah digabungkan dengan warna kuning akan menghasilkan warna oranye.

Warna merah dan kuning adalah warna primer. Hasil penggabungan dua warna itu akan menjadi warna sekunder yaitu oranye.

– Warna biru dan kuning yang digabungkan akan menjadi warna hijau.

Biru dan kuning adalah warna primer yang menghasilkan warna hijau yang merupakan warna sekunder.

Warna Tersier

Warna tersier sering disebut juga sebagai warna ketiga.

Sebutan itu berkaitan dengan pembentukan warna dari jenis warna ini.

Warna tersier adalah warna dari hasil pencampuran warna primer dan sekunder.

Pada pencampuran warna ini, warna sekunder akan dicampurkan dengan warna primer.

Pemilihan campuran akan dilakukan dengan berlawan dari roda warna Brewster.

Dalam pencampuran warna untuk membentuk warna tersier, campuran warna ini bisa menghasilkan sebuah warna kecokelatan.

Warna kecokelatan ini nantinya bisa menjadi tidak terbatas, karena perbandingan pada setiap pencampuran akan berbeda-beda.

Nah, itu tadi penjelasan tentang 3 jenis warna yang menjadi unsur dalam seni rupa.

Dari tiga warna dasar teman-teman bisa membuat banyak jenis warna yang berbeda-beda.

Makna Isi dan Simbol dari Sila Ketiga Pancasila, Materi Kelas 3 SD Tema 8

Makna Isi dan Simbol dari Sila Ketiga Pancasila, Materi Kelas 3 SD Tema 8

daphnisys.com – Sebagai dasar negara, setiap butir pancasila memiliki makna yang penting bagi masyarakat.

Salah satunya adalah sila ketiga yang memiliki makna penting dan harus diamalkan, seperti penjelasan materi kelas 3 SD tema 8.

Sila ketiga pada pancasila berbunyi ‘Persatuan Indonesia’ dengan lambang pohon beringin yang memiliki arti penting.

Sebagai bangsa yang besar dengan beragam suku, budaya, dan ras perlu adanya persatuan untuk membuat negara Indonesia tetap berdiri.

Lalu seperti apa makna dari isi dan lambang sila ketiga Pancasila.

Makna Lambang Sila Ketiga

Pada sila ketiga, akan ada lambang pohon beringin besar dengan warna dasar putih.

Simbol itu dipilih tentunya memiliki makna yang berkaitan dengan isi pada sila ketiga dan bangsa Indonesia.

Pohon beringin merupakan jenis pohon yang bisa tumbuh sangat besar dibandingkan pohon-pohon lainnya.

Dengan ukuran yang besar, pohon beringin bisa dilihat dari jarak jauh dan akan terlihat sangat indah.

Keistimewaan pohon itu menggambarkan bangsa Indonesia yang besar serta keberagaman budaya yang sangat indah dan istimewa untuk disaksikan banyak orang.

Selain itu, pohon beringin yang besar bisa jadi tempat berteduh dengan memberikan rasa nyaman dan sejuk.

Hal itu dianggap sama dengan bangsa Indonesia yang selalu dirindukan dengan ketenangan dan kenyamanannya.

Saat teman-teman mengamati simbol pohon beringin, bagian akar akan terlihat dengan sebuah akar tunggang.

Akar pada tumbuhan memiliki fungsi sebagai penopang tumbuhan itu sendiri.

Saat tumbuhan semakin besar, maka akar yang dimiliki juga harus semakin kuat untuk menopang.

Sama halnya dengan pohon beringin, akar pada tanaman ini harus kuat dan kokoh untuk menopang pohon yang besar.

Karena itu, dari lambang pohon beringin merupakan wujud harapan agar bangsa Indonesia dapat saling berusaha untuk menjaga persatuan dan kesatuan.

Baca Juga:

Sistem Peredaran Darah Manusia: Peredaran Darah Besar, Peredaran Darah Kecil, dan Fungsinya

Pada lambang sila ketiga ini, teman-teman juga akan melihat warna dasar putih yang memperjelas keindahan pohon beringin.

Warna putih itu memiliki makna kesucian, kejujuran, dan kemurnian yang berkaitan dengan harapan bangsa Indonesia.

Makna Isi Sila Ketiga

Sila ketiga berisi ‘Persatuan Indonesia’ yang memiliki arti penting sebagai bangsa yang besar.

Bangsa Indonesia terdiri dari beragam jenis suku, budaya, ras, bahasa, dan lain sebagainya.

Dengan adanya sila ketiga pada Pancasila ini membuat masyarakat Indonesia bisa terus menjunjung persatuan dan kesatuan.

Karena itu penting untuk selalu menerapkan sila ketiga Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Ada banyak cara untuk menerapkan sila ketiga ini, seperti melakukan gotong royong dan saling tolong menolong.

Bukan hanya gotong royong saja, namun bekerja sama dalam berbagai bidang juga perlu dilakukan.

Dengan bekerja sama, saling menolong, atau gotong royong tanpa melihat perbedaan akan memperkuat persatuan dan kesatuan.

Nah, itu tadi beberapa makna tentang Pancasila sila ketiga yang penting untuk dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sistem Peredaran Darah Manusia: Peredaran Darah Besar, Peredaran Darah Kecil, dan Fungsinya

Sistem Peredaran Darah Manusia: Peredaran Darah Besar, Peredaran Darah Kecil, dan Fungsinya

daphnisys.com – Sistem peredaran darah manusia terbagi menjadi dua, yaitu peredaran darah besar dan peredaran darah kecil.

Manusia memiliki banyak sistem di dalam tubuhnya, mulai dari sistem pernapasan, sistem pencernaan, sistem gerak, dan sistem peredaran darah.

Seperti yang sudah disebutkan tadi, sistem peredaran darah manusia terdiri dari peredaran darah besar dan peredaran darah kecil.

Apakah kamu tahu perbedaan peredaran darah besar dan peredaran darah kecil?

Peredaran besar adalah sistem peredaran darah yang memompa darah ke seluruh tubuh dari bilik kiri jantung.

Sedangkan peredaran darah kecil adalah sistem peredaran darah yang mengalirkan darah ke paru-paru dari bilik kanan jantung.

Nah, sekarang kita cari tahu cara kerja peredaran darah besar dan peredaran darah kecil, yuk!

1. Peredaran Darah Besar

Peredaran darah besar dikenal juga dengan nama peredaran darah sistemik.

Sistem peredaran darah besar bermula ketika bilik kiri jantung memompa darah yang mengandung oksigen dan nutrisi melalui aorta (arteri utama) ke seluruh tubuh.

Jika kadar oksigen dalam darah sudah rendah atau hanya tersisa karbondioksida, maka darah akan terkumpul di pembuluh darah.

Kemudian masuk ke serambi kanan jantung dan masuk ke bilik kanan jantung.

Pada sistem peredaran darah besar ada dua pembuluh darah yang bekerja.

Pertama, vena cava superior yang bertugas membawa darah dari kepala dan lengan menuju jantung.

Kedua, vena cava inferior yang membawa darah dari perut dan kaki menuju jantung.

Jadi, peredaran darah besar berfungsi memompa darah dari jantung ke seluruh tubuh, kemudian kembali lagi ke jantung.

2. Peredaran Darah Kecil

Peredaran darah kecil sering juga disebut dengan peredaran darah pulmonal.

Sistem peredaran darah kecil bermula saat darah di bilik kanan jantung yang rendah oksigen dipompa oleh arteri pulmonalis menuju paru-paru.

arteri pulmonalis adalah pembuluh darah yang bertugas membawa darah ke paru-paru.

Baca Juga:

Unsur-Unsur Lingkaran Beserta Contoh Gambarnya

Pada sistem peredaran kecil ini karbon dioksida yang ada dalam darah dilepaskan ke saluran paru, dan akan keluar saat kita membuang nafas.

Saat mengeluarkan karbon dioksida, kita akan menghirup oksigen baru yang akan masuk ke aliran darah.

Kemudian mengalir melalui vena paru-paru dan serambi kiri jantung menuju bilik kiri jantung dan memulai kembali sistem perderan darah besar.

Jadi peredaran darah kecil berfungsi mengalirkan darah dari jantung ke paru-paru, lalu kembali lagi ke jantung.

Unsur-Unsur Lingkaran Beserta Contoh Gambarnya

Unsur-Unsur Lingkaran Beserta Contoh Gambarnya

daphnisys.com – Berikut ini adalah unsur-unsur dalam lingkaran. Namun, kita cari tahu dulu, yuk, apa itu lingkaran!

Lingkaran adalah himpunan semua titik di bidang datar yang berjarak sama dari suatu titik tetap di bidang itu.

Titik tetap lingkaran itu dinamakan pusat lingkaran, sedangkan jarak dari suatu titik pada lingkaran ke titik pusat dinamakan jari-jari lingkaran.

Lingkaran juga bisa dikatakan sebagai sebuah garis lengkung yang bertemu kedua ujungnya. Semua titiknya sama jauh letaknya dari sebuah titik pusat.

Lalu, apa saja unsur-unsur lingkaran? Yuk, cari tahu!

Contoh gambar lingkaran beserta unsur-unsurnya.

Unsur-Unsur Lingkaran

1. Titik Pusat Lingkaran

Ini adalah titik yang ada di tengah-tengah lingkaran sebagai pusatnya.

2. Jari-Jari Lingkaran

Ini adalah sebuah garis yang menghubungkan antar titik pusat dengan titik lengkung pada keliling lingkaran.

3. Diameter Lingkaran

Sebuah garis panjang lurus yang menghubungkan antara dua titik pada keliling lingkaran yang melewati titik pusat lingkaran.

4. Tali Busur Lingkaran

Garis lurus yang menghubungkan dua titik pada keliling lingakaran, tapi tidak melalui titik pusat lingkaran. Ini berbeda dengan diamater yang garisnya melalui titik pusat.

5. Juring lingkaran

Luas daerah dalam lingkaran yang dibatasi oleh dua garis jari-jari dan dibatasi oleh sebuah busur lingkaran yang letaknya diapit oleh dua buah jari-jari tersebut.

6. Tembereng Lingkaran

Luas daerah yang berada di dalam lingkaran yang dibatasi oleh busur lingkaran dan tali busur lingkaran.

7. Apotema Lingkaran

Jarak terpendek antara tali busur dengan titik pusat lingkaran. Garis apotema umumnya berada tegak lurus dengan tali busur.

Baca Juga:

5 Contoh Narrative Text Bahasa Inggris Beserta Struktur dan Artinya

8. Busur Lingkaran

Garis lengkung yang merupakan bagian dari keliling lingkaran. Busur pada lingkaran dibagi menjadi dua, yakni busur besar dan busur kecil.

9. Sudut Pusat Lingkaran

Sebuah sudut yang terbentuk dari perpotongan antara dua buah jari-jari yang ada di titik pusat lingkaran.

10. Sudut Keliling Lingkaran

Sebuah sudut yang terbentuk karena pertemuan antara dua tali busur dengan satu titik pada keliling lingkaran.

Itulah unsur-unsur lingkaran. Bisakah kamu menggambar lingkaran beserta menulis keterangan unsur-unsurnya?

5 Contoh Narrative Text Bahasa Inggris Beserta Struktur dan Artinya

5 Contoh Narrative Text Bahasa Inggris Beserta Struktur dan Artinya

daphnisys.com – Narrative text adalah jenis teks yang bercerita mengenai rangkaian peristiwa secara kronologis serta saling terhubung.

Sifat narrative text pada umumnya adalah berupa cerita fiktif atau karangan yang memiliki tujuan untuk menghibur pembaca.

Struktur narrative text adalah:

1. Orientation, yang berisi mengenai perkenalan tokoh dan latar.

2. Complication, yang mengenai awal mula peristiwa atau kejadian. Awal mula peristiwa tersebut menjadi rentetan alur cerita yang kemudian berlanjut pada konflik, klimaks, serta anti klimaks.

3. Resolution, merupakan bagian akhir cerita yang umumnya berisi penyelesaian konfliks.

Contoh-Contoh Narrative Text

1. A Lion and The Mouse

A lion was once sleeping in the jungle when a mouse started running up and down his body just for fun. This disturbed the lion’s sleep, and he woke up quite angry.

He was about to eat the mouse when the mouse desperately requested the lion to set him free. “I promise you, I will be of great help to you someday if you save me.” The lion laughed at the mouse’s confidence and let him go.

One day, a few hunters came into the forest and took the lion with them. They tied him up against a tree. The lion was struggling to get out and started to whimper.

Soon, the mouse walked past and noticed the lion in trouble. Quickly, he ran and gnawed on the ropes to set the lion free. Both of them sped off into the jungle.

Singa dan Tikus

Seekor singa sedang tidur di hutan ketika seekor tikus mulai berlari naik turun tubuhnya hanya untuk bersenang-senang. Ini mengganggu tidur singa, dan dia bangun dengan sangat marah.

Dia akan memakan tikus ketika tikus itu dengan putus asa meminta singa untuk membebaskannya. “Aku berjanji, saya akan sangat membantumu suatu hari nanti jika kamu menyelamatkanku.” Singa menertawakan kepercayaan tikus dan membiarkannya pergi.

Suatu hari, beberapa pemburu datang ke hutan dan membawa singa itu bersama mereka. Mereka mengikatnya di pohon. Singa itu berjuang untuk keluar dan mulai merintih.

Tak lama kemudian, tikus itu berjalan melewatinya dan melihat singa dalam kesulitan. Dengan cepat, dia berlari dan menggerogoti tali untuk membebaskan singa itu. Keduanya melesat ke dalam hutan.

2. A Boy Who Cried Wolf

Baca Juga: .

18 Jenis Tempo Lagu Berdasarkan Jumlah Ketukan per Menit, Materi Kelas 5 SD

In a village, lived a carefree boy with his father. The boy’s father told him that he was old enough to watch over the sheep while they graze in the fields. Every day, he had to take the sheep to the grassy fields and watch them as they graze.

However, the boy was unhappy and didn’t want to take the sheep to the fields. He wanted to run and play, not watch the boring sheep graze in the field. So, he decided to have some fun. He cried, “Wolf! Wolf!” until the entire village came running with stones to chase away the wolf before it could eat any of the sheep.

When the villagers saw that there was no wolf, they left muttering under their breath about how the boy had wasted their time. The next day, the boy cried once more, “Wolf! Wolf!” and, again, the villagers rushed there to chase the wolf away.

The boy laughed at the fright he had caused. This time, the villagers left angrily. The third day, as the boy went up the small hill, he suddenly saw a wolf attacking his sheep. He cried as hard as he could, “Wolf! Wolf! Wolf!”, but not a single villager came to help him.

The villagers thought that he was trying to fool them again and did not come to rescue him or his sheep. The little boy lost many sheep that day, all because of his foolishness.

Anak Laki-Laki yang Menangis Serigala

Di sebuah desa, hiduplah seorang anak laki-laki yang riang bersama ayahnya. Ayah anak laki-laki itu memberi tahu dia bahwa dia sudah cukup besar untuk menjaga domba-domba itu saat mereka merumput di ladang. Setiap hari, dia harus membawa domba-domba itu ke padang rumput dan mengawasi mereka saat mereka merumput.

Namun, anak itu tidak senang dan tidak mau membawa domba ke ladang. Dia ingin berlari dan bermain, bukan melihat domba yang membosankan merumput di lapangan. Jadi, dia memutuskan untuk bersenang-senang. Dia berteriak, “Serigala! Serigala!” sampai seluruh desa datang berlari dengan batu untuk mengusir serigala sebelum bisa memakan domba.

Ketika penduduk desa melihat bahwa tidak ada serigala, mereka bergumam pelan tentang bagaimana bocah itu membuang-buang waktu. Keesokan harinya, anak laki-laki itu menangis sekali lagi, “Serigala! Serigala!” dan, sekali lagi, penduduk desa bergegas ke sana untuk mengusir serigala itu.

Bocah itu menertawakan ketakutan yang dia sebabkan. Kali ini, penduduk desa pergi dengan marah. Hari ketiga, ketika anak laki-laki itu mendaki bukit kecil, tiba-tiba dia melihat seekor serigala menyerang domba-dombanya. Dia menangis sekeras yang dia bisa, “Serigala! Serigala! Serigala!”, tetapi tidak ada satu pun penduduk desa yang datang untuk membantunya.

Penduduk desa mengira dia mencoba menipu mereka lagi dan tidak datang untuk menyelamatkan dia atau domba-dombanya. Anak kecil itu kehilangan banyak domba hari itu, semua karena kebodohannya.

3. The Fox and The Stork

Once upon a time, there was a stork lived on a jungle. One day, a selfish fox invited the stork for dinner. Stork was very happy with the invitation. She arrived the fox’s home on time and knocked at the door with her long beak.

The fox took her to the dinner table and served some soup in shallow bowls for both of them. As the bowl was too shallow for the stork, she couldn’t have soup at all. But, the fox licked up his soup quickly.

The stork was angry and upset, but she didn’t show her anger and behaved politely. To teach a lesson to the fox, she then invited him for dinner the next day. She too served soup, but this time the soup was served in two tall narrow vases.

The stork devoured the soup from her vase, but the fox couldn’t drink any of it because of his narrow neck. The fox realised his mistake and went home hungry.

Serigala dan Bangau

Alkisah, ada seekor bangau yang hidup di hutan. Suatu hari, seekor rubah egois mengundang bangau untuk makan malam. Bangau sangat senang dengan undangan itu. Dia tiba di rumah rubah tepat waktu dan mengetuk pintu dengan paruhnya yang panjang.

Rubah membawanya ke meja makan dan menyajikan sup dalam mangkuk dangkal untuk mereka berdua. Karena mangkuknya terlalu dangkal untuk bangau, dia tidak bisa makan sup sama sekali. Tapi, rubah menjilat supnya dengan cepat.

Bangau itu marah dan kesal, tetapi dia tidak menunjukkan kemarahannya dan berperilaku sopan. Untuk memberi pelajaran kepada rubah, dia kemudian mengundangnya untuk makan malam keesokan harinya. Dia juga menyajikan sup, tetapi kali ini sup disajikan dalam dua vas sempit yang tinggi.

Bangau melahap sup dari vasnya, tetapi rubah tidak bisa meminumnya karena lehernya yang sempit. Rubah menyadari kesalahannya dan pulang dengan kelaparan.

4. The Rose and The Cactus

Once upon a time, there was a beautiful rose in a garden. One rose flower on the plant was proud of its beauty. But, it was disappointed that it was growing next to an ugly cactus.

Every day, the rose would insult the cactus about its looks, but the cactus stayed quiet. All the other plants in the garden tried to stop the rose from bullying the cactus, but the rose was too selfish by its own beauty and did not listen to anyone.

One summer, a well in the garden dried up and there was no water for the plants. The rose slowly began to wilt. The rose saw a sparrow dip its beak into the cactus for some water.

The rose then felt ashamed for having made fun of the cactus all this time. But because it was in need of water, it went to ask the cactus if it could have some water. The kind cactus agreed, and they both got through summer as friends.

Mawar dan Kaktus

Dahulu kala, ada tanaman mawar yang indah di sebuah taman. Satu bunga mawar di tanaman itu bangga akan keindahannya. Namun, kecewa karena tumbuh di sebelah kaktus jelek.

Setiap hari, mawar akan menghina kaktus karena penampilannya, tetapi kaktus tetap diam. Semua tanaman lain di taman mencoba menghentikan mawar agar tidak mengganggu kaktus, tetapi mawar itu terlalu egois oleh keindahannya sendiri dan tidak mendengarkan siapa pun.

Suatu musim panas, sebuah sumur di taman mengering dan tidak ada air untuk tanaman. Mawar perlahan mulai layu. Mawar melihat seekor burung pipit mencelupkan paruhnya ke dalam kaktus untuk mengambil air.

Mawar kemudian merasa malu karena telah mengolok-olok kaktus selama ini. Tetapi karena membutuhkan air, ia bertanya pada kaktus apakah ia bisa mendapatkan air. Kaktus yang baik hati setuju, dan mereka berdua melewati musim panas sebagai teman.

5. A Greedy Lion

On a hot day, a lion in the forest started feeling hungry. He was starting to hunt for his food when he found a hare roaming around alone.

Instead of catching the hare, the lion let it go. “A small hare such as this can’t satisfy my hunger”, he said and scoffed. Then, a deer passed by and he decided to take his chances.

The lion ran behind the deer but since he was weak because of the hunger, he struggled to keep up with the deer’s speed.

Tired and defeated, the lion went back to look for the hare to fill up his stomach for the time being, but it was gone. The lion was sad and remained hungry for a long time.

Singa yang Serakah

Pada hari yang panas, seekor singa di hutan mulai merasa lapar. Dia mulai berburu makanannya ketika dia menemukan seekor kelinci berkeliaran sendirian.

Alih-alih menangkap kelinci, singa melepaskannya. “Kelinci kecil seperti ini tidak bisa memuaskan rasa laparku”, katanya dan mengejek. Kemudian, seekor rusa lewat dan dia memutuskan untuk mengambil risiko.

Singa berlari di belakang rusa tetapi karena dia lemah karena kelaparan, dia berjuang untuk mengikuti kecepatan rusa.

Lelah dan kalah, singa kembali mencari kelinci untuk mengisi perutnya untuk sementara waktu, tetapi kelinci itu hilang. Singa itu sedih dan tetap lapar untuk waktu yang lama.

Nah, teman-teman, itulah lima contoh narrative text.

Narrative text yang dijadikan contoh di atas merupakan jenis narrative text fiktif.

Contoh narrative text di atas adalah dongeng dan fabel pendek.

Teman-teman juga bisa membuat narrative text sederhana seperti contoh-contoh di atas, lo.

18 Jenis Tempo Lagu Berdasarkan Jumlah Ketukan per Menit, Materi Kelas 5 SD

18 Jenis Tempo Lagu Berdasarkan Jumlah Ketukan per Menit, Materi Kelas 5 SD

daphnisys.com – Pada pelajaran tematik kelas 5 SD, teman-teman sering sekali menemukan pelajaran mengenai musik dan lagu.

Saat memelajari lagu, kita juga belajar tempo lagu. Sebenarnya, jenis tempo lagu itu ada berapa, ya?

Ternyata, jenis tempo lagu itu dibagi menjadi tiga, yaitu:

1. Allegro = tempo cepat

2. Moderato = tempo sedang

3. Largo = tempo lambat

Namun, tiga tempo utama ini akan dibagi lagi menjadi 18 jenis tempo berdasarkan jumlah ketukan per menit.

Pengertian Tempo Lagu

Sebelum melanjutkan bahasan kita mengenai jenis-jenis tempo lagu, kita ketahui dulu pengertian tempo lagu, yuk!

Tempo lagu merupakan tanda yang digunakan untuk menunjukkan cepat lambatnya sebuah lagu.

Biasanya, penggunaan tempo diukur berdasarkan ketukan per menit atau Beats Per Minute (BPM).

Penggunaan tempo dapat mempermudah pendengarnya untuk mendapatkan pesan tersirat di balik sebuah lagu.

Misal, lagu yang bertempo cepat umumnya menggambarkan suasana ceria, semangat, harapan, dan persahabatan.

Sebaliknya, lagu bertempo lambat umumnya menggambarkan suasana santai, tenang, maupun rasa sedih.

Biasanya, untuk tempo cepat atau allegro memiliki jumlah ketukan per menitnya sekitar 120 hingga 168 BPM.

Tempo sedang atau moderato, jumlah ketukan per menitnya sekitar 108 hingga 120 BPM.

Sedangkan tempo lambat atau largo, jumlah ketukan per menitnya sekitar 40 hingga 60 BPM.

18 Jenis Tempo Lagu

Seperti yang sudah Bobo katakan di atas, 3 jenis tempo di atas masih dibagi lagi menjadi 18 tempo lagu.

Nah, pembagian tempo ini berdasarkan kecepatan dari jumlah ketukan permenit atau BPM. Apa saja 19 jenis tempo tersebut?

1. Larghissimo

Jumlah ketukan per menitnya di bawah 20 BPM. Temponya sangat-sangat lambat, hampir seperti mendengung.

2. Grave

Jumlah ketukan per menitnya sekitar 20 hingga 40 BPM. Temponya lambat dan serius.

3. Lento

Jumlah ketukan per menitnya sekitar 40 hingga 60 BPM. Temponya lambat dan perlahan.

4. Largo

Jumlah ketukan per menitnya sekitar 40 hingga 60 BPM. Temponya lambat, tempo ini cukup sering digunakan dalam beberapa lagu.

5. Larghetto

Jumlah ketukan per menitnya sekitar 60 hingga 66 BPM. Temponya cukup lambat.

6. Adagio

Jumlah ketukan per menitnya sekitar 66 hingga 76 BPM. Temponya cenderung lambat tapi cenderung santai. Tempo ini juga sering digunakan dalam lagu dan cukup populer.

7. Adagietto

Jumlah ketukan per menitnya sekitar 70 hingga 80 BPM. Temponya agak lambat.

Baca Juga:

Macam-Macam Gerakan Langkah Kaki dalam Senam Irama Lengkap, Beserta Istilah dan Cara Melakukannya

8. Andante Moderato

Temponya sedikit lebih lambat dari andante.

9. Andante

Jumlah ketukan per menitnya sekitar 76 hingga 108 BPM. Temponya tidak terlalu lambat dan lebih mengarah ke tempo sedang.

10. Andantino

Temponya sedikit lebih cepat dari andante.

11. Moderato

Jumlah ketukannya per menitnya sekitar 108 hingga 120 BPM. Temponya sedang. Jika sebuah lagu memiliki tempo moderato harus dinyanyikan dengan tempo yang sedang (tidak lambat dan tidak cepat).

12. Allegretto

Temponya cukup cepat tapi tidak secepat tempo allegro.

13. Allegro Moderato

Jumlah ketukan per menitnya sekitar 112 hingga 124 BPM. Temponya cukup cepat.

14.Allegro

Jumlah ketukan per menitnya sekitar 120 hingga 168 BPM. Temponya cepat. Tempo ini sering digunakan dalam lagu dan cukup populer.

15. Vivace

Jumlah ketukan per menitnya sekitar 168 hingga 176 BPM. Temponya lincah dan cepat.

16. Vivacissimo

Temponya sangat cepat dan lincah dibanding tempo vivace. Allegrissimo Temponya sangat cepat.

17. Presto

Jumlah ketukan per menitnya sekitar 168 hingga 200 BPM. Temponya sangat cepat. Tempo ini sering digunakan pada lagu dan cukup populer untuk tempo lagu yang sangat cepat.

18. Prestissimo

Jumlah ketukan per menitnya lebih dari 200 BPM. Temponya sangat-sangat cepat.

Teman-teman, itulah 18 jenis tempo yang dibagi dari 3 tempo utama.

Jenis tempo-tempo lagu ada banyak, bahkan hingga 18 jenis.

Macam-Macam Gerakan Langkah Kaki dalam Senam Irama Lengkap, Beserta Istilah dan Cara Melakukannya

Macam-Macam Gerakan Langkah Kaki dalam Senam Irama Lengkap, Beserta Istilah dan Cara Melakukannya

daphnisys.com – Sesuai dengan namanya, senam irama atau senam ritmik adalah gerakan yang disesuaikan dengan irama musik, nyanyian, atau hitungan yang dikehendaki.

Unsur-unsur yang terdapat dalam senam irama, meliputi keluwesan, kesinambungan gerakan, dan ketepatan irama.

Rangkaian senam irama dapat dilakukan dengan cara berjalan, berlari, melompat, loncat, serta ayunan dan putaran tangan.

Sehingga, senam irama melibatkan seluruh tubuh untuk bergerak, seperti kepala, lengan, togok, dan kaki.

Senam irama dapat dilakukan dengan alat, maupun tanpa alat. Contoh alat yang sering digunakan dalam senam irama adalah tongkat, bola, pita, topi, dan simpai.

Nah, jika kita ingin melakukan senam irama, kita harus mempelajari gerakan-gerakannya. Salah satu gerakan yang harus dipelajari adalah gerakan langkah kaki.

Apa saja macam-macam gerakan langkah kaki dalam senam irama? Yuk, cari tahu gerakan langkah kaki lengkap beserta istilah dan cara melakukannya!

Macam-Macam Gerakan Langkah Kaki dalam Senam Irama

Bersumber dari freedomsiana.id, gerakan langkah adalah berpindahnya salah satu kaki belakang ke depan kaki yang lainnya dengan berbagai variasi.

Macam-macam gerakan langkah kaki dalam senam irama, meliputi langkah biasa (looppas), langkah keseimbangan (balanspas), langkah ke depan (galloppas), langkah tiga (wallpas), langkah lingkar (huppelpas), langkah rapat (by trekpas), langkah menyamping (zijpas), langkah silang (kruispas), langkah ganti (wisselpas), langkah pantul (kootspas), dan langkah putar (draipas).

Seperti apa cara melakukan gerakan langkah itu? Yuk, kita bahas satu per satu.

1. Langkah Biasa (looppas)

Gerakan yang pertama adalah langkah biasa atau yang biasa disebut dengan istilah looppas.

Cara melakukan langkah biasa:

a. Sikap awal

Dimulai dengan skap awal berdiri tegak. Lalu, kedua lengan berada di samping badan.

b. Hitungan Satu

Langkahkan kaki kanan ke depan dengan meletakkan tumit terlebih dahulu, telapak kaki, kemudian baru ujung jari kaki yang terakhir.

Baca Juga:

Cari Jawaban Soal Kelas 3 SD Tema 3, Apakah yang Dimaksud Gambar Dekoratif?

c. Hitungan Dua

Ganti kaki kiri yang dilangkahkan, dan lakukan seterusnya. Perlu diingat, lutut haurs mengeper dalam melangkah.

Irama musik yang sering digunakan saat melakukan langkah biasa adalah 2/4, 3/4, atau 4/4.

2. Langkah Keseimbangan (Balanspas)

Macam-macam gerakan langkah dalam senam irama berikutnya adalah langkah keseimbangan. Gerakan langkah ini biasa disebut dengan istilah balanspas atau balance pas.

Cara melakukan langkah keseimbangan:

a. Sikap awal

Sikap awal berdiri tegak.

b. Hitungan Satu

Langkahkan kaki kiri ke depan.

c. Hitungan Dua

Kaki kanan menyusul ke depan. Sebelum kaki kanan menapak atau saat masih angkat tumit, kaki kiri mundur. Gerakan ini langsung diikuti dengan kaki kanan merapat.

Irama musik saat melakukan langkah keseimbangan adalah 3/4 atau 4/4.

3. Langkah Rapat (By Trekpas)

Gerakan langkah dalam senam irama berikutnya adalah langkah rapat atau biasa disebut dengan istilah by trekpas.

Cara melakukannya:

a. Sikap Awal

Sikap awal berdiri tegak.

b. Hitungan Satu

Langkahkan kaki kiri ke depan.

c. Hitungan Dua

Langkahkan kaki kanan ke depan dan letakkan telapak kaki kanan sejajar dengan kaki kiri, lutut mengeper.

Selanjutnya, langkahkan kaki kanan, kaki kiri diletakkan sejajar dengan kaki kanan, lutut mengeper, dan seterusnya.

Langkah rapat biasanya menggunakan musik dengan irama 3/4 aau 4/4.

4. Langkah ke Depan (Galloppas)

Gerakan langkah dalam senam irama berikutnya adalah langkah ke depan. Gerakan ini biasa disebut dengan istilah galloppas.

Untuk mempermudah melakukan gerakan langkah ini, sebaiknya kita kuasai langkah rapat lebih dulu, ya.

Cara melakukan langkah ke depan:

a. Sikap Awal

Sikap awal berdiri tegak.

b. Hitungan Satu

Langkahkan kaki kanan ke depan.

c. Hitungan Dua

Kaki kiri menyusul dan bersama-sama kaki kanan melangkah lagi (satu hep dua).

Selanjutnya langkahkan kaki kiri disusul langkah kaki kanan, kemudian langkah kaki kiri lagi.

Gerakan langkah depan biasanya diringi musik dengan irama 3/4 atau 4/4.

5. Langkah Tiga (Wallpas)

Gerakan langkah tiga dikenal juga dengan istilah wallpas.

Cara melakukan langkah tiga:

a. Sikap Awal

Sikap awal berdiri tegak.

b. Hitungan Satu

Langkahkan kaki kanan lebar ke depan.

c. Hitungan Dua

Langkahkan kaki kiri setengah langkah dan angkat tumit.

d. Hitungan Tiga

Langkahkan kaki kanan setengah langkah dan angkat tumit. Pandangan ke depan, lutut tidak ditekuk.

Selanjutnya, ganti mulai kaki kiri.

Gerakan langkah ini biasanya diiringi musik dengan irama 3/4.

6. Langkah Lingkar (Huppelpas)

Gerak langkah lingkar disebut juga dengan istilah huppelpas.

Cara melakukan gerak langkah lingkar:

a. Sikap Awal

Sikap awal berdiri tegak.

b. Hitungan Satu

Kaki kiri melangkah ke depan.

c. Hitungan Dua

Angkat kaki kanan sambil ditekuk membentuk sudut 90 derajat.

d. Hitungan Tiga

Kaki kanan diletakkan.

e. Hitungan Empat,

Angkat kaki kiri dan ditekuk membentuk sudut 90 derajat.

7. Langkah Samping (Zijpas)

Gerakan langkah samping atau langkah menyamping dikenal dengan istilah zijpas.

Cara melakukan langkah samping:

a. Sikap Awal

Sikap langkah kaki kiri.

b. Hitungan Satu

Angkat dan langkahkan kaki kiri ke samping kiri.

c. Hitungan Dua

Putar badan 180 derajat ke kiri dan langkahkan kaki kanan hingga menghadap ke arah sebaliknya.

d. Hitungan Tiga

Putaran dilanjutkan, angkat kaki kiri dengan putaran melalui belakang, kaki kiri diletakkan di samping kaki kanan kembali ke hadap semula.

8. Langkah Silang (Kruispas)

Gerakan langkah silang disebut juga dengan istilah kruipas.

Cara melakukan langkah silang:

a. Sikap Awal

Sikap awal berdiri tegak, kaki sedikit dikangkang.

b. Hitungan Satu

Kaki kiri disilangkah di depan kaki kanan.

c. Hitungan Dua

Kaki kanan melangkah ke samping kanan.

9. Langkah Ganti (Wisselpas)

Gerakan langkah ganti disebut juga dengan istilah wisselpas.

Cara melakukan langkah ganti:

a. Sikap Awal

Sikap awal berdiri tegak.

b. Hitungan Satu

Langkahkan kaki kanan ke depan.

c. Hitungan Dua

Tepat saat mengucapkan ‘du’ putar kaki kiri dan bersama-sama dengan kaki kanan ke depan dengan cepat.

Langkah berikutnya dimulai dari kaki kiri.

Gerakan langah ini biasanya iiringi musik dengan irama 4/4 atau 2/4.

10. Langkah Pantul (Kaatpas)

Gerakan langkah pantul disebut juga dengan istilah kaatpas.

Cara melakukan langkah pantul:

a. Sikap Awal

Sikap awal berdiri tegak.

b. Hitungan Satu

Kaki kiri melangkah ke depan, kaki kanan ditarik ke atas, mulai ujung kaki hingga lutut.

c. Hitungan Dua

Letakkan kaki kanan di tempat semula diikuti kaki kiri.

11. Langkah Putar Silang (Draipas)

Gerakan langkah putar silang dikenal juga dengan istilah draipas.

a. Sikap Awal

Sikap awal, sikap langkah kaki kiri.

b. Hitungan Satu

Angkat dan langkahkan kaki kiri ke samping kiri.

c. Hitungan Dua

Putar badan 180 derajat ke kiri dan langkahkan kaki kanan hingga menghadap ke arah sebaliknya.

d. Hitungan Tiga

Putaran dilanjutkan, angkat kaki kiri dengan putaran melalui belakang, kaki kiri diletakkan di samping kaki kanan kembali ke hadap semula.

Cari Jawaban Soal Kelas 3 SD Tema 3, Apakah yang Dimaksud Gambar Dekoratif?

Cari Jawaban Soal Kelas 3 SD Tema 3, Apakah yang Dimaksud Gambar Dekoratif?

daphnisys.com – Teman-teman sekarang akan belajar menjawab soal pertanyaan kelas 3 SD tema 3 tentang gambar dekoratif.

Seni dekoratif sering disebut juga dengan seni ornamen biasanya diaplikasikan dalam beragam hal termasuk media dua dimensi.

Menurut Encyclopaedia Britannica, Seni dekoratif adalah salah satu jenis seni rupa yang berkaitan dengan desain serta dekorasi benda.

Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), dekoratif adalah sesuatu yang berkenaan dengan dekorasi.

Sehingga gambar dekoratif adalah gambar yang digunakan untuk menghias.

Biasanya gambar dekoratif berasal dari objek yang ada di alam, seperti hewan dan tumbuhan atau objek alam lain.

Seni dekoratif ini biasanya dibuat untuk menciptakan keanggunan dan gerakan anti tradisional.

Gerakan tersebut biasanya akan melambangkan kekayaan dan kemewahan.

Selain itu, masih ada fungsi lain dari gambar dekoratif.

Fungsi Gambar Dekoratif

1. Fungsi Estetis

Pada fungsi ini, gambar atau seni dekoratif digunakan hanya untuk memperindah penampilan suatu benda.

Seni dekoratif biasanya ditambahkan pada benda dalam bentuk gambar atau ukiran seni dekoratif.

2. Fungsi Simbolis

Selain memberikan unsur keindahan, gambar dekoratif juga bisa menjadi bentuk simbol.

Simbol yang digunakan bisa dalam bentuk gambar hewan atau tumbuhan, namun memiliki makna yang berbeda sesuai dengan keyakinan setiap daerah.

Baca Juga:

Contoh-Contoh Gerak Non Lokomotor, Lengkap dengan Jenis dan Manfaatnya

Bisanya ini digunakan pada benda-benda sakral dan upacara-upacara adat atau keagamaan.

3. Fungsi Teknis Konstruktif

Fungsi ketiga ini berkaitan dengan konstruksi suatu benda.

Ornamen akan diberikan pada bagian-bagian bangunan yang memiliki fungsi menyangga, menopang, menghubungkan atau memperkokoh konstruksi.

Unsur dalam Arti Gambar Dekoratif

1. Warna

Warna adalah salah satu unsur yang tidak akan lepas dari sebuah seni, termasuk seni dekoratif.

Dengan menggunakan warna dan gambar yang tepat, sebuah seni dekoratif akan terlihat lebih nyata dan indah.

2. Bidang

Unsur kedua adalah bidang yang memiliki peranan dalam karya dua dimensi.

Bidang pada gambar dekoratif ini bisa berupa benda pipih yang berbentuk persegi, lingkaran, dan bentuk apapun yang mengarah pada sebuah dimensi.

3. Garis

Unsur selanjutnya adalah garis yang cukup penting dalam gambar dekoratif.

Garis ini yang akan mengarahkan sebuah bentuk untuk gambar dekoratif.

4. Titik

Titik juga menjadi unsur penting dalam sebuah gambar dekoratif.

Unsur titik ini akan menjadi menarik bila digabungkan dengan banyak titik lainya hingga membentuk sebuah gambar.

Itu tadi penjelasan tentang fungsi hingga unsur dari gambar dekoratif.

Teman-teman sekarang bisa akan mengetahui fungsi dari gambar dekoratif yang membantu menghias benda menjadi lebih indah.

Contoh-Contoh Gerak Non Lokomotor, Lengkap dengan Jenis dan Manfaatnya

Contoh-Contoh Gerak Non Lokomotor, Lengkap dengan Jenis dan Manfaatnya

daphnisys.com – Manusia dalam kehidupan sehari-hari pasti melakukan gerakan. Terlebih saat melakukan olahraga, teman-teman akan banyak menggerakan tubuh.

Teman-teman pasti pernah melakukan gerak non lokomotor tanpa disadari.

Gerakan yang dilakukan saat berolahraga ada tiga jenis, yaitu lokomotor, non lokomotor, dan manipulatif.

Dari tiga jenis gerakan itu, kali ini kita akan belajar tentang gerakan non lokomotor.

Gerkan non lokomotor adalah gerakan yang tidak disertai dengan perpindahan tempat.

Saat melakukan gerakan tersebut teman-teman hanya menggerakan tubuh tanpa berpindah tempat.

Pada pengertian lain, gerak non lokomotor adalah gerakan yang dilakukan hanya di tempat tanpa adanya ruang gerak.

Keterampilan gerakan ini dilakukan dengan menggerakan anggota badan yang melibatkan sendi dan otot dalam keadaan badan menetap atau statis.

Melakukan gerakan non lokomotor ini akan memberikan beberapa manfaat.

Manfaat Gerakan Non Lokomotor

– Mengembangkan Kesadaran

Dengan melakukan gerakan non lokomotor, teman-teman akan memahami pergerakan tubuh pada satu ruangan.

– Melatih Kecepatan dan Ketepatan

Gerakan non lokomotor yang dilakukan secara rutin akan melatih sendi dan otot menjadi lebih kuat.

Hal itu akan membantu meningkatkan kecepatan dan ketepatan dalam melakukan gerakan lainnya.

Baca Juga: 

Faktor Penyebab Pelanggaran HAM Secara Internal dan Eksternal

– Melatih Keseimbangan

Teman-teman bisa melatih gerakan non lokomotor secara rutin dan memberikan keseimbangan pada tubuh.

Jenis Gerakan Non Lokomotor

1. Menekuk Tubuh

Gerakan ini membuat akan membuat teman-teman menggerakan bagian pinggang, lutut, dan beberapa sendi lain tanpa perlu berpindah tempat.

Untuk melakukan gerakan ini, teman-teman bisa menunduk dengan menekuk punggung, atau melakukan gerakan jongkok yang akan membuat lutut dan punggung menekuk.

2. Memuntir Tubuh

Gerakan non lokomotor lainnya adalah memuntir atau gerakan lilin.

Jenis gerakan ini bisa dilakukan dengan cara memutar setengah bagian tubuh, namun posisi kaki tidak bergerak.

Teman-teman bisa menggerakan pinggang dan kepala memutar sebagian tubuh.

3. Gerakan Memutar Tubuh

Gerakan memutar tubuh juga termasuk dalam gerakan non lokomotor.

Melakukan gerakan ini dilakukan oleh kaki namun tidak membuat berpindah tempat.

Teman-teman hanya cukup mengubah posisi kaki hingga tubuh menghadap ke arah yang berbeda.

4. Gerakan Mengubah Posisi Anggota Tubuh

Jenis gerakan ini dilakukan tanpa perlu mengubah seluruh anggota tubuh.

Teman-teman hanya menggerakan beberapa anggota tubuh dengan posisi tetap di tempat.

Salah satu gerakan ini adalah menggelengkan kepala, merentangkan tangan, dan mengangkat satu kaki.

Setelah mengetahui jenis-jenis gerakan non lokomotor, berikut akan dijelaskan tentang contoh dari gerakan non lokomotor yang bisa teman-teman lakukan.

Contoh Gerakan Non Lokomotor

  • Gerakan menendang
  • Gerakan melempar Gerakan melambung
  • Gerakan berguling
  • Gerakan menjerat
  • Gerakan membungkuk
  • Gerakan menggelinding
  • Gerakan mengayun
  • Gerakan menangkap
  • Gerakan memutar

Nah, itu tadi pengertian, manfaat, serta contoh dari gerakan non lokomotor yang sering teman-teman lakukan.

Dengan melatih sendi dan otot pada gerakan non lokomotor teman-teman akan memperoleh banyak manfaat termasuk kesehatan badan.

Faktor Penyebab Pelanggaran HAM Secara Internal dan Eksternal

Faktor Penyebab Pelanggaran HAM Secara Internal dan Eksternal

daphnisys.com – Apa faktor penyebab pelanggaran HAM secara internal dan eksternal?

Setiap manusia pasti mempunyai hak asasi, akan tetapi hak asasi manusia (HAM) yang dimiliki oleh manusia dibatasi oleh hak asasi manusia lainnya.

Dengan demikian, tidak ada seorang pun yang diperbolehkan untuk melanggar hak asasi orang lain.

Akan tetapi, dalam kenyataannya manusia suka lupa diri, bahwa di sekitarnya terdapat manusia yang mempunyai kedudukan yang sama dengan dirinya.

Nah, inilah salah satu bentuk pelanggaran HAM yang merugikan orang lain.

HAM juga didukung dan dilindungi hukum dan perjanjian nasional dan internasional, teman-teman.

Tentu saja, segala bentuk pelanggaran HAM akan dikenakan sanksi dan hukuman.

Lalu, apa faktor penyebab pelanggaran HAM?

Faktor Penyebab Pelanggaran HAM

Pelanggaran HAM disebabkan oleh dua faktor berikut, yaitu faktor internal dan faktor eksternal.

Kita bahas satu persatu, ya!

a. Faktor Internal

Faktor internal penyebab pelanggaran HAM adalah yaitu dorongan untuk melakukan pelanggaran HAM yang berasal dari diri pelaku pelanggar HAM.

Contohnya:

1. Kurangnya sikap tenggang rasa dan toleransi pada sesama.

Kurangnya sikap tenggang rasa dan toleransi akan menyebabkan seseorang tidak bisa menerima perbedaan dalam masyarakat.

Hal ini dapat membuat seseorang memaksakan pendapatnya.

2. Memiliki sikap egois atau terlalu mementingkan diri sendiri.

Sikap egois dan mementingkan diri sendiri akan banyak merugikan orang lain.

Sikap egois juga bisa merusak kerukunan antarmasyarakat.

3. Kurangnya pendidikan akan sikap terpuji.

Kurangnya pendidikan akan sikap terpuji bisa membuat seseorang tidak bisa menyadari kesalahan pada sikapnya yang merugikan orang lain, termasuk sebagai pelanggaran HAM.

Baca Juga:

Letak Astronomis dan Geografis Negara-Negara di ASEAN

4. Rendahnya kesadaran akan HAM.

Rendahnya kesadaran akan pentingnya HAM akan membuat seseorang menyepelekan pelanggaran HAM.

5. Kurangnya rasa empati dan simpati pada sesama.

Kurang rasa empati dan simpati akan membuat seseorang menjadi semena-mena pada manusia lain.

b. Faktor Eksternal

Faktor eksternal penyebab pelanggaran HAM adalah faktor-faktor di luar diri manusia yang mendorong seseorang atau sekelompok orang melakukan pelanggaran HAM.

Contohnya:

1. Penyalahgunaan kekuasaan

Orang yang memiliki kekuasaan bisa melakukan pelanggaran HAM ke orang lain yang memiliki kekuasaan yang lebih rendah daripada dirinya.

2. Tidak ada ketegasan dari aparat hukum

Ketika tidak ada ketegasan dari aparat hukum untuk memberikan efek jera pada pelanggar HAM, maka pelanggaran HAM akan terus terjadi.

Rendahnya sanksi dan hukuman bisa menjadi faktor penyebab pelanggaran HAM.
3. Ringannya sanksi dan hukuman pada pelanggar HAM

Pelanggar HAM perlu dihukum untuk memberikan efek jera. Tapi jika sanksi dan hukuman pelaku sangat ringan, maka pelanggaran HAM akan terus terjadi.

4. Penyalahgunaan teknologi

Kemajuan teknologi dapat memberikan pengaruh yang positif, tetapi
bisa juga memberikan pengaruh negatif bahkan dapat memicu timbulnya kejahatan.

5. Kesenjangan sosial dan ekonomi yang tinggi

Adanya kesenjangan sosial dan ekonomi bisa menyebabkan timbulnya pelanggaran HAM karena dipicu ketidakadilan pada masyarakat.

Misalnya, perbudakan dan perampokan.

Letak Astronomis dan Geografis Negara-Negara di ASEAN

Letak Astronomis dan Geografis Negara-Negara di ASEAN

daphnisys.com – Teman-teman, masih ingatkah kamu negara-negara apa saja yang tergabung dalam ASEAN?

Terlihat dari gambar di atas, kamu bisa menyebutkan 10 negara anggota ASEAN yaitu sebagai berikut.

Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei Darusallam, Kamboja, Filipina, Laos, Vietnam, dan Myanmar.

ASEAN atau Asosication of South East Asian Nations merupakan organisasi yang beranggotakan negara-negara Asia Tenggara dan berdiri pada 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand.

Kerja sama yang terjadi di antara negara-negara ASEAN juga dipengaruhi oleh letak astronomis dan geografis masing-masing negara.

Yuk, cari tahu letak astronomis dan letak geografis 10 anggota ASEAN ini!

1. Indonesia

Indonesia terletak pada letak astronomis yaitu 6o Lintang Utara hingga 11o Lintang Selatan dan 95o Bujur Timur hingga 141o Bujur Timur.

Sedangkan berdasarkan letak geografis, negara Indonesia terletak di antara dua benua yaitu Benua Asia dan Australia serta di antara dua samudra, yaitu Samudra Pasifik dan Hindia.

2. Malaysia

Malaysia terletak pada letak astronomis yaitu 1º Lintang Utara hingga 7º Lintang Selatan serta 100º Bujur Timur hingga 120º Bujur Timur.

Secara geografis, letak negara Malaysia berbatasan dengan Laut Cina Selatan, Indonesia, Selat Singapura, Selat Malaka, dan Thailand.

3. Singapura

Singapura terletak di antara 1º11’ Lintang Utara hingga 1º27′ Lintang Utara serta 103º39’ Bujur Timur hingga 104º5’ Bujur Timur.

Berdasarkan letak geografisnya, Singapura berbatasan dengan Selat Johor di sebelah barat dan sebelah utara.

Serta berbatasan dengan Selat Singapura di sebelah timur dan selatan.

4. Thailand

Thailand terletak di antara 6º Lintang Utara hingga 21º Lintang Utara serta 97º Bujur Timur hingga 106º Bujur Timur.

Letak geografis Thailand yaitu sebelah utara berbatasan dengan Myanmar dan Laos, sebelah selatan berbatasan dengan Malaysia dan Teluk Thailand.

Sedangkan sebelah timur berbatasan dengan Kamboja dan Laos, dan sebelah barat berbatasan dengan Myanmar.

Baca Juga: 

Pengertian Tari Rakyat, Tari Klasik, dan Tari Kreasi Baru Beserta Contohnya, Materi Kelas 5 SD/MI

5. Brunei Darussalam

Brunei Darussalam terletak pada 4° Lintang Utara sampai 6° Lintang Utara dan 114° Bujur Timur – 115° Bujur Timur.

Berdasarkan letak geografis, berikut ini batas wilayah Brunei Darusallam.

Bagian selatan, timur, dan barat berbatasan dengan negara bagian Serawak (Malaysia). Bagian utara berbatasan dengan Laut Cina Selatan.

6. Kamboja

Letak astronomis negara Kamboja yaitu 10° Lintang Utara sampai 15° Lintang Utara dan 102° Bujur Timur – 108° Bujur Timur.

Sedangkan letak geografisnya adalah sebelah utara berbatasan dengan Thailand dan Laos dan sebelah selatan berbatasan dengan Laut Cina Selatan.

Sebelah barat berbatasan dengan Thailand serta sebelah timur berbatasan dengan Vietnam.

7. Filiphina

Filiphina terletak pada 5° Lintang Utara sampai 21° Lintang Utara dan 117° Bujur Timur – 126° Bujur Timur.

Letak geografis negara ini yaitu sebelah utara dan timur berbatasan dengan Samudra Pasifik.

Sedangkan sebelah selatan berbatasan dengan Laut Sulawesi dan Laut Suhu, sebelah barat berbatasan dengan Laut Cina Selatan.

8. Laos

Letak astronomis negara Laos yaitu 14° Lintang Utara sampai 22° Lintang Utara dan 100° Bujur Timur – 107° Bujur Timur.

Berdasarkan letak geografisnya, sebelah barat Laos berbatasan dengan Thailand dan Birma dan sebelah selatan berbatasan dengan Kamboja.

Lalu, sebelah utara berbatasan dengan Tiongkok dan Vietnam serta sebelah timur berbatasan dengan Vietnam.

9. Vietnam

Letak astronomis Vietnam yaitu 23° Lintang Utara sampai 9° Lintang Utara dan 105° Bujur Timur – 109° Bujur Timur.

Letak geogrfis Vietnam yaitu sebelah barat berbatasan dengan Teluk Siam, Laos, dan Kamboja. Bagian utara berbatasan dengan Tiongkok.

Pada bagian timur dan selatan berbatasan dengan Laut Cina Selatan.

10. Myanmar

Letak astronomis negara Myanmar yaitu 11° Lintang Utara sampai 28° Lintang Utara dan 92° Bujur Timur – 101° Bujur Timur.

Berdasarkan letak geografisnya, batas wilayah negara Myanmar, yaitu sebelah utara berbatasan dengan Tiongkok. Sebelah selatan berbatasan dengan Laut Andaman.

Sebelah barat berbatasan dengan Teluk Benggala dan sebelah timur berbatasan dengan Laos dan Thailand.

Nah, itulah rangkuman letak astronomis dan geografis negara-negara anggota ASEAN.

Pengertian Tari Rakyat, Tari Klasik, dan Tari Kreasi Baru Beserta Contohnya, Materi Kelas 5 SD/MI

Pengertian Tari Rakyat, Tari Klasik, dan Tari Kreasi Baru Beserta Contohnya, Materi Kelas 5 SD/MI

 

daphnisys.com – Seni tari tradisional merupakan jenis kekayaan budaya Indonesia masih dilestarikan hingga sekarang.

Pada materi kelas 5 SD Tema 8, teman-teman akan belajar tentang macam-macam tari tradisional.

Tari tradisional sendiri merupakan tarian yang tumbuh dan berkembang secara turun temurun di suatu daerah tertentu oleh masyarakatnya.

Umumnya, tari tradisional memiliki nilai historis yang tinggi dan berpokok pada adaptasi adat istiadat lingkungan sekitar.

Berdasarkan koreografinya, secara umum tari tradisional digolongkan menjadi tiga, yaitu:

1. Tari Rakyat

Tari rakyat merupakan seni tari yang hidup dan berkembang di masyarakat lokal, hidup, dan berkembang secara turun temurun.

Gerakan dalam tarian ini cenderung diulang-ulang atau hanya memiliki sedikit variasi dari sejak zaman dulu hingga sekarang.

Hanya saja, tari rakyat kini tidak menggunakan iringan musik yang sederhana seperti dulu, melainkan mehnggunakan alat musik gamelan.

Meski jenis tarian ini sederhana dan tidak mengutakan keindahan, namun tari rakyat memiliki kekuatan magis untuk tujuan tertentu, teman-teman.

Tari Pendet (Bali), Tari Serimpi (Jawa Tengah), Tari Gong (Kalimantan Timur), dan Tari Lumense (Sulawesi Tengah) adalah contoh tari rakyat.

2. Tari Klasik

Berbeda dengan tari rakyat, tari klasik merupakan seni tari tradisional yang lahir di lingkungan keraton atau pusat pemerintahan.

Biasanya, tarian ini diwariskan secara turun-temurun pada kalangan bangsawan dan menjadi tradisi yang melekat di masyarkat umum.

Tari klasik ini berpedoman pada aturan baku yang tidak dapay diubah atau diganggu gugat. Jika diubah, maka makna tarian akan rusak.

Seni tari klasik juga umumnya memiliki karakter tertentu, yakni sesuai dengan koreografi atau tubuh sang penari yang elok, lembut, dan tegas.

Tari klasik juga memiliki nilai estetika yang tinggi serta makna dan filosofi yang mendalam, teman-teman.

Ada banyak jenis seni tari klasik, seperti Tari Piring (Sumatera Barat), Tari Kuda Lumping (Jawa Tengah), Tari Saman (Aceh), dan Tari Topeng Klana (Cirebon).

3. Tari Kreasi Baru

Tari kreasi baru merupakan jenis tarian hasil kreasi manusia yang tidak terikat aturan tari daerah atau tari kreasi tradisional.

Hasil kreasi yang baru ini dapat terkandung dalam tema, gerakan, kostum tari, hingga tata riasnya.

Meski tidak terikat aturan tari daerah, namun tari kreasi baru tidak benar-benar meninggalkan unsur tradisionalnya.

Pada tari kreasi baru, bisa saja hanya temanya saja yang baru sedangkan unsur kostum dan tata riasnya masih mengambil unsur tradisional.

Tari kreasi baru ini dibagi menjadi dua macam, yakni tari kreasi baru non tradisi dan tari kreasi baru pola tradisi.

Tari kreasi baru pola non tradisi adalah tarian yang sama sekali tidak menggunakan unsur tradisional dalam kreasinya. Tari ini biasa disebut dengan tari modern.

Sedangkan tari kreasi baru pola tradisi adalah tarian yang masih menggunakan unsur tradisional dalam kreasinya.

Contoh dari tari kreasi baru adalah Tari Nguri (Sumbawa), Tari Kuntulan (Jawa Tengah), Tari Merak (Jawa Barat), dan Tari Manung Rawa (Bali).

Baca Juga: 

Cara Menghitung Volume Bola dan Setengah Bola Beserta Contoh Soal dan Pembahasannya

Nah, itulah penjelasan tentang tari rakyat, tari klasik, dan tari kreasi baru. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk teman-teman, ya.

Cara Menghitung Volume Bola dan Setengah Bola Beserta Contoh Soal dan Pembahasannya

Cara Menghitung Volume Bola dan Setengah Bola Beserta Contoh Soal dan Pembahasannya

 

daphnisys.com – Bola dan setengah bola adalah salah satu bentuk bangun ruang yang sering diajarkan di sekolah.

Cara untuk menghitung volume bola dan volume setengah bola adalah menggunakan rumus berikut:

1. Rumus untuk menghitung volume bola adalah V = (4/3) πr³.

2. Rumus untuk menghitung volume setengah bola adalah V = (2/3) πr.

π (phi) adalah bilangan tetap, sedangkan r adalah radius atau jari-jari.

Contoh Soal Menghitung Volume Bola dan Volume Setengah Bola

1. Berapa volume bola dengan r = 12 cm?

Penjelasan:

Untuk menghitung volume bola, kita harus terlebih dahulu mengetahui rumus volume bola.

V=(4/3) πr³

Dalam rumus volume bola, r sama dengan jari-jari. Kita dapat memasukkan jari-jari yang diberikan dari pertanyaan ke dalam persamaan untuk r.

V=(4/3) π 12³

V=(4/3) π 1.728 (lalu, kalikan 4/3 dengan 1.728)

V=(π)(2304) = 2304π

Maka jawaban yang benar adalah 230π atau 230 x 3.14 = 722 cm³

2. Sebuah bola berjari-jari 4 m dipotong menjadi dua bagian yang sama besar. Hitunglah volume setiap belahan yang terbentuk.

Penjelasan:

Teman-teman jangan terkecoh! Meskipun dibelah menjadi dua, jari-jari setengah bola tetap 4 m, ya!

Baca Juga:

Teknik Dasar Olahraga Lompat Jauh: Teknik Awalan, Tolakan, Melayang, dan Mendarat

Maka, r = 4 m

Kita tinggal memasukkan ke dalam rumus:

V = (2/3) πr

V = (2/3) π x 4

V = (2/3) 3.14 x 4

V = 133.9 m³.

Maka, volume setengah bola adalah 133.9 m³

Teman-teman, itulah rumus menghitung volume bola dan setengah bola.

Rumus volume bangun ruang ini akan berguna dalam memecahkan soal saat ujian, oleh sebah itu, sering-seringlah belajar, ya!

Teknik Dasar Olahraga Lompat Jauh: Teknik Awalan, Tolakan, Melayang, dan Mendarat

Teknik Dasar Olahraga Lompat Jauh: Teknik Awalan, Tolakan, Melayang, dan Mendarat

 

daphnisys.com – Apakah teman-teman pernah mendengar atau bahkan pernah melakukan olahraga lompat jauh?

Kalau iya, tahukah kamu kalau lompat jauh termasuk ke dalam cabang olahraga atletik, lo.

Seperti olahraga lainnya, lompat jauh juga memiliki teknik-teknik agar bisa dilakukan dengan baik dan benar.

Berikut ini adalah teknik dasar olahraga lompat jauh:

1. Teknik Awalan

Awalan merupakan gerakan penting yang turut menentukan jauhnya lompatan. Latihan awalan bertujuan untuk mengatur dan memperhitungkan langkah.

Kedua hal itu adalah gerakan dasar dalam latihan lompat jauh.

2. Teknik Menolak (Tumpuan)

Tolakan dalam lompat jauh dilakukan dengan salah satu kaki yang terkuat. Hal ini dilakukan agar tercapai tinggi lompatan yang cukup tanpa kehilangan kecepatan awalan.

Cara melakukan tumpuan yaitu:

a. pada saat menumpu, posisi badan tidak terlalu condong ke depan dan tidak juga terlalu tegak,

b. berat badan sedikit berada di depan titik tumpu,

c. pandangan mata mengarah ke depan. Lakukan teknik menumpu (menolak) ini berulang-ulang.

Baca Juga: Contoh Sikap Menghormati dan Menghargai Keberagaman Budaya, Materi PPKn Kelas 3 SD

3. Teknik Melayang (Gaya)

Pada saat melayang, usahakan untuk mempertahankan keseimbangan badan. Hal ini dilakukan agar dapat melayang lebih lama.

Gerakan selanjutnya adalah menekuk kedua lutut dan bersiap untuk melakukan pendaratan.

4. Mendarat (Jatuh)

Gerakan mendarat atau jatuh yang baik adalah gerakan pendaratan yang tidak mengurangi hasil lompatan.

Untuk itu, perlu adanya koordinasi gerakan kaki, kepala, tangan, badan, dan tumit pada saat akan menyentuh pasir.

Pada saat tumit menyentuh pasir, badan digerakkan ke depan untuk menghindari pendaratan pinggul.

Latihan Lompat Jauh

Melompat adalah salah satu bentuk latihan untuk melatih kekuatan otot kaki. Dalam melakukan lompatan saat mendarat, diusahakan kedua kaki bersama-sama dan kedua lutut mengeper.

Bentuk-bentuk latihan melompat sebagai berikut.

a. Melompat Tanpa Awalan dengan Tolakan Dua Kaki Mendatar Langkah-langkahnya, adalah:

– Mula-mula berdiri pada saat sikap jongkok ujung kaki jinjit;

– Ayunkan tangan ke depan diikuti tolakan kedua kaki;

– Lakukan gerakan mendatar dengan kedua kaki bersamaan;

– Usahakan pada saat mendarat kedua lutut mengeper.

b. Melompat Tanpa Awalan dengan Tolakan Satu Kaki Mendatar Langkah-langkahnya, adalah:

– Mula-mula berdiri dengan satu kaki dengan ujung kaki jinjit;

– Ayunkan tangan ke depan diikuti tolakan satu kaki;

– Lakukan gerakan mendatar dengan salah satu tumit kaki kiri atau kanan;

– Usahakan pada saat mendarat lutut harus mengeper.

c. Melompat Tinggi Meraih Sasaran di Atas Langkah-langkahnya, adalah:

– Mula-mula berdiri tegak dengan kaki kanan berada di depan dan kaki kiri di belakang;

– Berjongkok lalu mengayunkan tangan ke atas diikuti tolakan kedua kaki;

– Raihlah sasaran yang berada di atas dengan melompat setinggi-tingginya;

– Pada saat mendarat kedua kaki bersamaan dan kedua lutut mengeper.

d. Melompat Sejauh-jauhnya dengan Awalan Berlari Langkah-langkahnya, adalah:

– Mula-mula berdiri tegak dengan kaki kanan berada di depan dan kaki kiri di belakang;

– Berlari kurang lebih 5-7 meter, lalu menolak dengan salah satu kaki kanan/ kiri;

– Melompat sejauh-jauhnya dengan bantuan dorongan kedua tangan;

– Pada saat mendarat kedua kaki bersamaan dan kedua lutut mengeper;

– Supaya tidak terjadi cedera, sebaiknya latihan ini dilakukan pada bak pasir lompat jauh.

Contoh Sikap Menghormati dan Menghargai Keberagaman Budaya, Materi PPKn Kelas 3 SD

Contoh Sikap Menghormati dan Menghargai Keberagaman Budaya, Materi PPKn Kelas 3 SD

daphnisys.com – Indonesia adalah negara yang memiliki kebudayaan yang beragam.

Untuk menjaga persatuan dan kesatuan, teman-teman harus menghormati dan menghargai keberagaman budaya, seperti yang akan dijelaskan pada materi PPKn kelas 3 SD.

Apakah teman-teman tahu ada berapa kebudayaan yang ada di Indonesia?

Di Indonesia, ada sekitar 1.331 kelompok suku yang tersebar di seluruh wilayah, lo.

Setiap suku tersebut memiliki kebiasaan dan tradisi yang berbeda-beda.

Walau begitu mereka tetap bagian dari negara Indonesia.

Untuk mejaga persatuan tersebut, teman-teman harus memiliki rasa menghormati dan menghargai antarsuku budaya.

Menghormati menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah menaruh rasa hormat, mengakui.

Jadi, menghormati kebudayaan daerah lain adalah dengan memberikan rasa hormat dan mengakui adanya kebudayaan lain di Indonesia.

Sedangkan menghargai memiliki arti yang tidak jauh berbeda, yaitu memberikan rasa hormat.

Rasa hormat ini bisa diberikan dengan beragam cara.

Berikut akan dijelaskan cara menghargai dan menghormati antarkebudayaan.

1. Bangga Memakai Pakaian Adat Daerah Lain

Setiap daerah pasti memiliki pakaian adat yang berbeda-beda.

Untuk menunjukan rasa hormat, teman-teman harus bangga saat mengenakan pakaian adat daerah lain.

2. Mempelajari Tarian Adat Daerah Lain

Cara lain yang bisa dilakukan adalah tidak malu untuk belajar tarian adat daerah lain.

Bukan hanya pakaian adat, setiap suku juga memiliki tarian adat yang berbeda-beda.

Bila teman-teman tidak bisa menari, cukup memberikan apresiasi dengan mempelajari arti tarian daerah lain.

3. Menonton Pertunjukan Daerah Lain

Bentuk menghargai dan menghormati bisa dilakukan dengan menonton pertunjukan daerah lain.

Ikut datang dan menonton dengan tertib sudah menjadi bentuk apresiasi atas karya dan ke kekhasan budaya daerah lain.

4. Menjaga Kebersihan saat Berkunjung ke Daerah Lain

Teman-teman bisa juga menunjukan rasa hormat, dengan selalau menjaga kebersihan saat berkunjung ke daerah lain.

Terlebih saat berada di rumah adat daerah lain, jangan sampai mengotori bangunan kebudayaan tersebut.

Baca Juga:

20 Contoh Gambar Jaring-Jaring Balok, Kamu Sudah Buat yang Mana?

5. Berbagi Cerita tentang Keistimewaan Suku Daerah Lain

Untuk menujukan rasa hormat, teman-teman juga bisa berbagi cerita dengan berbagai teman yang berasa dari suku yang berbeda.

Cara ini juga bisa membuat teman-teman lebih memahami dan mengenal kebudayaan lain.

Dengan mengenal, maka rasa hormat dan menghargai secara lebih baik.

Nah, itu tadi beragam cara menghargai dan menghormati keberagaman kebudayaan di Indonesia.

Sekarang, teman-teman harus bisa menghargai dan menghormati kebudayaan lain agar persatuan tertap terjaga.

20 Contoh Gambar Jaring-Jaring Balok, Kamu Sudah Buat yang Mana?

20 Contoh Gambar Jaring-Jaring Balok, Kamu Sudah Buat yang Mana?

daphnisys.com – Berikut ini adalah 20 variasi atau contoh jaring-jaring balok.

Jaring-jaring adalah pembelahan sebuah bangun yang berkaitan sehingga jika digabungkan akan menjadi sebuah bangun ruang tertentu.

Nah, jaring-jaring balok adalah sisi-sisi balok yang direntangkan mengikuti rusuk-rusuknya.

Ciri dari jaring-jaring balok bisa dilihat apabila bentuk jaring-jaring itu dilipat, maka membentuk sebuah balok.

Ada beberapa macam bentuk jaring-jaring balok. Ini karena balok terdiri dari bangun datar persegi panjang.

Inilah yang membedakan jaring-jaring balok dengan jaring-jaring kubus, karena jaring-jaring kubus terdiri dari bangun datar persegi.

Sebelum kita cari tahu 20 contoh jaring-jaring balok, kita ketahui dulu ciri-ciri balok, yuk!

Baca Juga:

Pengertian Pola Lantai: Jenis, Fungsi, dan Contoh Pola Lantai Tari Tradisional Indonesia

Ciri-Ciri Balok

Balok bisa dibedakan dari bangun ruang lainnya melalui ciri-ciri khusus. Berikut ciri-ciri balok:

1. Memiliki 12 rusuk
2. Memiliki 8 titik sudut
3. Memiliki 6 buah sisi
4. Sudut bangun ruang balok berbentuk siku-siku
5. Memiliki 12 diagonal dan 4 diagonal dalam bentuk bangun ruang

Nah, itulah ciri-ciri balok. Sekarang kita cari tahu contoh jaring-jaring balok, ya!

Contoh Jaring-Jaring Balok

1.

Variasi atau contoh jaring-jaring balok.

2.

Variasi atau contoh jaring-jaring balok.

3.

Variasi atau contoh jaring-jaring balok.

4.

Variasi atau contoh jaring-jaring balok.

5.

Variasi atau contoh jaring-jaring balok.

6.

Variasi atau contoh jaring-jaring balok.

7.Variasi atau contoh jaring-jaring balok.

8.

Variasi atau contoh jaring-jaring balok.

9.

Variasi atau contoh jaring-jaring balok.

10.

Variasi atau contoh jaring-jaring balok.

Variasi atau contoh jaring-jaring balok.

Itulah contoh jaring-jaring balok. Kamu sudah buat yang mana?

Pengertian Pola Lantai: Jenis, Fungsi, dan Contoh Pola Lantai Tari Tradisional Indonesia

Pengertian Pola Lantai: Jenis, Fungsi, dan Contoh Pola Lantai Tari Tradisional Indonesia

daphnisys.com – Pola lantai adalah posisi penari atau formasi penari ketika menampilkan suatu pertunjukan seni tari.

Pola lantaipenting ada di sebuah tarian agar pertunjukan tari semakin menarik dan membuat suatu tarian terlihat dinamis.

Biasanya, pola lantai bisa ditentukan dari jumlah penari, ukuran panggung, dan alur cerita sebuah tarian.

Dengan begitu, penonton pun akan menikmati keindahan gerak tari.

Selain itu, pola lantai juga mempunyai beberapa jenis, fungsi, dan contoh pola lantai pada tari tradisional.

Untuk lebih jelasnya, teman-teman bisa menyimaknya dari pembahasan berikut ini. Yuk, simak!

Jenis-Jenis Pola Lantai

1. Pola Lantai Garis Vertikal

Pola lantai garis vertikal, penari membentuk barisan lurus ke arah depan dan belakang.

Jumlah barisan ini bisa satu atau lebih, tergantung pada jumlah penari. Dari pola lantai garis vertikal, kesan yang ditampilkan adalah menyatu dan kuat.

Nantinya, pola lantai garis vertikal juga bisa dikembangkan lagi menjadi pola zigzag dan diagonal.

Pola zigzag adalah di mana posisi penari berselang-seling di sisi kanan dan kiri.

Sedangkan, pola lantai diagonal adalah posisi penari membentuk barisan lurus tetapi menyerong ke kanan atau ke kiri.

2. Pola Lantai Garis Horizontal

Pola lantai garis horizontal ini posisi penari berada dalam satu garis lurus ke arah kanan dan kiri.

Jumlah baris bisa satu atau lebih tergantung pada jumlah penari. Dari pola lantai garis horizontal ini kita akan mendapatkan kesan kebersamaan dan sejajar.

Sama seperti pola lantai garis vertikal, pola lantai garis horizontal juga bisa dikembangkan lagi jadi pola lantai zigzag.

Nantinya, posisi penari bisa berselang-seling ke depan dan ke belakang dalam satu barisan.

3. Pola Lantai Garis Diagonal

Pola lantai garis diagonal, memungkinkan posisi setiap penari berselang-seling secara bergantian ke depan dan ke belakang.

Dari pola lantai ini kita akan merasakan kesan dinamis dan lincah.

Bahkan pola lantai ini bisa divariasikan posisi menyerong, dari kanan depan ke kiri belakang atau kiri depan ke kanan belakang.

Jika ingin lebih rumit, pola lantai diagonal ini juga bisa dikembangkan lagi menjadi pola lantai berbentuk tanda silang (X) dan bentuk pola lantai V.

4. Pola Garis Lengkung

Pada pola lantai garis lengkung, posisi penari akan membentuk setengah lingkaran ke dalam atau ke luar.

Jadi, pola lantai ini akan berbentuk cembung atau cekung, jika dilihat dari depan. Dengan pola lantai jenis ini, kita akan mendapatkan kesan yang lembut.

Selain itu, dari pola lantai garis lengkung ini juga bisa dikembangkan lagi jadi pola lantai lingkaran penuh atau membentuk angka delapan.

Baca Juga:

Contoh Hak, Kewajiban, dan Tanggung Jawab di Keluarga, Sekolah, dan Lingkungan

Fungsi Pola Lantai

Penggunaan lantai tidak hanya memberikan kesan yang dinamis dan indah dari penari, lo. Tetapi, pola lantai juga mempunyai beberapa fungsi penting seperti berikut ini.

  1.  Membuat gerakan penari terlihat kuat dan jelas.
  2.  Membantu penari menonjolkan peran yang ia jalankan dalam suatu pertunjukan tari.
  3.  Menghidupkan tokoh yang harus diperankan penari.
  4.  Membantu penari untuk menyesuaikan diri pada tata panggung.
  5.  Membuat tarian semakin indah dan menarik.

Contoh Pola Lantai yang Digunakan dalam Tari Tradisional Indonesia

1. Tari Bedhaya Ketawang

Tari Bedhaya Ketawang yang berasal dari Yogyakarta ini mempunyai nama pola lantai yang berbeda.

Jenis pola lantai yang digunakan adalah rakit lajur, ajeng-ajengan, iring-iringan, lumebet, endhel-endhel, dan rakit tiga-tiga.

2. Tari Pendet

Tari Pendet adalah tari yang berasal dari Bali. Tari tradisional ini mempunyai pola lantai berbentuk V dan pola lantai garis horizontal.

3. Tari Kuda Lumping

Tari Kuda Lumping ini berasal dari daerah Jawa dan mempunyai pola lantai yang terus berganti-ganti.

Umumnya, Kuda Lumping mempunyai pola lantai gabungan dari pola lantai melingkar, pola lantai vertikal, dan pola lantai horizontal.

4. Tari Jaipong

Tari Jaipong yang berasal dari Sunda ini mempunyai pola lantai yang dinamis, karena gerakannya terinspirasi dari gerakan pencak silat.

Biasanya, tari Jaipong mempunyai pola lantai horizontal, vertikal, dan diagonal.

Nah, itulah pengertian dari pola lantai, beserta jenis-jenisnya, fungsinya, dan contoh pola lantai dari tari tradisional Indonesia.

Contoh Hak, Kewajiban, dan Tanggung Jawab di Keluarga, Sekolah, dan Lingkungan

Contoh Hak, Kewajiban, dan Tanggung Jawab di Keluarga, Sekolah, dan Lingkungan

daphnisys.com – Apakah teman-teman sudah tahu apa saja contoh hak, kewajiban, dan tanggung jawab di keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat?

Hak adalah sesuatu yang bisa kita dapatkan setelah melakukan kewajiban.

Kewajiban sendiri adalah suatu hal yang harus kita lakukan dengan penuh tanggung jawab. Karena itulah hak, kewajiban, dan tanggung jawab saling berkaitan satu dengan yang lainnya.

Yuk, kita cari tahu contoh hak, kewajiban, dan tanggung jawab di keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat!

Hak dan Kewajiban dalam Keluarga

Contoh Hak dalam Keluarga:

1. Berhak mendapatkan kasih sayang dan perhatian dari dari anggota keluarga yang lain.

2. Berhak mendapatkan perlindungan dan rasa aman dalam keluarga.

3. Berhak mendapatkan makanan dan minuman yang bergizi.

4. Berhak dihormati dari anggota keluarga yang lain.

Contoh Kewajiban dalam Keluarga:

1. Melaksanakan tugas sebagai anggota keluarga sesuai dengan tugasnya.

2. Membantu pekerjaan orang tua di rumah, seperti membantu ibu membersihkan tempat tidur dan sebagainya.

3. Berpamitan dengan orang tua ketika akan pergi ke sekolah.

4. Melindungi anggota keluarga.

Baca Juga: 

Apa yang Dimaksud dengan Teknik Blok? Macam-Macam Teknik dalam Menggambar Bentuk

Hak dan Kewajiban di Sekolah

Contoh Hak di Sekolah:

1. Bergaul dengan sesama warga belajar tanpa membedakan suku, ras, agama, dan budaya.

2. Mendapatkan perlakuan yang sama dari pengajar dalam pelaksanaan proses pembelajaran di sekolah.

3. Mendapatkan bimbingan dari pengajar.

Contoh Kewajiban di Sekolah:

1. Berkata sopan dan santun terhadap pengajar, teman, dan semua staf yang ada di sekolah.

2. Menjaga nama baik sekolah di mana pun kita berada.

3. Mengikuti pelaksanaan proses pembelajaran di sekolah dengan tertib.

Hak dan Kewajiban di Lingkungan Masyarakat

Contoh Hak di Lingkungan Masyarakat:

1. Berhak memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapat di lingkungan sekitar.

2. Berhak mendapatkan rasa aman dan nyaman dalam kehidupan dengan tetangga dan lingkungan sekitar.

3. Berhak mendapatkan kedudukan yang sama dalam masyarakat.

Contoh Kewajiban di Lingkungan Masyarakat:

1. Menjaga kebersamaan dan kerukunan hidup dalam bermasyarakat.

2. Menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan dalam masyarakat.

3. Menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Nah, teman-teman itulah tadi penjelasan tentang contoh-contoh hak dan kewajiban di keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Agar lebih memahami lagi, berikut penjelasan lengkap tentang apa itu hak, kewajiban, dan tanggung jawab.

Yuk, simak!

Apa Itu Hak?

Hak berarti milik atau kepunyaan. Hak bisa diartikan sebagai kekuasaan untuk berbuat sesuatu.

Hak adalah sesuatu yang didapatkan atau diterima seseorang jika telah melakukan serangkaian kegiatan. Hak bisa dimiliki setelah melaksanakan kewajiban.

Hak dan kewajiban harus seimbang. Ini maksudnya tidak boleh hanya menuntut hak tetapi tidak mau melakukan kewajiban.

Apa Itu Kewajiban?

Kewajiban berasal dari kata dasar wajib yang artinya harus.

Kewajiban berarti sesuatu yang harus dilaksanakan oleh seseorang sesuai dengan aturan yang berlaku.

Kewajiban adalah segala sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab untuk mendapatkan hak.

Apa Itu Tanggung Jawab?

Tanggung jawab adalah kewajiban untuk menanggung sesuatu.

Tanggung jawab juga bisa diartikan sebagai kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja maupun yang tidak di sengaja.

Tanggung jawab juga berarti melakukan sesuatu yang mencerminkan kesadaran akan kewajibannya.

Bertanggung jawab adalah berkewajiban mananggung segala sesuatu atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya.

Tanggung jawab merupakan cerminan dari kesadaran akan kewajiban.

Melaksanakan kewajiban berarti kita telah melaksanakan tanggung jawab.

Apa yang Dimaksud dengan Teknik Blok? Macam-Macam Teknik dalam Menggambar Bentuk

Apa yang Dimaksud dengan Teknik Blok? Macam-Macam Teknik dalam Menggambar Bentuk

daphnisys.com – Dalam mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) kita mempelajari materi tentang menggambar bentuk.

Menggambar bentuk artinya adalah menggambar dengan cara meniru objek dan diusahakan untuk serupa dengan objek aslinya.

Objek asli bisa berupa manusia, benda mati, flora, fauna, atau alam di sekitar.

Ada beberapa teknik untuk menggambar bentuk yang terdiri dari teknik blok, teknik arsir, teknik sapuan basah, teknik dussel, dan tekni pointilis.

Apa yang dimaksud dengan teknik blok dan teknik-teknik gambar lainnya?

Simak di sini untuk mengetahui penjelasan selengkapnya tentang teknik dalam menggambar bentuk.

1. Teknik Siluet (blok)

Teknik siluet adalah teknik menutup objek gambar dengan menggunakan satu warna sehingga menimbulkan kesan siluet (blok).

2. Teknik Arsir

Teknik arsir dibuat dengan cara menorehkan pensil, spidol, tinta, atau alat lain berupa garis-garis berulang yang menimbulkan kesan gelap-terang, gradasi, atau kesan dimensi.

3. Teknik Sapuan Basah (aquarel)

Teknik sapuan basah bisa menggunakan bahan dengan campuran air di atas kertas, kain, atau bidang lain.

Bila menggunakan bidang gambar berupa kertas maka bisa menggunakan cat air, cat poster, atau tinta bak.

Baca Juga: 

Organ Gerak Ikan, Katak, Burung, Ular, Kadal, Kambing Beserta Fungsinya, Cari Jawaban Kelas 5 SD/MI

4. Teknik Dussel (gosok)

Teknik dussel adalah teknik menggambar dengan cara menggosok sehingga menimbulkan kesan gelap-terang atau tebal-tipis.

Alat yang bisa digunakan, antara lain pensil, krayon, dan konte.

5. Teknik Pointilis

Teknik pointilis adalah cara atau teknik menggambar atau melukis dengan menggunakan titik-titik hingga membentuk objek.

Prinsip Menggambar Bentuk

1. Model

Model adalah objek yang dijadikan acuan untuk menggambar. Menggunakan model berarti menggambar bentuk terfokus pada objek yang digambar, bukan sekadar ingatan.

Model gambar bisa dibuat secara langsung atau tidak langsung.

Menggambar secara langsung, yaitu dengan menatap model yang ada di depan mata.

Menggambar secara tidak langsung, yaitu menggambar model dari foto yang berasal dari majalah, koran, buku, atau media lainnya.

2. Proporsi

Suatu benda tersusun dari satu kesatuan berdasarkan ukuran antara bagian satu dengan bagian lainnya.

Kesebandingan, keseimbangan, atau kesesuaian bentuk dan ukuran suatu benda antara bagian yang satu dengan bagian yang lain itulah yang dinamakan proporsi.

Dengan menggunakan proporsi yang tepat, maka gambar benda yang dihasilkan akan tampak wajar.

Jika gambar yang dibuat tidak sesuai dengan proporsi maka akan terkesan janggal.

3. Komposisi

Komposisi adalah tata susunan yang menyangkut keseimbangan, kesatuan, irama, dan keselarasan dalam suatu karya seni rupa.

Gambar bentuk yang baik harus memerhatikan komposisi sehingga gambar yang dibuat bisa menghasilkan kesan yang seimbang, menyatu, berirama, dan selaras.

4. Perspektif

Perspektif adalah penggambaran objek berdasar kesan pandangan mata.

Perspektif yang baik akan bisa menimbulkan kesan ruang tiga dimensi dalam bentuk gambar.

Bila benda yang digambar tidak menggunakan kaidah perspektif maka akan terkesan janggal.

Organ Gerak Ikan, Katak, Burung, Ular, Kadal, Kambing Beserta Fungsinya, Cari Jawaban Kelas 5 SD/MI

Organ Gerak Ikan, Katak, Burung, Ular, Kadal, Kambing Beserta Fungsinya, Cari Jawaban Kelas 5 SD/MI

daphnisys.com – Pada buku pelajaran tematik kelas 5 tema 1, teman-teman akan belajar nama organ gerak hewan.

Di halaman 14, ada sebuah tabel yang bisa teman-teman isi mengenai organ gerak hewan-hewan tertentu.

Hewan-hewan itu adalah ikan, katak, burung, ular, kadal, dan kambing.

Apa nama organ gerak hewan-hewan di atas dan apa fungsinya?

Yuk, kita lihat jawabannya di bawah ini!

1. Nama Hewan: Ikan

Nama Organ Gerak: Sirip dan Ekor

Fungsinya: Sirip dan ekor membantu ikan berenang, sirip membuat ikan bisa bergerak maju, mundur, memutar hingga mempertahankan posisi diam.

2. Nama Hewan: Katak

Nama Organ Gerak: Kaki

Fungsinya: Katak memiliki sepasang kaki depan dan kaki belakang untuk bergerak.

Kaki belakang katak untuk melompat, sehingga strukturnya lebih kukuh sementara kaki depan berfungsi menahan tubuh saat mendarat.

3. Nama Hewan: Burung

Nama Organ Gerak: Sayap dan Kaki

Fungsinya: Burung memiliki struktur tubuh seperti hewan bertulang belakang.
Sayap membuat burung bisa terbang dan kaki untuk menapak saat burung mendarat di tanah, burung juga menggunakan kakinya saat berjalan di tanah.

4. Nama Hewan: Ular

Nama Organ Gerak: Rangka tubuh

Baca Juga: 

Cara Menghitung Luas Persegi, Persegi Panjang, dan Jajar Genjang

Fungsinya: Ular bergerak karena rangka tubuh yang meliuk ke kiri dan ke kanan.

5. Nama Hewan: Kadal

Nama Organ Gerak: Kaki

Fungsinya: Kadal memiliki kaki untuk berjalan dengan cara melata.

Kaki kadal juga bisa digunakan untuk berlari dari hewan pemangsa kadal.

6. Nama Hewan: Kambing

Nama Organ Gerak: Kaki

Fungsinya: Kaki membantu kambing untuk berjalan dan berlari.

Selain itu, kaki kambing membantu menopang tubuh kambing saat memakan rumput.

Cara Menghitung Luas Persegi, Persegi Panjang, dan Jajar Genjang

Cara Menghitung Luas Persegi, Persegi Panjang, dan Jajar Genjang

daphnisys.com – Berikut adalah cara menghitung luas bangun datar, yaitu luar persegi, persegi panjang, dan jajar genjang.

Yuk, cari tahu!

Cara Menghitung Luas Persegi

Bangun datar pertama yang akan dihitung adalah persegi. Persegi merupakan bangun datar yang memiliki empat sisi dengan panjang yang seluruhnya sama.

Untuk menghitung luas persegi, maka rumus yang digunakan adalah L = s x s.

Dengan keterangan L adalah luas, sedangkan s adalah sisi.

Misalnya sebuah persegi memiliki sisi dengan panjang 5 cm, maka untuk menghitungnya, L = 5 cm x 5 cm dari rumus L = s x s.

Maka jawabannya adalah L = 25 cm2. Sehingga persegi dengan panjang sisi 5 cm tadi memiliki luas 25 cm2.

Cara Menghitung Luas Persegi Panjang

Bangun datar lainnya yang akan kita hitung luasnya adalah persegi panjang.

Berbeda dengan persegi yang memiliki empat sisi sama panjang, persegi panjang memiliki dua sisi panjang dan dua sisi lebar.

Sehingga rumus untuk menghitung luas persegi panjang adalah L = p x l, dengan keterangan L adalah luas, p adalah panjang, dan l adalah lebar.

Kalau sebuah persegi panjang memiliki panjang 8 cm dan lebar 6 cm, berapakah luas persegi panjang itu?

Setelah mengetahui panjang dan lebar persegi panjang, maka kita bisa memasukkan angka tadi ke dalam rumus.

Sehingga L = 8 cm x 6 cm, maka L = 48 cm2.

Baca Juga:

Cari Jawaban Materi Kelas 3 SD Tema 1, Apa saja Manfaat yang Kita Rasakan Jika Hidup Rukun?

Cara Menghitung Luas Jajar Genjang

Selain persegi dan persegi panjang, ada juga bangun datar yang bernama jajar genjang.

Kalau diperhatikan, jajar genjang memiliki bentuk yang unik, karena bangun datar ini memiliki sisi miring. Jajar genjang memiliki dua pasang sisi yang sama besar serta sejajar, juga dua pasang sudut yang sama besar.

Untuk menghitung jajar genjang, maka kita harus mengetahui bagian-bagian dari bangun datar ini lebih dulu.

Jajar genjang memiliki bagian sisi alas, sisi miring, dan tinggi. Tinggi jajar genjang diketahui dari garis yang melewati titik sudut ke sisi lain dan membentuk sudut siku pada sisi itu.

Nah, cara menghitung luas jajar genjang adalah L = a x t, dengan keterangan L adalah luas, a adalah alas, dan t adalah tinggi.

Maka kalau sebuah jajar genjang memiliki alas 8 cm dan tinggi 5 cm, berapa luasnya, ya?

Untuk menghitung luas jajar genjang, maka L = 8 cm x 5 cm. Sehingga luas jajar genjang itu adalah L = 40 cm2.

Contoh Soal dan Pembahasan

1. Dimas mempunyai selembar kertas karton berbentuk persegi. Setelah diukur, ternyata panjang sisinya 95 cm. Hitunglah luas karton tersebut!

Rumus atau cara menghitung luas persegi adalah L = s x s, maka L = 95 cm x 95 cm.

Sehingga L = 9.025 cm2, dan luas karton milik Dimas adalah 9.025 cm2.

2. Kebun Pak Gatot berbentuk persegi panjang berukuran panjang 75 meter dan lebar 45 meter. Berapaka luas kebun Pak Gatot?

Luas persegi panjang memiliki rumus L = p x l, sehingga untuk menghitung luas kebun Pak Gatot adalah L = 75 m x 45 m.

Maka luas kebun Pak Gatot adalah L = 3.375 m2.

3. Sebuah jajar genjang dengan sisi-sisi P, Q, R, dan S memiliki tinggi 12 cm dan alas 18 cm. Berapakah luas PQRS?

Luas jajar genjang dihitung dengan rumus L = a x t, maka luas jajar genjang PQRS adalah L = 18 cm x 12 cm.

Sehingga luas bangun datar jajar genjang adalah L = 216 cm2.

Cari Jawaban Materi Kelas 3 SD Tema 1, Apa saja Manfaat yang Kita Rasakan Jika Hidup Rukun?

Cari Jawaban Materi Kelas 3 SD Tema 1, Apa saja Manfaat yang Kita Rasakan Jika Hidup Rukun?

daphnisys.com – Hidup rukun adalah salah satu cara hidup yang harus dimiliki setiap orang.

Dengan melakukan hidup rukun, teman-teman akan mendapatkan banyak manafaat seperti penjelasan materi kelas 3 SD tema 1.

Hidup rukun adalah salah satu hal yang harus dilakukan di tengah berbagai perbedaan yang ada antar manusia.

Rukun menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) merupakan baik dan damai, tidak bertengkar, bersatu hati, bersepakat.

Sedangkan hidup rukun adalah hidup dengan saling berbagi, menghormati, menghargai, menyayangi, tolong menolong, dan berdampingan dengan orang lain.

Dari pengertian itu, tentu sudah bisa dipahami bahwa rukun adalah tindakan yang akan mendatangkan kebaikan.

Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan tentang manfaat serta contoh dari hidup rukun.

Manfaat Hidup Rukun

Dari penjelasan sebelumnya, tentu sudah bisa dipahami pentingnya hidup rukun.

Dengan hidup rukun, maka suasana akan menjadi damai dan terlindungi dari berbagai macam hal.

Hidup rukun yang dibangun dalam suatu wilayah akan terhindar dari konflik atau masalah lainnya.

Selain itu ada beberapa manfaat lain yang bisa didapatkan dengan hidup rukun, seperti berikut.

– Teman-teman akan hidup jauh dari konflik atau berbagai masalah lain.

– Antar masyarakat akan memiliki sikap saling tolong menolong yang kuat.

– Hidup rukun juga membuat kita mudah menjalin kerja sama

– Sikap saling menghormati dan menghargai akan muncul di setiap orang.

– Membuat lingkungan masyarakat menjadi nyaman dan juga aman.

– Kehidupan masyarakat pun akan menjadi lebih sejahtera.

Baca Juga: 

Pengertian Hak dan Kewajiban Warga Negara Menurut Para Ahli

Contoh Hidup Rukun

Untuk mendapatkan berbagai manfaat itu, teman-teman bisa mencoba memulai melakukan berbagai cara untuk hidup rukun baik di sekolah, rumah, atau lingkungan tempat tinggal.

Berikut ada beberapa contoh untuk hidup rukun yang bisa dicoba dipraktikkan di rumah atau lingkungan masyarakat.

– Bermain dan belajar bersama kaka atau adik di rumah.

– Selalu menghormati dan membantu orang tua sesuai kemampuan.

– Mau berbagi makanan dengan teman-teman di sekolah saat jam makan siang.

– Berteman dengan siapa saja, walau berbeda daerah atau berbeda agama.

– Selalu menjalankan kewajiban seperti piket kelas.

– Tidak berbuat gaduh di rumah hingga mengganggu tetangga di sekitar tempat tinggal.

Nah, itu tadi penjelasan tentang hidup rukun dari manfaat hingga contoh sikap yang bisa ditiru.

Pengertian Hak dan Kewajiban Warga Negara Menurut Para Ahli

Pengertian Hak dan Kewajiban Warga Negara Menurut Para Ahli

daphnisys.com – Hak dan kewajiban adalah suatu hal yang dimiliki setiap warga negara dan tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Hak dan kewajiban masing-masing berjalan beriringan sehingga keduanya harus dilaksanakan oleh setiap individu.

Di Indonesia, hak dan kewajiban warga negara sudah diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 27 hingga Pasal 34.

Hak warga negara adalah kekuasaan yang dimiliki seseorang untuk berbuat sesuatu.

Sementara itu, kewajiban adalah perbuatan yang dilakukan oleh warga negara yang sudah diatur dalam ketentuan perundangan.

Berikut ini pengertian hak dan kewajiban warga negara menurut para ahli. Simak, yuk!

Pengertian Hak Menurut Para Ahli

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), hak adalah bentuk kebenaran, kepemilikan, kewenangan, kekuasaan, derajat, dan wewenang menurut hukum.

Ada beberapa pengertian hak menurut para ahli, antara lain:

1. Prof Notonegoro

Hak adalah sebuah kuasa untuk menerima atau melakukan suatu hal yang memang semestinya diterima atau dilakukan.

2. Prof R.M.T Sukamto Notonagoro

Hak yaitu kuasa menerima atau melakukan suatu hal yang memang semestinya diterima atau dilakukan.

3. Prof Soerjono Soekanto

Menurut Prof Soerjono Soekanto, hak dibagi menjadi dua jenis, yakni hak searah (relatif) dan hak jamak (absolut).

Hak searah adalah hak yang terdapat dalam hukum dan berkaitan dengan perjanjian. Contohnya, hak untuk menagih.

Sementara itu, hak jamak terbagi menjadi empat, antara lain:

– Hal dalam hukum tata negara.

Baca Juga: Penjelasan tentang Hak dan Kewajiban yang Harus Seimbang, Materi Kelas 3 SD Tema 4

– Hak kepribadian: hak kehidupan, hak tubuh, hak kehormatan dan kebebasan.

– Hak kekeluargaan: hak suami, hak istri, hak orang tua, hak anak.

– Hak atas objek imateriel: hak paten, hak cipta, dan hak dagang merek.

4. John Salmond

John Salmond membagi hak menjadi empat pengertian, antara lain:

– Hak dalam arti sempit adalah suatu istilah yang umumnya diketahui sebagai pasangan dari kewajiban.

– Hak dalam arti kemerekaan adalah hak yang memberikan kemerdekaan seorang individu dalam melakukan, menerima, dan memiliki sesuatu.

– Hak dalam arti kekuasaan adalah hak yang diterima individu dan digunakan untuk melalui jalan dan metode hukum.

– Hak dalam arti kekebalan yakni hak yang memiliki potensi serta kuasa untuk membebaskan seorang individu dari kekuasaan hukum individu lain.

Baca Juga:

Perbedaan Besaran Pokok dan Besaran Turunan dalam Ilmu Fisika

5. Curzon

Sementara itu, Curzon membagi hak menjadi lima jenis, antara lain:

– Hak sempurna: hak ini dapat dilaksanakan melalui jalur hukum.

– Hak positif: hak untuk menuntut adanya suatu perbuatan atau tindakan.

– Hak utama: hak yang diperjelas oleh hak-hak lain yang sifatnya sebagai hak tambahan.

– Hak publik: hak yang berlaku di lingkungan umum.

– Hak milik: hak yang paling kuat dan turun temurun karena milik pribadi.

6. Srijanti

Hak merupakan unsur normatif yang berfungsi pedoman berperilaku, melindungi kebebasan, kekebalan, serta menjamin adanya peluang bagi manusia dalam menjaga harkat dan martabatnya.

Pengertian Kewajiban Menurut Para Ahli

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kewajiban adalah sesuatu yang wajib dilaksanakan, sebuah keharusan.

Ada beberapa pengertian kewajiban menurut para ahli, antara lain:

1. Prof. Notonegoro

Kewajiban adalah sebuah beban memberikan suatu hal yang sudah semestinya diberikan oleh pihak tertentu.

Dalam hal ini tidak bisa diberikan oleh pihak lain dan sifatnya bisa dituntut secara paksa jika tidak dipenuhi.

2. Prof. R.M.T Sukamto Notonagoro

Kewajiban adalah sesuatu hal yang harus dikerjakan oleh pihak tertentu dengan rasa tanggung jawab serta prinsip yang bisa dituntut secara paksa oleh pihak berkepentingan.

3. Curzon

Menurut Curzon, kewajiban dapat dikelompokkan menjadi lima macam, yakni:

– Kewajiban mutlak: telah melekat pada diri sendiri sejak lahir.

– Kewajiban primer: kemunculannya berdasarkan akibat dari perbuatan melawan hukum.

– Kewajiban universal: ditujukan pada semua warga negara secara umum.

– Kewajiban positif: menuntut setiap individu untuk melakukan suatu hal.

– Kewajiban publik: berhubungan dengan interaksi publik.

4. John Salmond

Menurut John Salmond, kewajiban adalah suatu hal yang harus dikerjakan oleh seseorang dan jika tidak melakukan suatu hal tersebut, maka akan memperoleh sanksi.

5. Fredrick Pollock

Fredrick Pollock mengungkapkan bahwa kewajiban sama dengan sebuah tugas dan dalam pengertian hukum, kewajiban adalah sesuatu hal yang bisa mengikat antara dua orang atau lebih secara hukum.

Nah, itulah pengertian hak dan kewajiban menurut para ahli. Semoga bisa bermanfaat untuk teman-teman.

Perbedaan Besaran Pokok dan Besaran Turunan dalam Ilmu Fisika

Perbedaan Besaran Pokok dan Besaran Turunan dalam Ilmu Fisika

daphnisys.com – Teman-teman, apa yang sudah kamu ketahui tentang besaran?

Menurut KBBI, besaran adalah nilai numerik yang menunjukkan jumlah sesuatu, pengukuran dalam ilmu pasti, dan jumlah, besar, tinggi.

Dalam ilmu fisika, ada dua jenis besaran yang dibedakan berdasarkan satuannya yaitu besaran pokok dan besaran turunan.

Besaran pokok adalah segala sesuatu yang dapat diukur dengan alat ukur yang dinyatakan dengan nilai dan satuan.

Contohnya: panjang dengan meter sebagai satuannya, massa dengan kilogram sebagai satuannya, dll.

Sedangkan besaran turunan adalah besaran yang satuannya diturunkan dari besaran-besaran pokok. Contohnya: luas dengan satuan meter persegi atau m2.

Lalu, apakah perbedaan dari besaran pokok dan besaran turunan? Mari simak jawabannya.

Besaran Pokok

Besaran pokok adalah besaran yang tidak tergantung pada besaran-besaran yang lain. Besaran ini dapat diukur secara langsung dan dijadikan dasar besaran lain.

Dalam sistem internasional (SI), terdapat 7 besaran pokok, yaitu:

1. Panjang dengan satuan meter (m)

2. Massa dengan satuan kilogram (kg)

3. Waktu dengan satuan sekon (s)

4. Suhu dengan satuan Kelvin (K)

5. Kuat arus listrik dengan satuan ampere (A)

6. Intensitas cahaya dengan satuan candela (cd)

7. Jumlah zat dengan satuan mol (mol)

Baca Juga:

5 Bentuk Kerja Sama Indonesia dengan Negara Anggota ASEAN dalam Bidang Politik, Materi Kelas 6 SD/MI

Besaran Turunan

Besaran turunan adalah besaran yang satuannya diturunkan dari besaran pokok.

Diturunkan artinya dijabarkan atau diperoleh dari penggabungan dengan cara perkalian dan atau pembagian.

Contoh besaran turunan, yaitu sebagai berikut.

1. Luas dengan satuan meter persegi (m2)

2. Volume dengan satuan meter kubik (m3)

3. Massa jenis dengan satuan kilogram per meter kubik (kg/m3)

4. Kecepatan dengan satuan meter per sekon (m/s)

5. Percepatan dengan satuan meter per sekon kuadrat (m/s2)

6. Gaya dengan satuan Newton (N)

7. Tekanan dengan satuan Pascal (P)

8. Usaha dengan satuan Joule (J)

Lalu, apakah perbedaan dari kedua jenis besaran tersebut? Coba kamu perhatikan lagi definisi masing-masing besaran.

Perbedaan dapat dilihat dari pengertiannya, yaitu besaran pokok tidak bergantung dengan besaran lain, sedangkan besaran turunan bergantung dengan besaran pokok.

Selain itu, satuan dari besaran turunan merupakan hasil perkalian atau pembagian dari satuan SI pada besaran pokok. Sedangkan besaran pokok sudah memiliki satuan dari SI.

5 Bentuk Kerja Sama Indonesia dengan Negara Anggota ASEAN dalam Bidang Politik, Materi Kelas 6 SD/MI

5 Bentuk Kerja Sama Indonesia dengan Negara Anggota ASEAN dalam Bidang Politik, Materi Kelas 6 SD/MI

daphnisys.com – Pada pelajaran tematik kelas 6 SD/MI tema globalisasi, subtema 2 globalisasi dan manfaatnya, pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), materinya adalah kerja sama Indonesia dengan negara-negara ASEAN di bidang politik, tepatnya halaman 54.

Nantinya kita akan mengerjakan soal dan menemukan jawabannya.

Namun, sebelum menemukan kunci jawabannya, teman-teman dapat menyimak materinya secara singkat terlebih dahulu.

Tidak hanya bekerja sama di bidang ekonomidan sosial budaya, Indonesia juga menjalin kerja sama di bidang politik dengan negara-negara ASEAN.

Misalnya, pengiriman duta dan konsulat, perjanjian kawasan bebas nuklir, perjanjian ekstradisi, perjanjian damai, bebas, dan netral.

Dengan perjanjian politik, kawasan Asia Tenggara lebih aman dan stabil, serta membangun kekuatan agar tidak mudah diserang oleh pihak lain.

Untuk mengetahui lebih lanjut, kerjakanlah soalnya yang ada di buku. Apakah teman-teman sudah selesai mengerjakan soal-soalnya?

Kalau sudah, coba cocokkan dengan kunci jawaban di bawah ini, ya.

Tuliskan bentuk kerja sama Indonesia dengan negara anggota ASEAN dalam bidang politik.

Jawaban:

1. Perjanjian Ekstradisi Antarnegara di Kawasan ASEAN

Baca Juga: Pernah Alami Ditelepon Nomor Greater Jakarta, Penipuan atau Sungguhan?

Kerja sama Indonesia dengan negara-negara lain di ASEAN ini membantu mengurangi tindak kejahatan.

Jadi, jika ada tersangka atau terduga tindak kejahatan yang melarikan diri ke wilayah negara-negara anggota ASEAN.

Maka, negara tersebut harus menangkap dan menyerahkannya ke negara anggota ASEAN yang meminta.

Sehingga, proses hukum bisa berjalan dengan lancar dan mencegah tindak kejahatan yang serupa.

2. Mengirimkan Duta dan Konsulat

Di era globalisasi seperti saat ini, hampir semua negara saling bekerja sama dengan negara lain.

Sehingga, saling memberikan keuntungan yang dapat meningkatkan kesejahteraan negara tersebut.

Agar kerja sama berjalan lancar, bisanya negara yang bekerja sama akan saling mengirimkan duta atau konsulat.

Tidak terkecuali dengan negara-negara yang tergabung dengan organisasi ASEAN.

Selain itu, memudahkan mereka saling berdiskusi dan menjaga stabilitas politik di negara-negara ASEAN.

3. Perjanjian Zona Bebas Senjata Nuklir

Senjata nuklir adalah senjata yang berbahaya dan mengancam kehidupan manusia.

Oleh karena itu, Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya melakukan perjanjian zona bebas senjata nuklir asia tenggara pada 15 Desember 1995.

Sehingga, bisa mendukung perdamaian dunia dan efek negatif akibat penggunaan senjata nuklir.

4. Traktat Persahabatan dan Kerja Sama

Traktat ini disepakati pada tahun 1979 dan bertujuan untuk menjaga kestabilan politik di kawasan Asia Tenggara. Serta, mengatur penyelesaian konflik negara-negara Asia Tenggara.

5. Kerja Sama Kawasan Damai, Bebas, dan Netral

Kerja sama kawasan damai, bebas, dan netral dilakukan Indonesia dengan negara-negara ASEAN lainnya untuk menjaga kedamaian wilayah Asia Tenggara.

Sehingga, menghindari konflik dan perselisihan yang memengaruhi keamanan regional.

Pembahasan dan jawaban ini bisa menjadi pemandu bagi orang tua dalam mendampingi anak selama belajar di rumah.

Pernah Alami Ditelepon Nomor Greater Jakarta, Penipuan atau Sungguhan?

Pernah Alami Ditelepon Nomor Greater Jakarta, Penipuan atau Sungguhan?

daphnisys.com – Teman-teman pernah alami ditelepon nomor tak dikenal dengan kode Greater Jakarta?

Sebagian teman-teman mungkin pernah alami hal ini.

Atau, ada orang di sekeliling teman-teman ada yang pernah mengalaminya.

Sebagian dari kita akan cenderung mengabaikan nomor tak dikenal, namun juga tidak sedikit dari kita yang mengangkat panggilan dari nomor Greater Jakarta ini.

Banyak sekali kasus penipuan yang memanfaatkan layanan telekomunikasi seluler, teman-teman.

Sehingga banyak orang yang was-was saat mendapat panggilan dari nomor tak dikenal, yang membuat seseorang berpikir dua kali untuk menjawabnya.

Para pengguna juga sering menerima panggilan tak dikenal dengan nama Greater Jakarta yang tertera dibawah nomor si pemanggil yang membuat penerima menjadi takut menjawab telepon masuk tersebut.

Lantas apa yang dimaksud dengan panggilan Greater Jakarta?

Teman-teman yang pernah alami ditelepon nomor Greater Jakarta dan penasaran nomor siapa itu, yuk, kita simak penjelasan di bawah ini.

Arti dari Greater Jakarta

Dilansir dari artikel-artikel Kompas Gramedia, arti kode ‘Greater Jakarta’ yang tertera di bawah nomor tak dikenal merupakan seri nomor yang berasal dari wilayah Jabodetabek.

Wilayah Jabodetabek meliputi Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi.

Seri atau kode nomor telepon wilayah Jakarta dan sekitarnya yang termasuk ‘Greater Jakarta’ adalah kode +6221 atau 021.

Jadi, nomor Greater Jakarta merupakan penelepon yang berasal dari wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Nomor Marketing

Arti seri nomor +6221 atau 021 merupakan nomor telepon kabel yang biasa terdapat dalam telepon rumah atau kantor.

Dalam suatu perusahaan, terdapat staf tertentu yang bertugas untuk menawarkan jasa perusahaan atau yang biasa disebut dengan marketing, teman-teman.

Tim marketing ini bertugas menawarkan produk/jasa perusahaan mereka dengan cara menghubungi calon pembeli.

Baca Juga: 

Penjelasan Lengkap Poster: Ciri-Ciri, Jenis, dan Langkah-Langkah Membuat Poster

Nah, nomor dengan nama Greater Jakarta umumnya adalah nomor tim marketing berbagai perusahaan yang ingin memeasarkan produk secara langsung dengan menghubungi nomor pribadi kita.

Selain nomor +6221 atau 021, panggilan dengan nama “Greater Jakarta” juga terdapat di nomor +6299575, yang merupakan angka pengganti dari nomor sebenarnya pada sambungan telepon kabel.

Meski bermanfaat sebagai marketing, kadangkala panggilan tidak dikenal dengan nama Greater Jakarta bisa jadi hanyalah penipuan belaka.

Oleh sebab itu, teman-teman harus waspada, ya.

Saat menjawab telepon dari nomor Greater Jakarta, teman-teman hindari memberikan identitas penting, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) milik orang tua, nomor rekening bank, kode pada kartu ATM, alamat, dan informasi penting lainnya tanpa sepengetahuan orang tua..

Hal ini dilakukan supaya kita tidak menderita kerugian akibat penipuan

Sebab, data-data penting semacam itu akan digunakan tanpa izin oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, lo.

Nah, itulah penjelasan singkat mengenai nomor Greater Jakarta ini.

Teman-teman tak usah panik bila mendapat nomor telepon dari nomor ini, ya.

Penjelasan Lengkap Poster: Ciri-Ciri, Jenis, dan Langkah-Langkah Membuat Poster

Penjelasan Lengkap Poster: Ciri-Ciri, Jenis, dan Langkah-Langkah Membuat Poster

daphnisys.com – Pernahkah teman-teman melihat poster di tempat umum? Poster adalah sebuah alat untuk mempromosikan barang atau jasa kepada masyarakat.

Karena poster merupakan bagian dari reklame, biasanya ia sering kita lihat di tempat yang ramai.

Hal tersebut bertujuan agar dapat dilihat oleh banyak orang. Selain itu, poster biasanya juga dirancang dengan desain yang menarik agar bisa dibaca dari kejauhan.

Poster juga menggunakan kalimat yang mengajak secara singkat, pada, dan jelas sesuai dengan tujuan poster dibuat.

Berikut ini penjelasan lengkap tentang poster yang mencakup ciri-ciri poster, jenis-jenis poster, dan langkah-langkah membuat poster.

Ciri-Ciri Poster

Seperti jenis reklame lainnya, poster juga mempunyai ciri khusus yang bisa kita ketahui, yaitu seperti berikut ini.

1. Menggunakan kalimat singkat, padat, dan jelas

2. Kalimatnya berupa ajakan

3. Menyisipkan gambar yang menarik

4. Memberikan ingatan yang kuat kepada pembaca poster

5. Mampu menarik orang untuk membaca

6. Isi informasi tidak bertele-tele

7. Ditempel di tempat umum atau strategis

8. Biasa dicetak di media kertas khusus berukuran cukup besar

Jenis-jenis Poster

Jenis-jenis poster juga ada beberapa macam bergantung pada tujuan penggunaannya, ketahui penjelasannya berikut ini.

1. Poster Niaga

Poster jenis ini mempunyai tujuan untuk mempromosikan suatu barang atau jasa agar diketahui oleh masyarakat dan masyarakat pun ingin memiliki produk yang ditawarkan.

2. Poster Layanan Masyarakat

Poster jenis ini biasanya digunakan oleh pelayanan publik untuk menginformasikan pelayanan dan tata cara pelayanan yang dibutuhkan oleh masyarakat.

3. Poster Kegiatan

Poster jenis ini bertujuan untuk mempromosikan suatu kegiatan acara kepada masyarakat. Informasinya harus jelas dan padat, sehingga masyarakat pun tidak mudah melupakannya.

4. Poster Karya Seni

Poster jenis ini adalah wadah bagi orang-orang yang menyalurkan ekspresi seninya. Poster ini belum tentu bisa dipahami oleh semua orang dan pemahaman setiap orang bisa berbeda.

5. Poster Film

Poster jenis ini bermaksud untuk mempromosikan sebuah film, kita bisa menemukannya di bioskop ketika film itu diputar.

Baca Juga:

7 Jenis Tempo pada Lagu, Mulai dari Pengertian Hingga Contohnya

Langkah-langkah Membuat Poster

1. Menentukan Topik dan Tujuan Poster

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan topik dan tujuan poster itu dibuat. Poster harus bisa menyampaikan maksud dari isi poster kepada masyarakat.

Tentukan tujuan poster itu dibuat juga penting, apakah untuk promosi, pemberitahuan, pendidikan atau hal lainnya.

2. Memilih Kata dan Menyusun Kalimat

Setelah menentukan topik dan tujuan, selanjutnya adalah memilih kata dan menyusun kalimat agar isinya bisa bisa disampaikan secara tepat sasaran kepada masyarakat.

Gunakanlah kalimat yang pendek, singkat, dan tidak bertele-tele. Jangan lupa juga, kalimat yang digunakan harus bersifat mengajak.

3. Menentukan Gambar

Setelah pemilihan kalimat yang tepat, langkah selanjutnya adalah menentukan gambar yang tepat.

Poster perlu disisipi gambar agar menarik perhatian. Gunakanlah gambar yang sesuai dengan topik poster dan atur pada di posisi yang tepat.

4. Memperhatikan Tata Letak Huruf dan Gambar

Seperti yang tadi disebutkan, peletakan gambar haruslah tepat, karena selain memperindah juga tetap jelas secara pandangan.

Selain itu, tata letak huruf juga perlu diperhatikan agar menarik dan bisa dibaca dengan jelas. Gunakanlah warna dan jenis huruf yang menarik dan tidak sulit dilihat oleh pembaca poster.

5. Mencetak Poster ke Dalam Media

Setelah semuanya sudah tepat, langkah berikutnya yang perlu dilakukan adalah mencetak poster ke dalam media.

Media yang biasa digunakan untuk mencetak poster ada kertas, kertas foto, kain, atau bisa dengan media lainnya.

6. Memublikasikan Poster

Langkah terakhir dari pembuatan poster, tentunya adalah memasang poster tersebut di ruang publik.

Hal ini agar sasaran masyarakat yang dituju oleh topik poster bisa melihat dan membacanya. Misalnya, poster tentang kegiatan kebersihan lingkungan di suatu desa.

Maka, poster tersebut harus ditempel di ruang publik desa tersebut, bukan d desa lain.

Nah, itulah penjelasan lengkap tentang poster, mulai dari pengertian, ciri-ciri, jenis-jenis, dan langkah-langkah membuat poster.

7 Jenis Tempo pada Lagu, Mulai dari Pengertian Hingga Contohnya

7 Jenis Tempo pada Lagu, Mulai dari Pengertian Hingga Contohnya

daphnisys.com – Ketika kita menyanyikan lagu nasional, kita bisa merasakan adanya perbedaan tempo dalam alunan lagunya.

Dalam musik, tempo adalah cepat lambatnya irama dalam lagu. Tempo juga berperan untuk membedakan lagu satu dengan lagu yang lain.

Misalnya ada lagu yang dinyanyikan dengan cepat, dan ada lagu yang dinyanyikan dengan lambat.

Tempo ini juga menentukan permainan musik yang mengiringinya, teman-teman.

Sekarang, cobalah kamu menyanyikan lagu Maju Tak Gentar, dan bedakan dengan lagu Syukur.

Kedua lagu tersebut memiliki kecepatan irama yang berbeda, bukan?

Nah, kali ini kita akan mengenal jenis-jenis tempo pada lagu-lagu dari Indonesia. Simak penjelasan ini, yuk!

Jenis-Jenis Tempo

Dalam pembahasan mengenai tempo musik dan lagu, kita mengenal satuan BPM atau Beats Per Minute.

Satuan ini diketahui dengan cara menghitung ketukan yang digunakan dalam musik dalam satu menit.

Secara garis besar, kita mengenal 3 jenis tempo lagu, yaitu allegro, moderato, dan largo.

Allegro yaitu tempo lagu cepat, moderato bertempo sedang, dan largo memiliki tempo lambat.

Dari ketiga jenis tempo tersebut, masih ada pembagian jenis tempo yang lebih rinci.

Berikut ini jenis-jenis tempo dengan BPM yang digunakan.

1. Allegro

Memiliki jumlah ketukan per menitnya sekitar 120 hingga 168 BPM.

Baca Juga:

Gerak Dasar Renang Gaya Dada: Gerakan Meluncur, Gerakan Kaki, Gerakan Lengan, dan Pengambilan Napas

Contoh lagu yang menggunakan tempo ini adalah Potong Bebek Angsa dari NTT, Yamko Rambe Yamko dari Papua, dan Rek Ayo Rek dari Jawa Timur.

2. Moderato

Memiliki jumlah ketukan per menitnya sekitar 108 hingga 120 BPM.

Contoh lagu yang menggunakan tempo moderato adalah Ampar-Ampar Pisang dari Kalimantan Selatan, Soleram dari Riau, dan Sarinande dari Maluku.

3. Largo

Memiliki jumlah ketukan per menitnya sekitar 40 hingga 60 BPM.

Contoh lagu yang menggunakan tempo largo adalah Indonesia Pusaka dan Mengheningkan Cipta.

4. Andante

Jumlah ketukan per menitnya sekitar 76 hingga 108 BPM.

Temponya tidak terlalu lambat dan lebih mengarah ke tempo sedang. Contoh lagu yang menggunakan tempo ini yaitu Syukur dan Tanah Air.

5. Adagio

Jumlah ketukan per menitnya sekitar 66 hingga 76 BPM.

Contoh lagu yang menggunakan tempo Adagio antara lain Bagimu Negeri.

6. Vivace

Jumlah ketukan per menitnya sekitar 168 hingga 176 BPM. Temponya lincah dan cepat.

Contoh lagu yang menggunakan tempo Vivace adalah Halo-Halo Bandung dan Maju Tak Gentar.

7. Presto

Jumlah ketukan per menitnya sekitar 168 hingga 200 BPM. Temponya sangat cepat.

Contoh lagu yang menggunakan tempo Presto adalah Hari Merdeka.

Nah, itulah penjelasan jenis-jenis tempo lagu dan contoh penggunaannya, teman-teman.

Gerak Dasar Renang Gaya Dada: Gerakan Meluncur, Gerakan Kaki, Gerakan Lengan, dan Pengambilan Napas

Gerak Dasar Renang Gaya Dada: Gerakan Meluncur, Gerakan Kaki, Gerakan Lengan, dan Pengambilan Napas

daphnisys.com  – Siapa di sini yang suka olahraga renang? Kalau ya, gaya apa yang paling sering kamu gunakan?

Saat renang ada beberapa gaya yang bisa kita lakukan, salah satunya adalah gaya dada.

Yuk, cari tahu gerak dasar renang gaya dada! Namun, sebelum itu kita ketahui manfaat berenang dulu, ya.

Manfaat Berenang

– Saat berenang, semua otot akan bekerja.

– Tubuh akan lebih sehat dan bugar.

– Keberanian meningkat.

– Bisa mengurangi ketegangan sendi. Berolahraga air dengan kedalaman sebatas pinggang mengurangi ketegangan sendi 50%.

Jika kedalaman air sebatas dada, ketegangan sendi berkurang 75%.

– Bermanfaat juga untuk penderita nyeri sendi.

– Baik dan dianjurkan untuk penderita asma dan jantung.

Baca Juga: 

Mengenal Pengertian Irama dalam Musik, Materi Kelas 3 SD Tema 1

Gerak Dasar Renang Gaya Dada

Gerak dasar renang gaya dada meliputi gerakan meluncur, gerakan tungkai kaki, gerakan lengan, posisi tubuh, dan pernapasan.

1. Gerakan Meluncur

Meluncur merupakan gerakan awal saat akan berenang. Gerakan ini dilakukan dengan posisi tubuh sejajar permukaan air.

Saat melakukan gerakan meluncur, tubuh harus rileks.

Gerakan meluncur bisa dilakukan dengan alat bantu, berupa papan. Jika sudah mahir, kita bisa belajar meluncur tanpa papan.

Bagaimana cara melakukan gerakan meluncur?

Gerakan ini diawali dengan posisi berdiri di kolam dengan ketinggian air setinggi dada.

Salah satu kaki ditekuk dengan bertumpu pada dinding kolam.

Kemudian kedua lengan diangkat ke atas, lalu luruskan ke depan.

Masukkan kepala ke air dengan kaki tetap bertumpu pada dinding kolam.

Tolakkan kaki dari dinding kolam dengan kuat. Langkah ini bertujuan agar gerakan meluncur sempurna.

Lakukan gerakan meluncur dengan posisi tangan dan kaki lurus sejajar.

2. Gerakan Kaki

Dalam renang gaya dada, kekuatan dorongan kaki sangat dibutuhkan.

Gerakan kaki bertujuan untuk meningkatkan kecepatan luncuran saat berenang.

Berikut ini adalah langkah-langkah gerakan kaki dalam gaya dasar renang gaya dada:

a. Luruskan tungkai dengan jari-jari kaki merapat.

b. Tekuk lutut dan kaki. Buka kaki dengan posisi tetap tertekuk dan
putar jari-jari kaki keluar.

c. Buka kedua kaki selebar mungkin dengan dorongan yang kuat. Rapatkan kembali kedua tungkai dan luruskan seperti semula.

d. Lakukan gerakan itu secara berulang-ulang.

3. Posisi Tubuh

Dalam renang gaya dada, posisi tubuh juga berperan penting. Posisi tubuh yang benar memudahkan tubuh mengapung.

Cara untuk melakukan gerak mengapung adalah ambil posisi telungkup menghadap permukaan air. Posisi tubuh mengapung.

Kedua lengan diluruskan ke depan, telapak tangan dijulurkan ke depan. Kemudian, kedua tungkai diluruskan ke belakang.

Pertahankan posisi badan tetap seimbang dan di permukaan air.

4. Gaya Tangan

Gerakan lengan dalam renang gaya dada berperan sebagai tenaga pendorong.

Berkut ini adalah langkah-langkah gaya tangan dalam gaya dasar renang gaya dada:

a. Luruskan kedua tangan dan julurkan ke atas kepala dengan posisi jari-jari merapat.

– Buka tangan ke samping dengan posisi telapak tangan menghadap ke luar.

– Tekuk sikut dan tarik tangan ke samping selebar bahu atau setengah lingkaran (kira-kira 90°) sambil mendorong air.

– Ayunkan tangan dengan kuat saat mendorong air.

b. Tekuk tangan ke bawah dada, posisi telapak tangan berhadapan ke dalam.

c. Julurkan tangan ke atas kepala dengan posisi ibu jari di atas seperti posisi semula.

5. Pengambilan Napas

Cara bernapas dalam renang gaya dada sangat menentukan daya tahan perenang.

Cara pernapasan diawali dengan posisi tubuh telungkup. Kedua tangan memegang dinding kolam.

Ambil napas dengan mulut dan masukkan muka ke air. Pandangan mengarah ke dasar kolam.

Buang napas melalui hidung (sedikit dari mulut), kemudian angkat kepala hingga permukaan air.

Ambil kembali napas melalui mulut, kemudian masukkan kepala ke air. Udara dikeluarkan saat berada di dalam air.

Lakukan gerakan ini secara berulang-ulang.

Mengenal Pengertian Irama dalam Musik, Materi Kelas 3 SD Tema 1

Mengenal Pengertian Irama dalam Musik, Materi Kelas 3 SD Tema 1

daphnisys.com – Dalam seni musik ada beberapa unsur penting yang harus ada, salah satunya adalah irama.

Pada materi kelas 3 SD tema 1 kali ini, teman-teman akan belajar tentang pentingnya unsur irama musik.

Seni musik merupakan bidang keilmuan atau aliran seni yang menggunakan nada dan suara atau kombinasi hubungan temporal.

Selain itu, seni musik juga menjadi salah satu media penyampaian ekspresi, pesan, dan juga nilai-nilai seni pada orang lain.

Seiring dengan perkembangan zaman, sebuah seni musik mulai diperhatikan dari berbagai unsur tertentu.

Unsur-unsur ini menjadi pembentuk sebuah musik menjadi indah dan sempurna.

Dalam seni musik, unsur-unsur musik terdiri dari irama, melodi, birama, harmoni, tempo, tangga nada, dinamika, serta timbre.

Setiap unsur tersebut memiliki peran penting sehingga harus diperhatikan dengan baik saat membuat atau memainkan sebuah musik ataupun lagu.

Salah satu unsur yang penting dan akan kita bahas adalah irama.

Irama menjadi bagian yang penting karena akan menunjukan komposisi musik menjadi enak atau tidak untuk didengar.

Berikut akan dijelaskan tentang irama pada sebuah seni musik yang perlu teman-teman pelajari.

Irama dalam Musik

Irama disebut juga dengan ritme dan memiliki peranan penting dalam sebuah permainan musik.

Dalam bahasa Yunani, ritme berasal dari kata rhytmos yang berarti suatu alunan bunyi teratur dan berulang.

Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), irama adalah gerakan berturut-turut secara teratur.

Irama juga disebut sebagai turun naik lagu yang beraturan atau alunan yang terjadi karena perulangan dan pergantian kesatuan bunyi dalam arus panjang pendek bunyi, keras lembut tekanan, dan juga tinggi rendah nada.

Karena itu, irama lebih sering diartikan sebagai pengatur panjang pendek dan tinggi rendahnya sebuah nada pada musik atau lagu.

Selain itu irama memiliki fungsi sebagai alat penggerak sebuah musik serta memberikan struktur komposisi.

Baca Juga: 

5 Pengertian Hak dan Kewajiban Warga Negara Menurut Para Ahli, Mulai dari Notonegoro Hingga Curzon

Irama juga menjadi penghubung antar pemain alat musik saat bermain bersama-sama.

Dalam sebuah irama ada beberapa elemen yang menjadi penyusun yang akan dijelaskan berikut ini.

– Ketukan yang terdiri dari lemah dan kuat yang berguna untuk menciptakan irama yang berkesan.

– Aksen merupakan penekanan khusus pada sebuah ketukan tertentu.

– Polyrythms digunakan untuk memperoleh rasa pada irama yang ambisius dan biasa digunakan untuk melapisi suatu ritme di atas ritme lainnya.

– Sinkopasi merupakan teknik permainan yang menggantikan permainan dengan mengubah ketukan atau aksen sebuah musik atau irama.

– Tanda birama menunjukan jumlah ketukan perhitungan dan berapa lama bisa bertahan.

– Meter adalah pengukuran tanda birama yang biasanya dibagi menjadi tiga, yaitu pengukur ganda, pengukur tiga, dan pengukur empat kali.

– Tempo dikenal juga sebagai kecepatan dalam memainkan musik.

Nah, itu tadi penjelasan tentang irama dalam sebuah seni musik yang memiliki peran penting.

5 Pengertian Hak dan Kewajiban Warga Negara Menurut Para Ahli, Mulai dari Notonegoro Hingga Curzon

5 Pengertian Hak dan Kewajiban Warga Negara Menurut Para Ahli, Mulai dari Notonegoro Hingga Curzon

daphnisys.com – Apa pengertian hak dan kewajiban warga negara menurut para ahli?

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian hak adalah bentuk kebenaran, kepemilikan, kewenangan, kekuasaan, derajat, dan wewenang menurut hukum.

Sedangkan pengertian kewajiban dalam KBBI adalah sesuatu yang diwajibkan atau sesuatu yang harus dilaksanakan.

Pentingnya pemenuhan hak dan kewajiban sebagai warga negara agar tercipta kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis dan stabil.

Lalu, apa saja pengertian hak dan kewajiban warga negara menurut lima ahli berikut ini?

5 Pengertian Hak dan Kewajiban Warga Negara Menurut Para Ahli

1. Prof. Dr. Notonegoro

Pengertian hak menurut Notonegoro, hak adalah kuasa untuk menerima atau melakukan suatu yang semestinya diterima atau dilakukan melulu oleh pihak tertentu dan tidak dapat dilakukan oleh pihak lain manapun juga yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa olehnya.

Kewajiban adalah beban untuk memberikan sesuatu yang semestinya dibiarkan atau diberikan melulu oleh pihak tertentu tidak dapat oleh pihak lain manapun yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa oleh yang berkepentingan.

2. Srijanti

Pengertian hak menurut Srijanti, hak merupakan unsur normatif yang berfungsi pedoman berperilaku, melindungi kebebasan, kekebalan, serta menjamin adanya peluang bagi manusia dalam menjaga harkat dan martabatnya.

Kewajiban pada intinya adalah sesuatu yang harus dilakukan. Kewajiban berarti suatu keharusan maka apapun itu jika merupakan kewajiban kita harus melaksanakannya tanpa ada alasan apapun itu.

3. Prof. Soerjono Soekanto

Menurut Prof Soerjono Soekanto, hak dibagi menjadi dua jenis, yakni hak searah (relatif) dan hak jamak (absolut).

Hak searah adalah hak yang terdapat dalam hukum dan berkaitan dengan perjanjian. Contohnya, hak untuk menagih.

Sementara itu, hak jamak terbagi menjadi empat, antara lain:

– Hak dalam hukum tata negara.
– Hak kepribadian: hak kehidupan, hak tubuh, hak kehormatan dan kebebasan.
– Hak kekeluargaan: hak suami, hak istri, hak orang tua, hak anak.
– Hak atas objek imateriel: hak paten, hak cipta, dan hak dagang merek.

Pengertian kewajiban menurut Soerjono Sukanto terdiri dari:

Baca Juga:

7 Contoh Hewan yang Mengalami Metamorfosis Sempurna

– Kewajiban mutlak : Kewajiban terhadap diri sendiri.
– Kewajiban publik : Kewajiban mematuhi peraturan atau hukum yang berhubungan dengan kepentingan publik.
– Kewajiban positif : Kewajiban menghendaki untuk melakukan sesuatu.
– Kewajiban universal (umum) : Kewajiban yang berlaku secara umum atau berlaku untuk seluruh warga negara tak terkecuali.
– Kewajiban primer : Kewajiban yang dilakukan sehari-hari, berhubungan dengan orang-orang sekitar dan bukan suatu kewajiban yang berhubungan dengan hukum.

4. John Salmond

Pengertian hak menurut John Salmond adalah terbagi menjadi 4 pengertian, yaitu:

– Hak dalam arti sempit adalah suatu istilah yang umumnya diketahui sebagai pasangan dari kewajiban.
– Hak dalam arti kemerekaan adalah hak yang memberikan kemerdekaan seorang individu dalam melakukan, menerima, dan memiliki sesuatu.
– Hak dalam arti kekuasaan adalah hak yang diterima individu dan digunakan untuk melalui jalan dan metode hukum.
– Hak dalam arti kekebalan yakni hak yang memiliki potensi serta kuasa untuk membebaskan seorang individu dari kekuasaan hukum individu lain.

Sedangkan pengertian kewajiban menurut John Salmond adalah suatu hal yang harus dikerjakan oleh seseorang dan jika tidak melakukan suatu hal tersebut, maka akan memperoleh sanksi.

5. George Nathaniel Curzon

Curzon membagi pengertian hak menjadi 5 pengertian, yakni hak sempurna, hak positif, hak utama, hak public, dan hak milik.

– Hak sempurna adalah jenis hak yang dapat memiliki potensi untuk dilaksanakan serta dipaksakan melalui jalur hukum.
– Hak positif adalah hak menuntut adanya sebuah perbuatan ataupun tindakan.
– Hak utama adalah wujud hak yang diperjelas oleh hak-hak lain, adapun hak tambahan dalam hak utama, kegunaannya untuk melengkapi hak utama.
– Hak publik merupakan hak yang berlaku di lingkungan umum baik lingkungan kelompok, masyarakat, bahkan negara dan hak perdata, ada pada seorang individu.
– Hak milik adalah hak yang memiliki hubungan dengan kepemilikan barang dan hak pribadi memiliki hubungan dengan kedudukan atau pangkat dari seorang individu.

Sedangkan pengertian kewajiban menurut Curzon adalah suatu tindakan yang harus dikerjakan dan diselesaikan memiliki beberapa jenis.

Menurut Curzon, kewajiban dibagi menjadi lima jenis, yaitu kewajiban mutlak, kewajiban publik, kewajiban positif dan negatif, kewajiban umum dan khusus, serta kewajiban primer.

– Kewajiban mutlak adalah kewajiban yang harus dilakukan oleh seseorang terhadap dirinya sendiri dan tidak berkaitan dengan hak serta tanpa harus mengaitkan hak di lain pihak.
– Kewajiban publik adalah jenis kewajiban yang berkaitan dengan hak-hak publik.
– Kewajiban positif dan negatif adalah kewajiban seorang manusia untuk mengerjakan atau tidak mengerjakan sesuatu hal.
– Kewajiban umum adalah kewajiban yang ditujukan kepada semua warga yang tinggal dan hidup pada suatu negara secara umum.
– Kewajiban primer adalah kewajiban yang bisa muncul dari tindakan atau perilaku seseorang yang tidak melawan hukum.

7 Contoh Hewan yang Mengalami Metamorfosis Sempurna

7 Contoh Hewan yang Mengalami Metamorfosis Sempurna

daphnisys.com – Hewan selama hidupnya juga mengalamiproses perkembangan dan pertumbuhan.

Proses ini tidak hanya terjadi ketika sel kelamin jantan dan betina bersatu di dalam tubuh.Tetapi, juga terjadi ketika berada di luar tubuh induk.

Nantinya, mereka akan mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan dari muda menjadi dewasa.

Proses ini disebut dengan metamorfosis dan dibagi menjadi dua, yaitu metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna.

Kali ini teman-teman akan mengetahui tentang metamorfosis sempurna.

Metamorfosis sempurna adalah tahapan perubahan fisik yang sempurna, yaitu dari tahap telur, larva, pupa, kepompong, dan dewasa.

Lalu, apa saja hewan yang mengalami metamorfosis sempurna? Untuk mengetahuinya simak contoh-contoh berikut ini, yuk!

Contoh Hewan yang Mengalami Metamorfosis Sempurna

1. Kumbang

Kumbang atau nama ilmiahnya Coleopatra ini jadi serangga yang mengalami metamorfosis sempurna.

Kumbang dewasa akan bertelur, telurnya akan menetas dan menjadi larva.

Lalu, larva kumbang akan menjadi pupa, yaitu peralihan menuju ke bentuk kumbang yang sempurna.

2. Katak

Hewan amfibi ini juga termasuk hewan yang bermetamorfosis sempurna.

Urutannya adalah, katak dewasa bertelur, ketika menetas telurnya berubah menjadi berudu.

Lalu, berudu dengan empat kaki, katak muda, dan akhirnya menjadi katak dewasa.

3. Nyamuk

Serangga yang banyak mengganggu manusia ini, juga termasuk hewan yang bermetamorfosis sempurna.

Baca Juga:

Jenis-Jenis Gambar Ilustrasi dan Teknik Menggambar yang Digunakan

Terdiri dari empat langkah, yaitu nyamuk dewasa bertelur dan menetas menjadi larva atau jentik.

Setelah itu menjadi pupa nyamuk dan selesai dengan menjadi nyamuk dewasa.

4. Kupu-Kupu

Metamorfosis kupu-kupu memang menakjubkan, dari awalnya berbentuk ulat yang ditakuti, menjadi kupu-kupu yang bersayap indah.

Langkah-langkahnya adalah kupu-kupu dewasa bertelur, menjadi ulat kecil, ulat kecil dewasa, kepompong, dan kupu-kupu dewasa.

5. Lebah

Urutan metamorfosis pada lebah hampir sama dengan kupu-kupu, kok.

Lebah dewasa akan bertelur, menetas dan menjadi larva, menuju tahap kepompong, dan terakhir berwujud lebah dewasa.

6. Semut

Ternyata, semut jadi serangga yang memiliki tahapan metamorfosis sempurna, lo.

Urutan metamorfosis semut adalah telur, menjadi larva. Lalu, nantinya larva berubah menjadi pupa atau kepompong dan terakhir menjadi semut dewasa.

7. Lalat

Serangga yang mempunyai dua sayap ini juga mengalami tahapan metamorfosis sempurna.

Di awali dengan lalat dewasa bertelur, menetas dan menjadi larva, selanjutnya pupa. Terakhir, setelah mengalami menjadi pupa, tentu akan berubah menjadi lalat dewasa.

Nah, itulah pengertian tentang metamorfosis sempurna dan contoh hewan yang melakukan metamorfosis sempurna.

Jenis-Jenis Gambar Ilustrasi dan Teknik Menggambar yang Digunakan

Jenis-Jenis Gambar Ilustrasi dan Teknik Menggambar yang Digunakan

daphnisys.com – Ketika menonton kartun di televisi, kamu pasti memperhatikan karakter dan ilustrasi yang terlihat.

Kartun merupakan salah satu jenis gambar ilustrasi. Apa yang dimaksud dengan gambar ilustrasi?

Ilustrasi adalah gambar yang memperjelas ide cerita atau narasi. Fungsi dari gambar ilustrasi yaitu untuk menghidupkan sebuah cerita.

Objek gambar ilustrasi dapat berupa manusia, tumbuhan, dan hewan, yang disesuaikan dengan tema cerita yang dibuat.

Gambar ilustrasi dapat diberi warna maupun hitam putih, dan dibuat dengan manual maupun dengan teknologi digital.

Intinya, menggambar ilustrasi harus disesuaikan dengan cerita yang ingin disampaikan.

Baca Juga:

Ibu Kota dan Tempat Wisata di Negara-Negara Asia Tenggara, Materi Kelas 6 SD/MI Tema Bumiku

Apa saja contoh gambar ilustrasi? Bagaimana teknik yang digunakan?

Untuk memahami lebih lengkap mengenai gambar ilustrasi, mari kita perhatikan penjelasan berikut ini.

Jenis-Jenis Gambar Ilustrasi

Adapun beberapa contoh jenis gambar ilustrasi, yaitu:

1. Kartun

Kartun merupakan tokoh yang berupa hewan, manusia, maupun manusia pada cerita humor yang bersifat menghibur.

Di Indonesia, kartun dapat kita temukan dari koran, majalah, dan televisi.

2. Karikatur

Karikatur menampilkan karakter yang dilebih-lebihkan, lucu, unik, dan terkadang mengandung kritikan.

Objek karikatur merupakan tokoh manusia maupun hewan.

3. Komik

Komik terdiri dari rangkaian gambar yang saling melengkapi dan memiliki alur cerita.

Bentuk komik dapat berupa buku maupun lembaran gambar singkat.

4. Ilustrasi Karya Sastra

Karya sastra dapat berupa cerita pendek, puisi, atau sajak. Karya sastra akan nampak lebih menarik jika diberi gambar ilustrasi.

Pada karya sastra, gambar ilustrasi memiliki fungsi sebagai penguat dan penjelas isi pada karya sastra.

5. Vignette

Vignette adalah gambar ilustrasi berbentuk dekoratif yang berfungsi sebagai pengisi bidang kosong pada kertas narasi.

Itulah kelima jenis gambar ilustrasi yang sudah sering kita temukan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, menggambar ilustrasi dapat dilakukan dengan teknik kering dan basah. Bagaimana penjelasannya?

Teknik Menggambar Ilustrasi

Teknik menggambar ilustrasi terdiri dari dua cara, yaitu:

1. Teknik Kering

Teknik kering dalam menggambar ilustrasi merupakan teknik atau cara tanpa menggunakan air atau minyak untuk mengencerkan medianya.

Alat dan bahan yang digunakan dalam teknik kering, antara lain:

– Pensil yang digunakan untuk menggambar, dengan ukuran ketebalan yang beragam.

– Arang yang digunakan untuk menggambar ilustrasi dan terbuat dari bahan dasar kayu.

– Krayon, yang digunakan untuk pewarnaan ilustrasi.

– Pensil warna untuk memberi warna pada gambar ilustrasi.

2. Teknik Basah

Teknik basah yaitu cara menggambar ilustrasi dengan bahan dan alat yang memerlukan air atau minyak sebagai pengencer.

Alat dan bahan yang digunakan dalam teknik basah, antara lain:

– Cat air

– Cat minyak

– Tinta

Jadi, itulah teknik yang digunakan untuk menggambar ilustrasi.

Ibu Kota dan Tempat Wisata di Negara-Negara Asia Tenggara, Materi Kelas 6 SD/MI Tema Bumiku

Ibu Kota dan Tempat Wisata di Negara-Negara Asia Tenggara, Materi Kelas 6 SD/MI Tema Bumiku


daphnisys.com – Pada pelajaran tematik kelas 6 SD/MI tema Bumiku, subtema 3, bumi, matahari, dan bulan, tepatnya halaman 105, materinya adalah pengaruh kondisi geografis dengan kehidupan ekonomi masyarakat di kawasan Asia Tenggara.

Sebelum menemukan macam-macam informasi penting pada sebuah teks, teman-teman dapat menyimak materinya secara singkat terlebih dahulu.

Sebagian besar negara-negara di kawasan Asia Tenggara mempunyai kondisi geografis yang hampir sama.

Hal ini karena Asia Tenggara masih berada di sekitar garis ekuator yang menyebabkan curah hujan dan penyinaran mataharinya sama.

Tetapi, akibat pembagian wilayah, masyarakat yang ada di Asia Tenggara mempunyai kondisi geografis dan sumber daya alam yang berbeda untuk dimanfaatkan.

Sehingga, setiap negara di kawasan Asia Tenggara juga mempunyai hasil perekonomian yang berbeda-beda.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang pengaruh kondisi geografis dengan kehidupan ekonomi masyarakat di kawasan Asia Tenggara, kita bisa mengerjakan soalnya dengan saksama!

Tuliskan nama-nama negara yang ada di Asia Tenggara, beserta ibu kota dan tempat wisatanya.

Jawaban:

1. Indonesia

Ibu kota: Jakarta

Tempat wisata: Candi Borobudur, Gunung Bromo, Labuan Bajo, Danau Toba, Raja Ampat, Tana Toraja, Pantai Losari, dan lain-lain.

2. Brunei Darussalam

Ibu kota: Bandar Seri Begawan.

Tempat wisata: Masjid Sultan Omar Ali Saifudin, Teng Yun Temple, Ulu Temburong National Park, kampong Ayer, Royal Regalia Museum, dan lain-lain.

3. Malaysia

Ibu kota: Kuala Lumpur

Tempat wisata: Menara Petronas, Langkawi Cable Car, Gua Batu, Gunung Mulu, Legoland Malaysia, dan lain-lain.

Baca Juga:

Tangga Nada Diatonis Minor: Pengertian, Ciri-ciri, dan Contoh Lagunya, Materi Kelas 5 SD Tema 2

4. Singapura

Ibu kota: Singapura.

Tempat wisata: Gardens by The Bay, Singapore Flyer, Merlion park, Singapore River, Singapore Zoo, dan lain-lain.

5. Thailand

Ibu kota: Krung Thep Maha Nakhon atau Bangkok.

Tempat wisata: Phuket, The Grand Palace, Wat Arun, Sung Nong Noch, Pattaya, dan lain-lain.

6. Kamboja

Ibu kota: Phnom Penh.

Tempat wisata: La Plantation, Ta Prohm, Silver Pagoda, Angkor Wat, dan lain-lain.

7. Vietnam

Ibu kota: Hanoi

Tempat wisata: Ha Long Bay, Danau Hoan Kiem, Hoi An, Monumen Hue, Phu Quoc, Sa Pa, dan lain-lain.

8. Myanmar

Ibu kota: Naypyidaw

Tempat wisata: Kuil Ananda, Pagoda Shwedagon, Golden Rock Pagoda, Danau Inle, Mandalay Hills, dan lain-lain.

9. Filipina

Ibu kota: Manila

Tempat wisata: Sawah Banaue, Boracaya, Chocolate Hills, Rizal Park, Pulau Mactan, dan lain-lain.

10. Laos

Ibu kota: Vientiane.

Tempat wisata: Buddha Park, Pha That Luang, Vat That Kao, Sungai Mekong, Wat Si Saket, dan lain-lain

Pembahasan dan jawaban ini bisa menjadi pemandu bagi orang tua dalam mendampingi anak selama belajar di rumah.

Tangga Nada Diatonis Minor: Pengertian, Ciri-ciri, dan Contoh Lagunya, Materi Kelas 5 SD Tema 2

Tangga Nada Diatonis Minor: Pengertian, Ciri-ciri, dan Contoh Lagunya, Materi Kelas 5 SD Tema 2

daphnisys.com – Pada materi kelas 5 SD tema 2, teman-teman akan belajar tentang tangga nada diatonis minor.

Tangga nada merupakan rangkaian nada yang tersusun dengan jarak atau interval nada tertentu.

Tangga nada sendiri dibagi menjadi dua, yakni tangga nada pentatonis dan tangga nada diatonis.

Tangga nada diatonis adalah tangga nada yang memiliki tujuh notasi dalam rentang satu oktaf.

Tangga nada diatonis dibagi lagi menjadi dua, yaitu tangga nada mayor dan tangga nada minor.

Nah, kali ini kita akan membahas tentang pengertian, ciri, dan contoh dari tangga nada diatonis minor. Yuk, simak penjelasannya.

Apa Itu Tangga Nada Diatonis Minor?

Tangga nada diatonis minor atau tangga nada minor adalah tangga nada yang bernuansa sedih dan melankolis.

Tangga nada diatonis minor adalah tangga nada yang memiliki interval atau jarak nada yakni 1-½-1-1-½-1-1.

Tangga nada diatonis minor ini dibedakan menjadi tangga nada diatonis minor asli, harmonik, dan melodis.

Tangga nada diatonis minor asli hanya memiliki nada utama dan belum memiliki nada sisipan, teman-teman.

Tangga nada diatonis minor harmonik merupakan tangga nada diatonis minor dengan nada ketujuh dinaikkan menjadi dua.

Sementara itu, tangga nada diatonis minor melodis adalah tangga nada minor asli, tetapi nada ke-6 dan ke-7 dinaikkan setengah nada.

Nada dasar yang biasa digunakan pada lagu bertangga nada diatonis minor adalah La=A, teman-teman.

Contoh tangga nada diatonis minor seperti C minor, D minor, F minor, G minor, hingga A minor.

Ciri-ciri Tangga Nada Diatonis Minor

Tangga nada diatonis minor memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

1. Lagu bersifat sedih dan kurang bersemangat.

2. Melodi lagu biasanya diawali dan diakhiri dengan nada la. Tapi bisa juga diawali dengan nada mi (3) dan diakhiri dengan nada la (6).

3. Disusun dengan urutan A B C D E F G A atau La Si Do Re Mi Fa So La.

4. Tangga nada 1-½-1-1-½-1-1.

Contoh Lagu Tangga Nada Diatonis Minor

Baca Juga:

Cari Jawaban Kelas 5 SD Tema 2, Apa Langkah-Langkah Membuat Gambar Cerita?

Lagu dengan tangga nada diatonis minor terdiri dari lagu nasional hingga lagu daerah, teman-teman.

Contoh lagu dengan tangga nada diatonis minor, antara lain:

1. Indonesia Pusaka, ciptaan Ismail Marzuki.

2. Mengheningkan Cipta, ciptaan Truno Prawit.

3. Ibu Kita Kartini, ciptaan W.R. Supratman.

4. Syukur, ciptaan H. Mutahar.

5. Gugur Bunga, ciptaan Ismail Marzuki.

6. Ampar-Ampar Pisang, ciptaan Hamiedan AC.

7. Ambilkan Bulan, ciptaan A.T. Mahmud.

8. Bintang Kecil, ciptaan R. Geraldus Daljono Hadisudibyo.

9. Burung Kakak Tua, ciptaan R.C. Hardjosubroto.

10. Kasih Ibu, ciptaan S.M. Mochtar.

Nah, itulah penjelasan lengkap tentang pengertian, ciri, dan contoh lagu tangga nada diatonis minor. Semoga informasi ini bisa membantu, ya.

Cari Jawaban Kelas 5 SD Tema 2, Apa Langkah-Langkah Membuat Gambar Cerita?

Cari Jawaban Kelas 5 SD Tema 2, Apa Langkah-Langkah Membuat Gambar Cerita?

daphnisys.com – Gambar cerita adalah serangkaian gambar yang mengandung sebuah alur cerita.

Salah satu contohnya adalah gambar ilustrasi. Di dalam pembuatan gambar cerita dibutuhkan langkah-langkah tertentu.

Langkah-langkah pembuatan gambar cerita ini harus dilakukan sesuai urutan. Agar dihasilkan gambar cerita yang baik.

Dalam materi kelas 5 SD Tema 2, ada perintah untuk menyebutkan langkah-langkah dalam membuat gambar cerita.

Apakah teman-teman masih bingung? Yuk, cari tahu!

Berikut ini kunci jawabannya.

Langkah-langkah Membuat Gambar Cerita

1. Ide atau Gagasan

Ide merupakan hal dasar dalam membuat gambar cerita. Setelah menentukan suatu ide, disarankan untuk segera menentukan unsur-unsurnya.

Unsur-unsur tersebut berupa tokoh, suasana, jenis adegan, latar, dan watak tokoh dalam gambar cerita.

Untuk menentukan ide atau tema bisa diperoleh dari berbagai sumber. Misalnya dari bacaan atau buku.

2. Membuat Sketsa

Sketsa adalah sebuah rancangan (desain) gambar yang sesuai dengan gagasan tadi.

Saat membuat sketsa, teman-teman perlu teliti dan hati-hati. Karena memperhatikan tata letak dan ukuran objek gambar ilustrasi adalah hal yang penting.

Baca Juga:

8 Contoh Sumber Daya Alam yang Dapat Diperbaharui

3. Pewarnaan

Jika sketsa gambar cerita sudah selesai, teman-teman bisa mewarnainya.

Ada dua cara dalam proses pewarnaan gambar cerita, yaitu mewarnai sesuai aslinya atau mewarnai sesuai dengan kreativitas sendiri.

4. Medianya

Saat menggambar ilustrasi, teman-teman juga harus memperhatikan media alas gambarnya dan media warnanya.

5. Penyempurnaan Gambar Cerita

Langkah ini merupakan langkah akhir dalam membuat gambar cerita. Jika sudah membuat beberapa sketsa gambar cerita.

Kemudian pilih salah satu sketsa yang paling bagus dan baik. Hal ini agar diperoleh gambar cerita yang indah.

Setelah itu, hapus garis-garis yang tidak perlu pada sketsa dan pertebal garis-garis untuk menonjolkan gambar.

Fungsi dari menebalkan garis-garis ini berfungsi untuk menghidupkan tokoh pada sketsa gambar cerita.

Terakhir, warna gambar dengan pensil pewarna. Pemilihan jenis pensil warna bebas dan tidak terikat.

Yang perlu diperhatikan saat pewarnaan, pemilihan warna harus sesuai dengan tokoh dan alur ceritanya.

Nah, itu tadi langkah-langkah membuat gambar cerita.

Penjelasan ini dapat menjadi pedoman bagi orang tua untuk mendampingi kegiatan belajar anak di rumah.

8 Contoh Sumber Daya Alam yang Dapat Diperbaharui

8 Contoh Sumber Daya Alam yang Dapat Diperbaharui

daphnisys.com – Contoh sumber daya alam yang dapat diperbaharui ada bermacam-macam.

Sebelum menemukan contoh-contohnya, kita bisa menyimak penjelasan dasar tentang apa itu sumber daya alam.

Sesuai dengan istilahnya, sumber daya alam adalah segala sesuatu dari alam (tanah, udara, dan air) yang dapat diolah dan digunakan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.

Selain itu, berdasarkan proses pemulihannya, sumber daya alam dapat dibagi menjadi tiga, yaitu:

– Sumber daya alam yang tidak dapat habis

– Sumber daya alam yang dapat diperbaharui

– Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui

Namun, kali ini teman-teman akan fokus pada sumber daya alam yang dapat diperbaharui.

Sumber daya alam jenis ini hampir tidak pernah habis, akibat adanya siklus dan reproduksi. Berikut, contoh-contoh yang termasuk dalam sumber daya alam yang dapat diperbarui.

Baca Juga: Fungsi Tulang Lengan Manusia Berdasarkan Bagiannya, Cari Jawaban Kelas 5 Tema 1

Contoh Sumber Daya Alam yang Dapat Diperbaharui

1. Cahaya Matahari

Energi matahari yang berupa cahaya dan panas yang diterima Bumi juga termasuk sumber daya alam dan dapat diperbaharui.

Dari Matahari juga, manusia banyak memperoleh energi potensial, Matahari jadi penyebab arus laut, arah angin, pertumbuhan tanaman.

Selain itu, baik hewan serta manusia juga memperoleh energi dari Matahari melalui makanan.

2. Angin

Tenaga angin sudah dimanfaatkan oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu.

Kapal laut pada zaman dahulu mengandalkan tenaga angin sebelum digantikan dengan tenaga mesin seperti saat ini.

Angin dapat kita perbaharui menggunakan alat, seperti turbin angin yang mempunyai baling-baling panjang.

Sehingga, bisa membentuk angin dan menjadikannya energi untuk menggerakkan generator untuk menghasilkan listrik ramah lingkungan.

3. Air

Air dapat diperbaharui melalui siklus air, yaitu penguapan air laut, pembentukan awan, hujan, air sebagian mengalir ke sungai, dan kembali lagi ke lautan.

Selain itu, sumber daya air penting bagi kehidupan manusia, agar bisa minum dan mandi menggunakan air bersih.

Selain itu, air bisa dimanfaatkan untuk membangun pembangkit tenaga listrik air. Sehingga, menghasilkan energi listrik yang lebih ramah lingkungan dan dapat diperbaharui.

4. Batuan

Sumber daya alam yang dapat diperbaharui selanjutnya adalah batuan geothermal atau energi panas Bumi.

Energi ini berasal dari sumber panas yang ada di bagian dalam lapisan Bumi. Batuan geothermal ini terus menerus diproduksi oleh lapisan Bumi dan meluruh dengan lambat.

Selain itu, energi panas Bumi ini dapat dimanfaatkan sebagai penggerak generator sehingga menghasilkan energi listrik yang ramah lingkungan.

5. Tumbuhan

Tumbuhan perlu dilestarikan di Bumi agar menghasilkan oksigen, sumber makanan, dan mencegah bencana alam, seperti banjir serta longsor.

Sumber daya alam tumbuhan dapat kita perbaharui terus-menerus jika tanahnya dijaga dengan baik.

Oleh karena itu, pastikan tanah tidak tercemar oleh zat-zat kimiawi yang merusak susunan tanah dan menyebabkannya tidak subur.

6. Hewan

Sama seperti tumbuhan, sumber daya alam hewan dapat kita perbaharui. Hewan juga bagian dari alam dan hewan ternak menjadi sumber kebutuhan pangan manusia.

Melalui peternakan yang dikelola dengan baik, hewan dapat dikembangbiakan secara sehat sebelum dikonsumsi oleh manusia.

7. Biomassa Kayu

Biomassa adalah senyawa organik yang berasal dari tanaman, salah satunya adalah biomassa kayu.

Artinya, biomassa ini hasil dari penumpukan akar, kayu, kulit kayu, dan daun dari pohon yang sudah mati.

Tumpukan biomassa kayu ini dapat diperbaharui dan bisa dimanfaatkan sebagai energi penghasil listrik ramah lingkungan, bahan bakar transportasi, perekat, plastik, tinta, dan pelumas.

Asalkan menjaga hutan dan tanah, sumber daya alam biomassa kayu dapat terus diperbaharui tanpa mencemari lingkungan.

8. Tanah

Tanah perlu dijaga kelestariannya agar tetap bisa dijadikan sumber daya alam yang dapat diperbaharui.

Manusia membutuhkan tanah untuk menanam bahan makanan dan tumbuhan lainnya untuk menyeimbangkan ekosistem.

Nah, itulah contoh-contoh sumber daya alam yang bisa diperbaharui, mulai dari cahaya Matahari hingga tanah.

Fungsi Tulang Lengan Manusia Berdasarkan Bagiannya, Cari Jawaban Kelas 5 Tema 1

Fungsi Tulang Lengan Manusia Berdasarkan Bagiannya, Cari Jawaban Kelas 5 Tema 1

daphnisys.com – Pada pelajaran tematik kelas 5 tema 1, kita akan belajar mengenai organ gerak manusia.

Salah satu organ gerak kita adalah tulang.

Nah, pada buku tematik kelas 5 tema 1 halaman 68, kita akan belajar mengenai fungsi tulang lengan berdasarkan bagian-bagiannya.

Apa saja fungsi tulang lengan berdasarkan bagian-bagiannya?

Yuk, kita cari jawabannya berikut ini!

Cari Jawaban Kelas 5 Tema 1 Halaman 68

1. Tulang hasta: Fungsi tulang hasta adalah untuk membantu rotasi tangan.

2. Tulang atas: Fungsi Tulang atas adalah sebagai tempat melekatnya otot-otot utama pada lengan pergerakan siku.

3. Tulang pengumpil: Fungsi tulang pengumpil sama dengan tulang hasta yaitu untuk membantu rotasi atau perputaran tangan.

Baca Juga: Cara Menghitung Skala Peta dan Jenis-jenis Skala Pada Peta

4. Tulang pergelangan tangan: Fungsi tulang pergelangan tangan adalah sebagai alat gerak tangan, tempat menempel otot tangan, dan penghubung antara tulang jari dengan tulang pangkal lengan.

5. Tulang telapak tangan : Fungsi tulang telapak tangan adalah menjadi titik pertemuan bagi tulang falang (jari-jari) dan ibu jari, ke pergelangan tangan, menstabilkan daerah telapak tangan dan

6. Tulang paha: Fungsi penting kepala tulang paha adalah tempat produksi sel darah merah pada sumsum tulangnya.

7. Tulang kering: Fungsi tulang kering adalah untuk menstabilkan tubuh ketika berdiri, menyangga otot-otot tungkai bawah, menopang berat badan, dan menggerakkan pergelangan kaki.

8. Tulang betis: Tulang betis Berfungsi untuk menopang dan memberi kekuatan otot pada saat berjalan atau berlari

9. Tulang pergelangan kaki: Fungsi tulang pergelangan kaki adalah untuk memberikan sokongan yang kuat dan mobilitas bagi tubuh

10. Tulang telapak kaki: Fungsi tulang telapak kaki adalah untuk menopang berat tubuh dan untuk membantu mengatur gerak tubuh ketika berjalan , berlari, melompat.

11. Tulang jari kaki: Fungsi jari kaki adalah membantu tubuh saat berjalan, berlari atau berdiri, agar tubuh tetap seimbang dan tidak terjatuh, jari kaki juga terus menyesuaikan diri dan berubah supaya tubuh tetap seimbang dan tidak terjatuh.

Nah, itulah jawaban soal fungsi tulang berdasarkan bagiannya.

Tulang Sebagai Organ Gerak Pasif

Organ gerak kita terbagi menjadi 2 jenis:

1. Organ gerak aktif yang terdiri dari otot

2. Organ gerak pasif yang terdiri dari tulang

Tulang berfungsi sebagai penunjang sekaligus pelindung tubuh.

Tulang merupakan jaringan keras yang tersusun dari matriks (bahan tak hidup) berupa serat kalogen, protein, dan beberapa senyawa organik.

Jaringan tulang terbagi menjadi dua, yakni:

1. Tulang Rawan yang bersifat lentur dan juga lunak.

2. Tulang sejati yang bersifat lebih keras dan kaku.

Cara Menghitung Skala Peta dan Jenis-Jenis Skala pada Peta

Cara Menghitung Skala Peta dan Jenis-Jenis Skala pada Peta

daphnisys.com – Jika sedang melihat atau membaca peta, kita akan menemukan skala peta. Apakah teman-teman tahu cara menghitung skala peta?

Pada peta, kita akan menemukan angka yang dituliskan di peta, misalnya 1:25.000, 1: 1.000.000, atau perbandingan lainnya.

Angka perbandingan inilah yang disebut sebagai skala pada peta.

Nah, sebenarnya apa fungsi dari skala yang tertulis di peta dan bagaimana cara menghitung skala peta, ya?

Ketahui penjelasan cara menghitung skala peta, fungsi skala peta, juga jenis-jenis skala peta, yuk!

Pengertian dan Fungsi Skala Peta

Peta digunakan untuk menunjukkan lokasi atau letak suatu daerah, tempat, gunung, sungai, dan berbagai wilayah lainnya.

Jika membuka peta, terutama peta cetak, baik itu di atlas, maupun di peta berbentuk kertas lainnya, kita akan menemukan tulisan angka yang terlihat seperti perbandingan angka, yang merupakan skala peta.

Sebenarnya apa itu skala dan apa fungsinya pada peta, ya?

Skala peta adalah perbandingan antara ukuran yang sebenarnya dengan ukuran yang tertulis atau digunakan pada peta.

Maka jarak dari satu titik ke titik yang lain di ukuran sebenarnya digambarkan pada peta menggunakan perbandingan skala yang tertulis.

Fungsi dari skala ini adalah untuk memperlihatkan ukuran pada peta dengan ukuran sebenarnya yang ada di lokasi, begitu juga sebaliknya.

Maka dari itu, skala adalah hal penting dalam membuat peta dan tidak boleh salah.

Sebab skala akan menjadi patokan yang digunakan untuk membuat peta, agar menjadi gambaran yang sama seperti jarak aslinya.

Baca Juga: Faktor Pendorong Dan Penghambat Kerja Sama Negara-negara ASEAN

Jenis-Jenis Skala Peta

Skala yang paling sering kita lihat di peta adalah skala berupa skala angka, misalnya 1:500.000, 1:250.000, 1:1.000.000, dan sebagainya.

Namun sebenarnya ada tiga jenis skala peta yang bisa digunakan dan dituliskan dalam pembuatan peta, nih, yaitu:

1. Skala angka

Adalah jenis skala peta yang paling sering dilihat dan digunakan pada peta. Skala peta ini dituliskan dengan menggunakan perbandingan angka, misalnya 1:50.000, 1:100.000, dan sebagainya.

2. Skala garis

Adalah skala berbentuk garis lurus yang terbagi menjadi beberapa titik dengan jarak yang sama dan merupakan perbandingan antara jarak di peta dengan jarak sesungguhnya.

3. Skala verbal

Merupakan skala yang digunakan untuk menunjukkan perbandingn jarak pada peta dengan jarak sesungguhnya menggunakan kalimat langsung.

Cara Menghitung Skala Peta

Skala peta tertulis dengan angka yang berbeda-beda pada setiap peta. Nah, bagaimana cara menghitung skala peta dibandingkan dengan jarak sesungguhnya?

Skala peta biasanya tertulis dalam satuan sentimeter atau cm. Setiap 1 cm mewakili jarak 1 km di jarak yang sesungguhnya. Contohnya dituliskan 1:150.000, artinya 1 cm di peta sama dengan 150.000 cm pada jarak yang sesungguhnya.

Rumus untuk menghitung skala peta adalah skala = jarak pada peta : jarak sesungguhnya.

Agar lebih mengerti dan bisa menghitung skala peta dengan jarak sesungguhnya, perhatikan soal berikut ini, ya.

Jarak kota Y dengan kota B pada peta adalah 8 cm, dengan skala peta adalah 1:200.000. Berapakah jarak kedua kota sebenarnya?

Untuk menghitung jarak sesungguhnya, maka rumus yang digunakan adalah jarak sebenarnya = ukuran pada peta : skala peta.

Maka, jarak sebenarnya = 8 : (1:200.000) = 6 x 200.000 = 1.200.000 cm.

Sehingga, jarak kota Y ke kota B adalah 1.200.000 cm atau 12 km.

Bagaimana kalau teman-teman ingin membuat skala peta? Perhatikan contoh soal berikut ini.

Jarak antara laut ke gunung di peta adalah 10 cm, sedangkan jarak sebenarnya antara laut dan gunung adalah 50 km. Berapakah skala pada peta?

Rumus yang digunakan untuk menghitung skala peta adalah skala = jarak pada peta : jarak sesungguhnya.

Maka penghitungannya adalah skala = 10 cm : 50 km = 10 : 5.000.000 = 1:500.000.

Sehingga skala yang dituliskan pada peta adalah 1:500.000.

Nah, itulah rumus-rumus dan cara menghitung skala peta yang bisa digunakan.

Faktor Pendorong dan Penghambat Kerja Sama Negara-Negara ASEAN

Faktor Pendorong dan Penghambat Kerja Sama Negara-Negara ASEAN

daphnisys.com – Sudahkah teman-teman tahu apa saja faktor pendorong dan penghambat kerja sama negara-negara ASEAN?

ASEAN atau Association of Southeast Asian Nations adalah organisasi yang mewadahi kerja sama negara-negara di Asia Tenggara.

Ada sepuluh negara anggota ASEAN, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, Filipina, Laos, Myanmar, dan Vietnam.

Seluruh negara anggota saling bekerja sama dalam berbagai bidang untuk memenuhi kesejahteraan masyarakatnya.

Berikut akan dijelaskan tentang faktor pendorong dan penghambat kerja sama negara-negara ASEAN. Simak, yuk!

Faktor Pendorong Kerja Sama ASEAN

1. Kesamaan dan Perbedaan Sumber Daya Alam

Kesamaan sumber daya alam antara beberapa negara bisa mendorong terbentuknya kerja sama antarnegara.

Salah satu contohnya, ada beberapa negara penghasil minyak bumi membentuk kerja sama yang diberi nama OPEC (Organization of Petroleum Exporting Countries).

Baca Juga: Manfaat Melakukan Kerja Sama Dalam Kehidupan Sehari-hari Materi Kelas 3 sd Tema 8

Perbedaan sumber daya pangan di setiap negara ASEAN juga bisa memunculkan kerja sama.

Misalnya, Indonesia mengekspor hasil pertanian ke Singapura. Kemudian Indonesia juga mengimpor beras dari Myanmar dan Thailand untuk memenuhi kebutuhan.

2. Kesamaan dan Perbedaan Wilayah (Kondisi Geografis)

Memiliki kesamaan letak geografis bisa membuat beberapa negara di suatu kawasan pada
umumnya mengadakan kerja sama.

Hal itu biasanya memiliki tujuan agar stabilitas dan keamanan negara terjaga.

Faktor Penghambat Kerja Sama ASEAN

1. Perbedaan Ideologi

Perbedaan ideologi bisa saja menjadi penghambat kerja sama antarnegara ASEAN.

2. Konflik dan Peperangan

Kondisi konflik dan peperangan yang terjadi di dalam negeri maupun antaranegara bisa mengganggu stabilitas negaranya sehingga akan menghambat kerja sama.

3. Kebijakan Protektif

Sebuah negara bisa menerapkan kebijakan yang bertujuan melindungi kepentingan dalam negeri dan meningkatkan daya saing.

Misalnya, tidak menerima impor hasil pertanian karena dapat mempengaruhi kondisi pendapatan hasil pertanian di dalam negerinya.

Dampak kebijakan ini juga bisa mempengaruhi hubungan antarnegara sehingga menghambat kerja sama yang harmonis.

4. Perbedaan Kepentingan

Kerja sama dibutuhkan bagi perkembangan dan masa depan negara di dunia.

Akan tetapi, dalam kerja sama antarnegara tiap-tiap negara memiliki kepentingan
yang berbeda.

Perbedaan ini bisa jadi penghambat kerja sama yang harmonis.

Namun pada kenyataannya, hingga saat ini hampir tidak ada negara ASEAN yang menutup diri dari kerja sama antarnegara ASEAN.

Bentuk Kerja Sama Bidang Ekonomi di ASEAN

1. Pembukaan pusat promosi ASEAN

Walaupun ASEAN sudah dikenal oleh berbagai negara-negara di dunia melalui PBB, ASEAN tetap perlu mempromosikan dirinya pada dunia luar.

Promosi yang dilakukan oleh ASEAN meliputi sektor perdagangan, pariwisata, dan investasi.

Pembukaan pusat promosi ASEAN dilakukan di negara Jepang yang merupakan negara yang mempunyai perkembangan cepat dalam berbagai sektor.

Pembukaan pusat promosi di Jepang mempunyai tujuan untuk melakukan peningkatan kegiatan ekspor dari negara-negara ASEAN ke Jepang dan juga meningkatkan jumlah investor Jepang bagi negara-negara ASEAN.

2. Penyediaan Cadangan Pangan

Beberapa negara anggota ASEAN seperti Thailand, Indonesia, dan Kamboja dikenal sebagai lumbung padi ASEAN.

Sampai sekarang ini, negara-negara itu tetap konsisten dalam menyediakan cadangan pangan bagi negara-negara anggota ASEAN.

Bentuk kerja sama dalam penyediaan cadangan pangan tidak hanya dilakukan untuk kerja sama yang saling menguntungkan, tetapi juga dalam keadaan yang darurat.

Misalnya ketika negara salah satu negara ASEAN sedang mengalami krisis pangan karena bencana, maka negara lain siap memberikan pasokan cadangan pangan untuk negara yang membutuhkan.

Beberapa negara anggota ASEAN telah menyatakan siap menjadi penyedia cadangan pangan untuk keadaan darurat adalah Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Singapura.

3. Penyelenggaraan Proyek Industri

Negara-negara anggota ASEAN secara bersama-sama untuk memajukan sekor industri.

Semua bentuk kerja sama dalam proyek industri dilakukan untuk kemajuan bersama negara-negara anggota ASEAN.

Beberapa proyek industri yang dilakukan oleh ASEAN meliputi industri pupuk, tembaga, vaksin, dan abu soda.

4. Kawasan Perdagangan Bebas

Kawasan perdagangan Bebas ASEAN atau yang biasa disebut dengan AFTA (ASEAN Free Trade Area) adalah bentuk kerja sama negara-negara ASEAN di bidang ekonomi.

Hal itu merupakan suatu persetujuan dalam pengelolaan sektor produksi-produksi lokal yang ada di seluruh negara-negara ASEAN tanpa terkecuali.

Keberadaan AFTA berguna untuk meningkatkan daya saing negara-negara ASEAN dalam melakukan produksi untuk pasar dunia dengan adanya penghapusan bea dalam ASEAN itu sendiri.

Selain itu, dengan adanya AFTA dapat meningkatkan investasi oleh pihak asing secara langung untuk negara-negara ASEAN.

5. Koperasi ASEAN

Koperasi ASEAN atau ASEAN Cooperative Organization (ACO) adalah bentuk kerja sama lainnya dalam bidang ekonomi.

Organisasi ini merupakan organisasi yang bergerak dalam bidang koperasi untuk meningkatkan kesejahteraan negara-negara ASEAN.

Koperasi ASEAN mempunyai keinginan untuk mengokohkan organisasinya sebagai sebuah gerakan koperasi yang menopang perekonomian di Asia Tenggara.

Manfaat Melakukan Kerja Sama dalam Kehidupan Sehari-hari, Materi Kelas 3 SD Tema 8

Manfaat Melakukan Kerja Sama dalam Kehidupan Sehari-hari, Materi Kelas 3 SD Tema 8

daphnisys.com – Melakukan kerja sama adalah salah satu pengamalan sila ketiga Pancasila.

Selain mengamalkan Pancasila, ada beberapa manfaat lain dari kerja sama yang dijelaskan pada materi kelas 3 SD tema 8.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kerja sama adalah kegiatan atau usaha yang dilakukan oleh beberapa orang baik dalam sebuah lembaga, organisasi, atau pemerintah.

Usaha yang dilakukan saat bekerja sama adalah untuk mencapai sebuah tujuan yang sama secara bersama-sama.

Sedangan menurut pengertian lain, kerja sama adalah keterlibatan secara pribadi di antara dua belah pihak demi tercapainya penyelesaian masalah yang dihadapi.

Dengan melakukan kerja sama, akan ada banyak manfaat yang bisa didapatkan. Berikut beberapa manfaat dari bekerja sama.

Manfaat Kerja Sama

1. Mempercepat Pekerjaan

Saat melakukan kerja sama, teman-teman bisa membagi tugas pada beberapa orang yang bekerja bersama.

Baca Juga:

Nama dan Fungsi organ Gerak Ikan, Katak, Burung, Ular, Kadal, dan Kambing, Materi Kelas 5 SD Tema 1

Dengan membagi pekerjaan, sebuah pekerjaan bisa selesai lebih cepat dari pada dikerjakan sendirian.

2. Melatih Komunikasi

Hal terpenting agar kerja sama bisa berjalan dengan baik adalah melakukan komunikasi dengan benar.

Komunikasi yang salah akan membuat teman-teman sulit memahami teman satu kelompok atau satu tim.

Kesalahan dalam komunikasi bisa menyebabkan tujuan tidak segera tercapai.

Bahkan bisa juga menyebabkan pertengkaran antar anggota kelompok atau tim.

3. Menumbuhkan Rasa Kebersamaan

Kerja sama yang baik bisa menjadi tempat untuk menumbuhkan rasa kebersamaan antar anggota.

Saat melakukan kerja sama, ada banyak hal yang akan dikerjakan secara bersama-sama sehingga akan muncul rasa kebersamaan.

Adanya kepentingan, tujuan, serta proses bekerja yang sama membuat teman-teman meras tidak sendirian.

4. Terhindari dari Sikap Egois

Selain kebersamaan, melakukan kerja sama juga membuat kita terhindar dari sikap egois.

Sikap egois atau memikirkan diri sendiri adalah sikap yang buruk dan tidak akan diterima dengan baik di masyarakat.

Saat melakukan kerja sama, teman-teman tidak hanya memikirkan diri sendiri karena hal yang dilakukan bersama merupakan tujuan yang ingin dicapai bersama.

Karena itu, setiap pekerjaan yang berbeda harus didukung untuk bisa mencapai tujuan bersama.

5. Melatih Diri Menghargai dan Menghormati Orang Lain

Seperti disebut sebelumnya kerja sama dilakukan untuk bisa mencapai tujuan yang sama.

Sikap kerja sama ini dilakukan oleh beberapa orang dengan membagi peran atau tugas sesuai kemampuan.

Jadi saat bekerja sama, bisa saja teman-teman mendapat tugas atau peran yang berbeda dengan orang lain.

Meski berbeda, teman-teman harus tetap menghargai dan menghormati karena walau pekerjaan berbeda ada tujuan sama yang ingin dicapai.

Jadi dengan melakukan kerja sama, teman-teman bisa melatih rasa menghargai dan menghormati orang lain.

Nah, itu tadi beberapa penjelasan tentang manfaat kerja yang bisa didapatkan.

Nama dan Fungsi Organ Gerak Ikan, Katak, Burung, Ular, Kadal, dan Kambing, Materi Kelas 5 SD Tema 1 

Nama dan Fungsi Organ Gerak Ikan, Katak, Burung, Ular, Kadal, dan Kambing, Materi Kelas 5 SD Tema 1

daphnisys.com – Pada materi kelas 5 SD Tema 1, teman-teman akan belajar tentang organ gerak hewan dan fungsinya.

Sebagai makhluk hidup, hewan tentu memiliki bagian tubuh tertentu yang dapat membantunya untuk bergerak atau berpindah.

Dalam hewan, organ gerak bisa diartikan sebagai anggota tubuh yang mendukung hewan untuk melakukan suatu gerakan.

Alat gerak pada hewan ada dua jenis, yaitu otot (alat gerak aktif) dan tulang (alat gerak pasif).

Keduanya akan bekerja sama untuk melakukan sebuah pergerakan yang dibutuhkan oleh hewan untuk mempertahankan hidupnya.

Nah, pada buku Tematik kelas 5 SD Tema 1 halaman 14, teman-teman diminta untuk mengisi tabel beberapa organ gerak pada hewan.

Kita cari tahu jawabannya, yuk!

1. Ikan

Seperti kita tahu, ikan merupakan hewan yang hidup di air dan bernapas menggunakan insang, teman-teman.

Ikan menggunakan sirip dan ekornya sebagai organ gerak mereka.

Fungsinya untuk membantu ikan berenang. Sirip membuat ikan bisa bergerak maju, mundur, memutar hingga mempertahankan posisi diam.

2. Katak

Katak merupakan hewan amfibi yang berarti mereka dapat menghabiskan waktunya baik di darat maupun di air.

Katak menggunakan kaki sebagai organ gerak mereka. Kaki ini terdiri dari sepasang kaki depan dan kaki belakang.

Fungsinya, kaki belakang untuk melompat sehingga struktur tubuhnya lebih kokoh.

Sementara itu, kaki depan katak berfungsi untuk menahan tubuh saat katak sedang mendarat, teman-teman.

3. Burung

Burung merupakan anggota kelompok hewan bertulang belakang (vertebrata) yang memiliki bulu dan sayap.

Mereka menggunakan sayap dan kaki sebagai organ gerak mereka.

Fungsi sayap digunakan agar burung bisa tetap melayang di udara atau terbang untuk berpindah tempat dan mencari makan.

Sementara itu, kaki digunakan burung untuk menapak saat burung mendarat di tanah dan digunakan saat berjalan di tanah.

4. Ular

Ular merupakan anggota kelompok hewan reptilia tidak berkaki dan bertubuh panjang yang tersebar luas di dunia.

Ular menggunakan rangka tubuh dan perutnya sebagai organ gerak mereka.

Rangka tubuh dan perut ini berfungsi untuk membuat ular bergerak meliuk ke kiri dan ke kanan, teman-teman.

5. Kadal

Sama seperti ular, kadal merupakan anggota kelompok hewan reptilia bersisik. Bedanya, kadal memiliki kaki.

Kadal menggunakan kaki sebagai organ gerak mereka.

Kaki kadal berfungsi supaya kadal bisa berjalan dengan cara melata. Selain itu, juga bisa digunakan untuk berlari dari hewan pemangsa kada.

Nah, itulah nama dan fungsi organ gerak hewan ikan, katak, burung, ular, dan kadal. Semoga bisa bermanfaat untuk teman-teman, ya.